Antara Aku Dan Kau

Antara Aku Dan Kau
C70. Ending


__ADS_3

Seulas senyuman terukir di sudut bibir Davi, kala melihat seorang gadis berhijab dan ber kacamata yang sejak tadi hanya menyimak perdebatan di kelas nya dengan sesekali tersenyum ketika mendengar ucapan yang mengundang tawa.


Zahra dan Dava pun spontan melihat kearah pandangan mata Davi memandang, membuat Zahra langsung menoyor kening Davi namun hal itu tak membuat pandangan Davi teralihkan dari gadis tersebut.


"Jangan macem-macem Lo. Ameera anak baik-baik!" Ancam Zahra kepada Davi.


"Iya Kak Gue juga tau kok" Ucap Davi. Senyum Davi semakin merekah ketika gadis itu melihat kearah Davi dan langsung tertunduk malu ketika pandangan mereka bertemu.


Tanpa permisi Davi menghampiri meja Ameera dan langsung duduk di kursi yang berada di depan hadapan Ameera hingga membuat Ameera menjadi gugup.


"Assalamu'alaikum Ameera" Salam sapa Davi kepada gadis manis yang kini menundukkan kepalanya guna menjaga pandangan nya dari Davi.


"Waalaikumsalam Davi" Balas sapa Ameera lembut.


"MasyaAllah lembut amat suara nya." Puji Davi yang sontak membuat Zahra berteriak memanggil nama nya.


"Astaghfirullah Kak. Ini kelas bukan hutan, nggak usah teriak juga kale" Ucap Davi kepada Zahra yang tadi berteriak memanggil namanya.


"Minggir Lo. Jangan deketin Ameera, Gue nggak mau Lo ngerusak temen Gue" Ucap Zahra yang kini sudah berdiri di samping Ameera yang terlihat takut kepada Davi, karena sejak tadi Davi seolah memindai nya dengan seksama dan itu membuat Ameera tidak nyaman.


"Ck siapa juga mau ngerusak Meera. Orang Gue mau minta izin ngajak Dia nikah kaya Lo sama Bang Dava" Dengan gemas Zahra menjitak pucuk kepala Davi hingga membuat Ameera tersenyum kecil saat melihat Davi kesakitan.


"Lo pikir ngajak nikah anak orang kaya ngajak maen gundu. Bener-bener nih bocah. Emang Lo udah punya apaan buat ngasih makan Ameera?" Davi berdecak kesal melihat Zahra yang sudah mirip ibu Ameera saja saat menginterogasi pria yang ingin meminang nya.

__ADS_1


"Ck. Lo tuh udah kaya emak nya aja Kak. Yang gue ajak nikah tuh Ameera bukan anak Lo!" Sungut Davi kesal.


"Heh dodol. Maka nya Lo tuh sadar wawasan liat sekitar bukan cuma cewe modal gede depan belakang yang Lo perhatiin doang. Lo lupa kalau Abi sama Umi punya anak asuh?, nah Ameera ini anak asuh Abi sama Umi, jadi secara nggak langsung Ameera tuh saudara Gue!" Davi tampak terkejut mendengar ucapan Zahra.


Ya memang Abi, Umi, Mama dan Papa Zahra juga Dava Davi memiliki sebuah yayasan yang membiayai anak anak kurang mampu dan anak-anak berprestasi, bahkan kedua orang tua mereka memiliki sebuah panti asuhan dan menjadi donatur di sebuah pesantren yang kini tengah di tinggali adik bungsu Zahra.


Davi yang memang tak pernah ikut serta kegiatan keluarga mereka pun jadi tidak mengetahui kalau Ameera merupakan salah seorang anak asuh dari salah seorang karyawan Abi Anan yang berprestasi yang di semua biaya pendidikan juga uang saku serta semua keperluan nya sekolah di biayai oleh yayasan orang tua mereka.


"Emang Lo siap ngadepin Abi, Umi, Papa juga Mama. Setau gue nih. Mereka udah mau nerima pinangan Faiz anak nya Ustadz Rasyid yang punya pondok tempat ade mondok hahaha. Sanggup Lo ngadepin Faiz?" Ucap Zahra yang memang sengaja ingin melihat sampai sebatas mana usaha Davi mendekati Ameera.


Ameera hanya terdiam mendengar ucapan Zahra, walaupun apa yang diucapkan Zahra belum benar ada nya bagi Ameera. Hal yang wajah apabila Ameera memikirkan lebih dalam lagi perihal ajakan Davi untuk menikah, pasal nya julukan playboy sudah melekat di diri Davi sejak Dia SMP dan Ameera pun mengetahui hal tersebut .


Ya Faiz memang sempat bertemu dengan Ameera dan Zahra melihat kalau Faiz tertarik dengan Ameera karena pernah mengutarakan ketertarikan nya itu kepada Zahra dan Dava.


"Gue mau coba Kak!" Zahra tertawa kecil.


"Nikah bukan ajang coba-coba Dek. Kamu ngajak nikah Ameera berarti Kamu harus sudah siap bertanggung jawab atas hidup Ameera tanpa harus meminta kepada orang tua" Ucap Dava yang kini ikut menimpali ucapan Zahra.


"Yap Dava bener Vi. Sejak nikah sama Zaky Bokap gue udah nggak ngasih uang jajan lagi plus biaya pendidikan gue. Semua nya Zaky yang tanggung termasuk rumah yang sekarang kita tempati walaupun masih ngontrak sama Abang Lo" Ucap Siska yang di anggukin Zaky.


"Bukan ngontrak ogeb, Lo berdua nyicil potong gaji lima taon sama laki gue" Zaky dan Siska tertawa menjawab ucapan Zahra yang benar ada nya.


"Lo kan kerja di distro **** Ky. Kalau yang punya Abang nya Davi, berarti Distro **** punya nya Dava dong?. Njim definisi ganteng plus keren plus tajir melipir laki Lo Za" Ucap Rizal teman nongkrong Zaky.

__ADS_1


"Jadi yang suka Gue liat kalau lagi ke Distro Lo tuh si Dava, Ky?. Zaky mengangguki pertanyaan Rizal.


"Kampret Lo, padahal tiap hari Gue katain Si Dava Lo diem aje. Anak buah macem apaan Lo" Tawa Zaky dan Dava pun pecah mendengar ucapan Rizal.


"Ck malah bahas bisnis Abang Gue. Lo pikir Gue nggak punya usaha juga apa!" Davi yang mulai Insecure itu pun mulai mengeluarkan suara nya.


"Iye Kifa tau usaha Lo emang udah terkenal dan berada di mana-mana bahkan nggak terhitung jumlahnya" Puji Rizal yang terkadang suka ikut nongkrong bersama Davi.


"Lah emang Lo punya usaha apaan Vi, kok Gue nggak tau?" Tanya Zahra kepo.


"Usaha menghindari barisan para mantan yang minta balikan hahahahaha" Rizal segera melarikan diri setelah berucap, sebelum mendapatkan pukulan dari Davi.


"Kampret Lo Zal." Teriak Davi yang justru di tertawai oleh Zahra, Dava, Zaky dan juga Siska, sementara Ameera hanya mengulum senyuman nya melihat kemarahan Davi.


"Udah Meera ajakan nikah Davi nggak usah di ambil hati ya. Tau sendiri kan kalau playboy cap kaku seribu mah kan begitu selalu manis di mulut, busuk di belakang" Ameera kembali mengulum senyuman nya kala melihat wajah Davi yang cemberut karena ucapan Zahra.


"Lo tunggu Gue tahun depan. Gue lulus pasti Gue lamar Elo. Gue bakalan buktiin kalau Gue bisa jadi imam yang layak buat Elo juga anak-anak Kita kelak!" Janji Davi yang akhirnya terbukti setelah setahun kemudian.


Ya Setahun kemudian setelah lulus SMU Davi melamar dan langsung menikahi Ameera seminggu setelah acara lamaran, setelah selama setahun Davi merubah kehidupan nya menjadi pribadi yang lebih baik, lebih rajin beribadah dan juga ikut membantu mengembangkan bisnis sang Papa bersama dengan Dava.


Kini setelah pernikahan Zahra dan Dava berusia enam tahun dan pernikahan Ameera dan Davi berusia lima tahun mereka pun sudah di karunia sepasang anak kembar yang sukses membuat kehidupan Papa Wisnu dan Mama Nita semakin ramai karena memiliki empat cucu dari anak kembar mereka.


Sementara Abi Anan dan Umi Seara kini tengah sibuk mempersiapkan acara pertunagan putra bungsu mereka dengan putri pemilik pesantren tempat putra mereka menuntut ilmu selama hampir sepuluh tahun.

__ADS_1


########### T H E - E N D ############


__ADS_2