Angel Of Love

Angel Of Love
Kau setannya sekarang


__ADS_3

Malam itu, setelah makan malam Chirs mengantar Adelia pulang kerumahnya. Chris mampir sebentar dirumah kekasihnya untuk menghabiskan waktu disana.


Dia malas jika langsung pulang keapartemennya karena sepi, lebih baik dia menghabiskan waktu dirumah kekasihnya yang cantik sampai malam.


Mereka duduk diatas sofa sedangkan Adelia bersandar padanya dengan manja, tapi gadis itu sibuk memainkan ponsel ditangannya sedangkan Chris memainkan jari jemarinya dirambut Adelia.


"Del."


"Ya."


Chris langsung merebut ponsel yang sedang dipegang oleh Adelia, dia gusar karena diabaikan seperti oleh Adelia. jika seperti itu mereka tidak seperti pasangan kekasih.


"Hei kembalikan." Adelia berusaha mengambil ponselnya kembali tapi Chris mengangkat benda itu tinggi-tinggi.


"Ambil saja kalau bisa."


Adelia jadi kesal, padahal dia sedang mengirimkan pesan penting untuk asistennya.


Adelia hendak meraih benda itu tapi Chris langsung menangkap pinggangnya dan memeluknya dengan erat.


"Aku disini tapi kau sibuk main ponsel." katanya.


"Tapi Chris, aku sedang membicarakan hal penting dengan asistenku." jawab Adelia pula.


"Kan bisa besok sayang."


Adelia menghela nafasnya dan memeluk leher pria itu dengan erat.


"Jadi kita mau ngapain?" tanyanya.


"Aku ingin bermesraan denganmu sayang." ujar Chris tanpa basa basi.


Adelia menatap wajah kekasihnya dan mengusap wajah tampan Chris juga menciuminya.


"Chris."


"Hm?" Chris memejamkan matanya menikmati bibir kekasihnya diwajahnya.


"Kapan orang tuamu datang?"


"Apa kau sudah tidak sabar?"


"Bukan begitu, aku harus bersiap-siap saat bertemu dengan kedua orang tuamu. Kau tahu bukan? Aku harus memberikan kesan yang baik untuk calon mertuaku." jawabnya.


Chris terkekeh pelan dan mengusap punggung Adelia dengan lembut.


"Tenang saja sayang, sebelum mereka tiba aku pasti akan mengabarimu. Tapi kau harus bersabar terlebih dahulu karena ayahku sedang berada di Amerika saat ini."


"Aku pasti akan sabar menunggu." Adelia kembali memeluk kekasihnya dengan erat.


"Chris."


"Yah."


"Apa kau pernah punya pacar?"

__ADS_1


"Kenapa bertanya seperti itu?"


"Ingin tahu saja."


"Tentu saja pernah, aku ini sudah tidak muda lagi jadi satu atau dua orang wanita tentu sudah pernah aku pacari.".


"Begitu."


"Yah, kau tidak keberatan bukan?"


"Tentu saja tidak Chris, itu masa lalumu dan aku bukan orang yang suka mempermasalahkan hal seperti itu." kata Adelia dengan yakin.


Sebuah senyum menghiasi wajah Chris, dia benar-benar tidak salah memilih gadis itu untuk menjadi pendamping hidupnya.


"Adelia sayang."


"Ya?"


Chris mulai menciumi leher kekasihnya.


"I love you."


Adelia memejamkan matanya, dia sangat bahagia mendengarnya dan sebentar lagi dia akan menjadi istri dari pria itu.


"I love you to Chris."


Adelia mengangkat kepalanya dan mengecup bibir Chris dengan lembut hal itu tidak dilewatkan oleh Chris, dia segera menyambut bibir kekasihnya dan membalas ciuman dari kekasihnya.


Semula mereka hanya berciuman dengan ringan tapi lama kelamaan ciuman itu semakin memanas, nafas mereka mulai memburu sedangkan jantung Adelia berdetak tidak karuan apalagi tangan Chris mulai masuk kedalam baju yang dipakainya dan membelai punggungnya.


"Chris." Adelia berusaha menahan diri dengan akal sehat yang masih tersisa.


Saat itu setan yang berada diantara mereka mulai menguasai mereka, mengambil kendali pikiran kedua pasangan itu.


Adelia menggigit bibirnya saat tangan Chris mulai merayap kearah dadanya, gadis itu cuma bisa meremas rambut Chris sedangkan pria itu sedang menelusiri lehernya dengan bibirnya.


Adelia mendesah pelan saat tangan Chris mulai m*remas dadanya yang sekal dan jari pria itu mulai bermain disana.


"Chris jangan." Adelia berusaha menahan tangan pria itu dan memegangnya dengan erat.


"Apa kau tidak mau?" Chris menatap kekasihnya itu dengan serius.


"Bukan begitu, tapi kita belum menikah."


"Aku tahu."


Chris Kembali menciumi bibir Adelia dan kembali membelai tubuh gadis itu.


Adelia mengerang pelan karena sentuhan tangan Chris dan pada saat itu suatu pertanyaannya muncul dikepalnya dan dia jadi sangat penasaran.


"Chris, apa kau pernah melakukan hal seperti ini dengan mantan pacarmu?"


Chris begitu pandai dalam berciuman dan dia sangat penasaran dengan hal ini tapi bisa dia lihat pasti Chris sudah pernah apalagi dia bule, sudah pernah punya pacar, tidak dielakkan lagi pasti Chris pernah.


Adelia hanya ingin mendengar hal itu dari mulut kekasihnya karena dia ingin tidak ada kebohongan diantara mereka berdua.

__ADS_1


Chris menghentikan tangannya dan menatap wajah kekasihnya dengan lekat.kenapa Adelia bertanya demikian?


"Kenapa bertanya seperti itu?" Chris mengusap wajah Adelia dengan lembut


"Entahlah, tiba-tiba ingin tahu saja." jawab Adelia pura-pura.


"Apa kau sangat ingin tahu?" tanya Chris memastikan.


"Tidak juga sih, kau pria dewasa jika kau pernah melakukan hal ini maka aku akan memakluminya."


Chris tersenyum dan menciumi wajah manis kekasihnya.


"Kalau begitu sebaiknya kau tidak perlu tahu, seperti yang kau bilang semua itu hanya masa laluku dan asal kau tahu sayang?"


Chris kembali mengecup bibir Adelia dengan lembut.


"Aku bukan pria yang suka bermain-main sejak dulu sampai sekarang jadi percayalah padaku." ujarnya.


Senyum mengembang diwajah Adelia, mungkin benar dia tidak perlu tahu walaupun dia menebak Chris sudah pernah melakukannya tapi ya sudahlah.


Walaupun rasa penasaran itu masih ada tapi lebih baik dia tidak tahu dari pada nanti akan menimbulkan sakit hati atau kekecewaan, bukankah tidak ada manusia yang sempurna?


Jadi biarlah masa lalu Chris menjadi masa lalunya dan yang dia tahu saat ini, Chris sudah menjadi kekasihnya.


Adelia tersenyum dan membelai wajah tampan kekasihnya yang sebentar lagi akan menjadi suaminya.


"Aku percaya padamu Chris." ujarnya.


Chris tersenyum pada kekasihnya dan menciumi wajah cantiknya. Setelah itu, Chris memasangkan kait bra yang dia lepaskan tadi dan merapikan pakaian Adelia yang berantakan karena ulahnya.


Adelia hanya diam saja, membiarkan Chirs merapikan pakaiannya.


"Apa tidak mau dilanjutkan?" tanyanya.


"Hei kau memancingku ya?" Chris melihat kearah Adelia.


Adelia terkekeh dan merapikan rambut Chris yang berantakan, dia juga menciumi wajah kekasihnya.


"Sepertinya setannya sudah pergi." ujarnya.


"Kau setannya sekarang sayang."


Adelia tertawa ringan, dia sangat senang sampai sekarang Chris belum melakukan hal melewati batas walaupun dia belum tahu apa yang dilakukan oleh pasangan jika sedang berduaan?


"Apa kau mau minum sesuatu?" tanyanya.


"Yah, kau bisa membuatkan apapun untukku."


"Tunggulah." Adelia bangkit berdiri dan melangkah kearah dapurnya untuk membuat minuman.


Setelah kepergian Adelia, ponsel Chris berbunyi, pria itu melihat ponselnya dan sebuah nomor tidak dikenal sedang menghubunginya tapi walau begitu panggilan itu dijawab juga.


"Chris, apa itu kau?"


Terdengar suara seorang wanita yang tidak asing ditelinganya.

__ADS_1


"Erlyn."


Chris langsung bengkit berdiri, untuk apa Erlyn menghubunginya setelah sekian lama?


__ADS_2