
"Sayang maaf ya, kita jadi terlambat menemui, uncle." Laskar, menyetir sambil mencium rambut Jane yang sedang memeluk lengannya.
"Tidak apa sayang, aku senang dan semakin yakin Boo nantinya akan menjadi pasangan dan daddy yang baik untuk aku dan anak-anak kita nanti." Jane.
"Uhh, princess jangan memuji boo. Nanti boo terbang." Laskar.
"Apa yang aku katakan adalah sebuah kebenaran, Boo. Boo, bukannya Boo ulang tahun di tanggal 27 maret, mengapa boo bilang kalau hari ini boo ulang tahun?" Jane penasaran.
"Uh, so sweetnya princess boo. Boo, bilang seperti itu agar Jery tidak menolak pemberian boo dan tidak merendahkan Jery dan ibunya." Lakar.
"Boo, baik sekali. Jane makin cinta. Love you Boo." Jane.
"Love you too princess." Laskar. (Perbuatan Laskar saat ini adalah Dejavu yang di terapkan Baby Aluna di kehidupan mendatang Baby Aluna).
Mereka sudah sampai di kediaman Daddy Jane dan bersiap untuk masuk ke dalam rumah.
"Ayo, boo." Jane memeluk lengan Laskar.
"Iya, sayang." Laskar, mengelus pucuk rambut Jane.
Masuklah mereka ke dalam rumah dan di seguhi dengan pemandangan daddy Jane yang sedang bersantai di ruang TV dengan Macbook di tangannya, melihat perkembangan perusahaannya. Kegiatannya terhenti dengan melihat princess kesayangannya bersama seorang laki-laki berwajah tampan.
"Hai princess, apakabar sayang?" Daddy, memeluk anak perempuannya.
"Daddy, Jane rindu. Jane, baik-baik saja daddy. Bagaimana dengan kabar daddy?" Jane, dalam dekapan daddynya.
"Daddy, baik juga sayang. Ah, siapa orang yang princess bawa sayang?" Daddy, melepas pelukan pada Jane.
"Ah, daddy kenalkan ini Laskar kekasih Jane dan boo ini daddy." Jane, dengan senyum manisnya.
"Hallo uncle, Laskar." Laskar, membungkuk memberi salam.
Suasana hening. Saat ini mereka sudah duduk di ruang TV.
"Daddy, apa daddy marah, Jane memiliki hubungan dengan Laskar?" Jane, dengan nada khawatir, karena daddy diam seribu bahasa belum sama sekali membuka pembicaraan.
"Daddy, syok sayang." Daddy.
"Apa benar yang dikatakan putriku? Perkenalkan dirimu?" Daddy.
"Iya uncle. Saya Laskar Raga Darmawa, anak dari Jacob Darmawa." Perkataan Laskar terpotong oleh ucapan Daddy Jane.
__ADS_1
"Kamu anak Jacob Darmawa? Astaga, dunia sempit sekali. Kemari berikan daddy pelukan, kamu lupa, daddy adalah sahabat daddymu." Daddy merentangkan tangan dan Laskar memeluk daddy Jane.
"Iya, uncle." Laskar, sudah melepas pelukan dan duduk kembali.
"Panggil Daddy. Apa kabar daddy dan mommymu?" Daddy. Jane hanya menyimak saja.
"Daddy dan Mommy sehat, Dad." Laskar, dengan senyumnya.
"Daddy, boo datang kesini ingin meminta restu daddy untuk menikahi Jane." Jane, dengan tidak sabaran menyampaikan tujuan mereka pada daddy.
"Menikah?" Daddy, terkejut.
"Iya, Dad. Laskar, ingin meminta restu daddy untuk menikahi Jane di hari ulang tahunnya. Laskar, sudah berbicara dengan daddy dan mommy, mereka setuju kalau orang tua dari pasanganku merestui hubungan kami." Laskar, dengan senyum manisnya.
"Daddy, setuju, tetapi apa tidak terlalu cepat princess?" Daddy melihat Laskar dan Jane.
"Daddy, Jane sudah membulatkan tekat Jane untuk menjadi istri boo. Jane selama ini kesepian setelah mommy pergi meninggalkan kita. Daddy, pergi berkelana menyembuhkan luka daddy sendiri. Daddy, meninggalkan aku dengan kebingungan dan rasa sakit setelah di tinggal Mommy. Daddy memang mencukupi finansial ku, tetapi daddy tidak memberikan aku kasih sayang. Daddy, bisa bayangkan saat itu usia lu 10 tahun, ditinggal mommy dan daddy tinggal dengan kesendirian bersama bibi Han." Jane, sudah menitihkan air mata menatap daddynya.
"Princess, berhenti menangis. Nanti dadanya sakit, sayang." Laskar, mengangkat tubuh Jane dan mendudukannya di pangkuannya. Meletakkan kepala Jane di dadanya dan tangannya mengelus punggung Jane.
"Maaf sayang, Daddy egois tidak memikirkan perasaan princess. Maaf sayang, maaf sayang." Daddy, pindah duduk di sebelah Laskar yang sedang memangku Jane dan mengelus rambut Jane yang masih meletakkan kepalanya di dada Laskar.
"Laskar, segera undang Daddy dan Mommymu untuk membicarakan pernikahan kalian. Bilang pada mereka daddy menyetujuinya." Daddy, sambil mengusap rambut Jane dan mengatakan permintaan maafnya pada putrinya. Hati daddy benar-benar sakit mendengar isi hati putrinya.
"Laskar, apa Jane tidur?" Daddy pada Laskar.
"Iya daddy." Laskar, setelah memeriksa keadaan Jane yang sudah nyeyak di dalam pelukannya.
"Tolong pindahkan princess ke kamarnya, kasihan Jane akan sakit dengan tidur posisi seperti itu." Daddy.
"Iya, Daddy, Laskar permisi menidurkan Jane dulu daddy." Laskar, berdiri ke arah lantai 2 kamar Jane, mengikuti bibi Han, yang di suruh daddy Kim menunjukkan kamar Jane. Di jawab anggukan dengan daddy Kim.
"Terima kasih, bibi." Laskar, pada bibi Han yang membukakan pintu kamar Jane.
"Sama-sama." Bibi Han, izin pamit kembali ke dapur.
"Selamat istirahat princess, mimpi indah sayang." Laskar, meninggalkan kamar dengan memberikan ciuman di kening Jane
Setelahnya dia menemui appa Kim di ruang TV. Mereka berbicang banyak hal, mulai dari keluarga,perusahaan dan pernikahan Jane dan Laskar. Laskar juga memberitahu Daddy Kim kalau Daddy dan Mommynya akan tiba 2 hari lagi, dan Daddy menyambut itu dengan senyuman. Daddy, merindukan sahabatnya dan sahabat mendiang istrinya. Mereka adalah sahabat ketika di bangku kuliah. Setelah dirasa puas dengan berbagai macam pembahasan Laskar mengundurkan diri untuk pamit ke rumah untuk menyambut kedatangan Daddy dan mommynya nanti pada Daddy. Daddy menyetujui itu.
***
__ADS_1
Hari ini di kediaman Jane dan daddy sudah terhidang berbagai macam menu makanan di meja makan. Hari ini daddy dan mommy Laskar berkunjung menemui calon mantunya, kedatangan mereka di sambut baik oleh daddy dan Jane, dan tidak lupa dengan keterkejutan yang sangat jelas di wajah daddy dan mommy Laskar karena calon besan mereka adalah sahabat lama mereka yang sudah lama tidak berjumpa. Mereka sedang menyantap makan siang mereka di ruang makan.
"Astaga, Kim, aku dan Yonna benar-benar terkejut begitu dirimu menyambut kami di depan rumah ini. Aku pikir dunia ini sempit, lihatlah sahabat lama akan menyatu menjadi besan untuk anak-anak kita." Daddy Jacob, membuka obrolan karena mereka semua sudah selesai dengan menyantap hidangan makanan.
"Hahah, aku pun terkejut begitu Laskar memperkenalkan dirinya dengan nama belakang Darmawa dan ternyata dia adalah anakmu dengan Yonna. Kurasa ini adalah cara Tuhan untuk mempertemukan sahabat lama dan akan saling terikat dengan adanya hubungan pernikahaan anak-anak kita nanti." Daddy.
"Iya benar, Laskar pintar sekali memilih pasangan. Memang jodoh tidak akan kemana. Ah, kami ikut berduka atas meninggalnya Falensia. Dan princess, jangan sungkan untuk menganggap mommy sebagai mommymu sayang." Yonna dengan ketulusan hatinya.
"Terima kasih mommy." Jane, dengan senyum manisnya.
"Iya, tidak apa Yonna. Terima kasih karena menerima dan menyayangi Jane." Daddy.
"Apa yang kamu katakan Kim, jelas kami akan menyayangi princess mu seperti kami menyayangi Laskar. Ngomong-ngomong kapan pernikahan akan dilaksanakan?" Daddy Jacob.
"Terima kasih Jacob, Yonna. Kalau mendengar keinginan kata anak-anak, mereka akan melangsungkan pernikahan tepat hari ulang tahun Jane, bukan begitu Laskar?" Daddy.
"Iya, daddy, Jane dan Laskar sudah memutuskan akan menikah dihari ulang tahun Jane, dad, mom." Laskar.
"Bagus, lebih cepat lebih baik sayang. Tolong jaga Jane dan sayangi dia sepenuh hatimu sayang." Mommy.
"Iya, mommy." Laskar.
Obrolan mereka berlanjut hingga daddy, mommy dan Laskar meninggalkan kediaman Daddy Kim.
***
Hari yang ditunggu kedua belah pihak akhirnya tiba juga. Hari ini mereka melangsungkan acara pernikahan Laskar dan Jane, mengundang teman dekat, rekan kerja dan atas permintaan Laskar untuk mengundang anak-anak panti asuhan. Mereka melangsungkan pernikahan di Hawai.
"Selamat untukmu Jane, unnie berbahagia untukmu dan Laskar. Laskar, tolong jaga dan cintai adik unnie yang satu ini." Jichu, memberikan ucapan pada pasangan baru Darmawa.
"Selamat bestie, ah, dirimu ternyata yang terlebih dahulu menikah. Adik tampan tolong jaga bestie unnie yang satu ini." Nayla.
"Laskar, unnie titip Jane unnie, cintai dia dan lindungi dia. Tolong bersabar dalam menghadapi setiap moodnya." Joy.
"Hah, kembaranku sudah menjadi suami orang lain. Tolong cintai Laskar sepenuh hati unnie, dia kembaranku yang baik dan memiliki hati yang tulus." Rose.
"Daddy dan Mommy, berbahagia dengan pernikahan kalian sayang. Saling menjaga satu sama lain, menerima kekurangan pasangan, dan tolong berikan daddy dan mommy secepatnya cucu yang banyak." Daddy Jacob.
"Tuhan menyertai pernikahan kalian sayang." Mommy.
"Pangeran, tolong cintai dan limpahkan princess daddy kebahagian tanpa batas sayang. Buat dia menangis karena bahagia, gantikan daddy menjaganya, tapi tolong jangan berikan dia kasih sayang seperti yang daddy berikan padanya. Princess, appa bahagia karena Tuhan memberikan appa kesempatan untuk melihat princess menemukan kebahagiaan princess, eomma bahagia di atas sana sayang." Daddy dengan menatap dalam mata putrinya.
__ADS_1
"Terima kasih semuanya, atas doanya. Semoga Tuhan mendengar dan menyertai pernikahan kami." Jane dan Laskar.
Acara pernikahan mereka selesai dengan kabahagiaan yang dirasakan, tidak ada hambatan sama sekali. Saat ini Laskar dan Jane tengah menghabiskan waktu bersama mereka dengan honeymoon.