
" Ara " Seara memutar kepala nya mencari orang yang memanggil nama nya. Senyuman di wajah Seara terbit kala melihat seorang wanita cantik berjalan menghampiri nya sambil melambaikan tangan kanan nya kearah Seara.
Seara melepaskan tangan nya dari lengan Anan dan kemudian memeluk wanita cantik tersebut.
" Apa kabar cantik" Seara dan wanita cantik itu saling bercipika cipiki.
" Alhamdulillah, baik Mine. BTW happy birthday ya Say " Wanita cantik bernama Jasmine itu tersenyum lalu kembali memeluk Seara dengan erat. " Thank ya, udah mah datang di party Gue " Seara tersenyum menanggapi ucapan Jasmine.
" Gebetan baru Say? " Bisik Jasmine saat melihat kepada Anan yang tengah memperhatikan sekitar nya. Seara menepuk pelan lengan Jasmine, lalu kemudian memperkenalkan Anan kepada Jasmine yang terlihat menatap Anan tanpa berkedip.
" Ini Asisten pribadi Gue Dito. Dit, kenalin ini Jasmine si empu nya pesta ". Anan mengatup kedua telapak tangan nya kala Jasmine mengulurkan tangan kanan nya kepada Anan.
" Definisi cowok lokal yang hakiki. Ganteng dan eum ..." Ucapan absurd Jasmine yang menggantung membuat Anan mengangkat alis sebelah kanan nya tanda tak mengerti.
" Ck, sumpah modelan kaya gini, enak banget di liat nya Ra, yakin Gue kalau doi pasti kuat di ranjang" Seara menoyor pelan kening Jasmine ketika wanita itu berbisik kepada Seara sambil menelisik penampilan Anan dari atas kebawah.
" Mesum" Jasmine terkekeh geli mendengar gerutuan Seara yang kini lebih memilih mengamankan Anan dari Jasmine yang selalu terang terang menggoda pria tampan, namun seperti nya Anan tidak tergoda oleh penampilan Jasmine yang saat ini mengenakan pakaian sexy.
" Yuk gabung sama yang lain" Jasmine menarik lengan kanan Seara ketempat nya berkumpul. Seara yang memang tidak nyaman dengan lingkungan seperti itu pun akhirnya menarik telapak tangan kanan Anan dan menggenggam nya dengan erat saat Jasmine menarik lengan nya.
" Jangan jauh-jauh " Bisik Seara yang di angguki Anan.
" Hey guys look who's coming? " Ucap Jasmine ketika tiba di tempat nya, tampak beberapa orang wanita dan pria melihat kearah Jasmine dan Seara.
" Oh My Gosh, Seara " Pekik beberapa orang wanita dan pria yang mengenal Seara.
Para wanita tampak memeluk tubuh Seara yang setelah Jasmine melepaskan lengan Seara, dan Anan pun melepaskan genggaman tangan nya kepada Seara.
Seara langsung mengatup kedua telapak tangan nya saat beberapa pria yang mengenal nya ingin memeluk nya. Dan hal itu membuat beberapa pria itu menatap Seara dengan kecewa.
__ADS_1
" Sorry Guy's bukan mahram " Ucapan Seara akhir nya bisa dimaklumi oleh para pria tersebut.
" It's okay Ra, Nice to see you again " Ucap seorang pria bule yang sejak kedatangan Seara tak melepaskan pandangannya dari Seara.
" Nice to see you to Jason" Balas ucap Seara yang dibalas Jason dengan menganggukkan kepala nya pelan.
" Gabung sini Ra" Ajak seorang wanita yang tengah di kelilingi oleh beberapa pria dan wanita lain nya.
" Sorry Mandy, Gue di sini aja" Tolak Seara sopan, lalu duduk di bangku panjang di samping kanan Jasmine, dan Anan pun akhir nya terpaksa ikut duduk di samping Seara.
Jujur saja, sejak awal memasuki klub Seara memang sudah tidak nyaman. Apalagi ketika melihat penampakan puluhan botol berisikan minuman beralkohol yang sudah kosong di atas meja membuat Seara semakin tidak nyaman.
" Kenalin dong Ra" Ucap Mandy seraya melihat kearah Anan dengan tatapan menggoda, hingga membuat Anan mengalihkan pandangan nya kearah lain.
" Oh iya, ini Anan, asisten Gue" Seara memperkenalkan Anan, sambil menepuk lengan kanan Anan.
" Wow semakin dingin semakin menggoda lho Nan " Ucap Mandy yang menjadi bahan tertawa para wanita, sementara para pria hanya melirik Anan dengan tatapan nyinyir.
" Boleh dong minta nomor nya, kali aja kapan waktu Kita bisa ketemuan " Goda seorang wanita yang berada di samping Mandy.
Tak mendapatkan balasan dari Anan membuat para wanita itu semakin gencar menggoda Anan, hingga membuat Seara pun akhir nya sedikit merapatkan tubuh nya kepada Anan.
Seolah paham dengan maksud Seara yang mendekati nya, Anan pun melihat kearah Seara yang tengah melihat kearah nya " Mau balik aja Nona? " Bisik Anan yang selalu berada di samping Seara, Seara mengangguk pelan.
" Mine, Gue balik dulu ya" Ucap Seara membuat Jasmine mengalihkan pandangannya.
" Lho kok udah mau balik. Baru juga sampai " Ucap Jasmine dengan nada kecewa.
" Sori banget Mine " Bibir Jasmine mengerucut karena Seara tetap memaksa untuk pergi.
__ADS_1
" Ya udah kalau gitu, kalian minum dulu ya " Jasmine pun mengalah lalu mengambil dua gelas minuman dan menyodorkan nya kepada Seara dan Anan.
Seara dan Anan hanya terdiam tak mengambil gelas yang Jasmine sodorkan, hingga membuat Jasmine pun meletakkan kembali gelas nya dan kemudian mengambil dua botol minum air mineral dan kembali menyodorkan dua botol itu kepada Seara dan Anan yang langsung diterima oleh kedua nya.
Senyum Jasmine terukir kala Seara membuka botol minuman tersebut dan kemudian meminumnya, sementara Anan hanya memegang botol minuman tersebut.
" Guy's Gue balik duluan ya" Seru Seara yang dibalas tatapan kecewa para teman nya.
" Masih siang lho Ra. Baru jam 9 " Ucap Mandy. Seara hanya tersenyum kecil.
" Next time kita lanjut lagi, tapi nggak di klub ya guy's " Ucap Seara.
" Nggak seru lah Ra, masa kita ketemuannya di mesjid, nanti dikira kita mau ikut kajian lagi" Ucap Mandy seolah menyindir Anan dan Seara yang saat awal tadi menolak berjabat tangan dengan lawan jenis nya.
" Usulan yang bagus tuh. Next time Gue ajak kalian ke acara kajian yang Anan pimpin" Ucap Seara yang berhasil membuat para teman nya itu memutar malas kedua bola mata nya.
" Gue duluan ya " Seara pun undur diri diikuti Anan yang selalu mengekor di samping nya.
" Pyuh, kalau bukan acara nya Jasmine males banget nginjek tempat kaya gini " Gerutu Seara saat memasuki mobil di susul Anan yang memasuki mobil.
" Ck kenapa mobil jadi panas gini sih To " Ucap Seara dengan nada gelisah, sambil menyetel AC mobil.
" Ini udah full Nona" Jawab Anan, lalu melirik kearah Seara yang semakin terlihat gelisah.
" **** " Seara mengumpat pelan, saat menyadari tubuh nya mulai terasa gerah dan panas.
" Dito" Panggil Seara lirih lalu melihat kearah Anan yang masih fokus menyetir mobil.
" Astaghfirullahalazim Non, jangan Non "
__ADS_1