Angel Of Love

Angel Of Love
Om-om kaku dan menyebalkan


__ADS_3

"Erlyn, dari mana kau tahu nomor ponselku?"


Chris berjalan kearah jendela dan melayangkan pandangannya keluar sana yang gelap karena malam. Untuk apa Erlyn mencarinya lagi setelah sekian lama?


"Chris, aku rindu padamu dan aku sangat ingin bertemu denganmu." ujar Erlyn dari sebrang sana.


"Apa maksudmu?"


"Aku ada di Indonesia sekarang, begitu aku tahu kau sudah menetap dinegara ini aku langsung datang kemari hanya untuk menemuimu. Bagaimana jika kita bertemu besok? Aku sudah sangat rindu denganmu."


Erlyn yakin Chris pasti mau bertemu dengannya dan dia yakin Chris belum menikah karena masih menyimpan perasaan untuknya.


"Erlyn, aku sibuk." tolak Chris dengan dingin.


Saat mendengar penolakan Chris yang begitu dingin Erlyn sedikit merasa shock. Apa Chris membencinya sekarang?


"Chris, ayolah, ada hal penting yang ingin aku bicarakan denganmu." ajak Erlyn lagi.


Dia tidak akan menyerah begitu saja, apapun yang terjadi dia harus bertemu dengan Chris.


"Aku rasa tidak ada hal penting lagi yang harus kita bicarakan dan lebih baik kita tidak bertemu lagi karena aku sudah tidak mau menemuimu." tolak Chris lagi.


"Chris, apa kau tidak mencintaiku lagi?"


Pertanyaan dari Erlyn membuat Chris diam saja, wanita yang pernah dia cintai tapi pergi begitu saja! Padahal dia sangat mencintai Erlyn, tapi itu dulu. Sekarang cintanya hanya untuk satu wanita saja.


"Sorry Erlyn, hubungan kita sudah berakhir lama dan perasaan itupun sudah hilang dengan seiring berjalannya waktu. Asal kau tahu sekarang aku sudah mendapat pengganti yang lebih baik darimu."


Erlyn sangat kaget mendengarnya tapi dia hanya bisa mengigit bibirnya, pasti Chris hanya bercanda. dia tahu pria itu sangat mencintainya dari dulu dan sampai sekarang jadi tidak mungkin ada wanita yang bisa menggantikannya.


Pada saat itu Adelia sudah selesai membuat minuman dan berjalan kearah meja, Adelia meletakkan gelas yang dia bawa keatas meja dan melangkah kearah Chris yang berdiri didepan jendela.


"Chris, bagaimanapun aku ingin bertemu denganmu besok dan aku ingin membicarakan hal penting padamu." kata Erlyn lagi dari sebrang sana.


"Maaf aku tidak bisa."


Saat Chris berkata demikian Adelia memeluk pria itu dari belakang dan menyembulkan kepalanya dari balik tangannya.


"Siapa?" tanya Adelia sambil berbisik.


Chris tersenyum dan mengusap kepala gadis itu dengan pelan.


"Chris, pokoknya aku akan menunggu sampai kau datang." kata Erlyn lagi.


Chris menarik nafasnya dengan berat, dia paling tidak suka dipaksa seperti ini apalagi oleh seorang wanita.

__ADS_1


"Aku sudah katakan padamu bahwa aku tidak bisa dan asal kau tahu, aku paling tidak suka dipaksa seperti ini dan seharusnya kau tahu itu!" kata Chris dengan dingin.


Adelia memandangi wajah kekasihnya yang tampak kesal, apa yang telah terjadi?


Dia jadi penasaran siapa yang telah membuat Chris seperti itu?


"Chris, kau masih saja tidak berubah dan masih seperti enam tahun lalu, asal kau tahu aku masih tetap menyukai sifatmu sampai sekarang."


"Cukup sudah basa basinya dan jangan hubungi aku lagi!"


"Chris!!" Erlyn berteriak disebrang sana sampai Adelia dapat mendengar suara wanita itu.


Wajah Adelia langsung berubah, wajahnya yang ceria langsung hilang saat itu juga. Dia semakin memeluk kekasihnya dengan erat, siapa wanita yang sedang berbicara dengan Chris?


"Jika kau tidak mau menemuiku maka aku yang akan menemuimu!" teriak Erlyn lagi.


"Whatever." Chris langsung mematikan panggilan itu.


"Damn!!" Maki Erlyn disebrang sana.


Wanita itu membanting ponselnya diatas ranjang dan membaringkan diri diatas ranjang.


Tidak mungkin Chris sudah tidak mencintainya lagi dan mendapat penggantinya, mana ada wanita yang mau dengan pria kaku itu selain dirinya?


"Mom." Erick terbangun dari tidurnya


"Chris, kau pasti akan kembali padaku." katanya dalam hati.


Sementara itu Adelia, dia masih memeluk Chris dengan erat dan entah kenapa dia merasa jika dia mendapat saingan baru.


"Chris siapa wanita itu?" tanya Adelia tanpa basa basi.


"Apa kau cemburu sayang?" Chris malah menggodanya.


"Chris, jawab pertanyaanku!" Adelia mulai kesal.


"Dia?" Chris memutar tubuhnya dan segera mengangkat tubuh Adelia, membawa gadis itu dalam gendongannya dan membawanya duduk diatas sofa.


"Dia mantan pacarku."


Adelia terbelakak kaget, untuk apa mantan pacar Chris mencarinya lagi?


"Kenapa sih, begitu disebut orangnya langsung muncul seperti hantu." gerutu Adelia kesal.


Chris hanya terkekeh dan membelai kepalanya dengan lembut.

__ADS_1


"Dia hanya masa laluku sayang, tidak lebih."


"Apa kau masih menyukainya?"


"Hei pertanyaan macam apa itu?"


Adelia menunggu jawaban dari kekasihnya dengan tampang yang serius.


Chris mengusap kepala Adelia dengan senyum diwajahnya, dia akan menjelaskan semuanya pada Adelia agar gadis itu tidak salah paham.


"Erlyn Brown." Chris memulai ceritanya.


"Aku mengenalnya waktu aku masih menetap di Inggris, waktu itu kami saling jatuh cinta dan kami mulai menjalin hubungan tapi hubungan kami tidak bertahan lama karena aku sibuk mengurus bisnis yang ada disini."


"Suatu hari, aku kembali ke Inggris dan tiba-tiba saja Erlyn memutuskan hubungan kami tanpa penjelasan yang jelas dan menurut kabar dia pergi ke Amerika dengan seorang pria."


"Waktu itu aku sangat terpuruk karena aku sangat mencintainya tapi dia pergi begitu saja dan selama enam tahun aku menjalani hidupku tanpa mau mencoba membuka hatiku lagi sampai aku meminta bantuanmu karena ibuku telah mendesakku untuk menikah." jelas Chris panjang lebar.


"Chris, apa dia sangat penting untukmu?" tanya Adelia.


Chris menatap kekasihnya itu, apa maksudnya?


"Kau tidak mau membuka hatimu selama enam tahun, apa wanita ini sangat spesial untukmu?" tanya Adelia lagi.


"Tidak sayang, bukan seperti itu! Aku tidak membuka hatiku karena aku tidak mau dihianati lagi. Yah, sebenarnya aku sudah mencoba tapi tidak ada yang tahan dengan sikapku, kau tahukan maksudku bukan?"


"Yah, kau itu pria tua yang menyebalkan."


Chris terkekeh dan menciumi wajah kekasihnya dengan mesra.


"Sekarang kaulah orang yang paling spesial dihatiku dan aku akan mengubah diriku agar kau tidak bosan dan meninggalkanku seperti yang Erlyn lakukan! Aku akan berusaha bersikap seromantis mungkin agar kau tidak bosan padaku karena aku tahu, gadis muda sepertimu sangat menyukai hal romantis dan aku tidak mau dianggap oleh pacarku yang cantik ini bahwa aku seorang om-om kaku dan menyebalkan."


Perkataan Chris membuat Adelia tertawa, om-om kaku dan menyebalkan?


"Chris?"


"Hm?"


"Jadilah dirimu sendiri dan kau tidak perlu merubah sifatmu, aku tidak mau kau jadi tertekan karena berhubungan denganku."


"Terima kasih sayang tapi aku akan selalu berusaha membuatmu bahagia."


Adelia langsung memeluk pria itu dan menciumi pipinya sambil berkata:


"Terima kasih."

__ADS_1


Chris memegangi dagu kekasihnya itu dan menciumi bibirnya dengan mesra sedangkan saat itu Erlyn sedang merencanakan sesuatu diotaknya.


__ADS_2