BABY ALUNA

BABY ALUNA
Baby Nonton Konser


__ADS_3

Hari-hari telah berlalu dan saat, ini mommy Jane sedang mengendarai mobil mewah nya dengan ditemani baby di sampingnya. Jahitan baby sudah di lepas dan baby kemarin baru sudah melakukan pemilihan traumanya. Paman jahat sudah di berikan balasan yang membuat dia memiliki trauma juga, karena balasan dari grandpa baby.


Mobil yang di kendarai mommy Jane dan baby berhenti di salah satu gedung pertunjukan konser. Di sana sudah ada aunty's yang menunggu kedatangan mereka berdua. Baby menggunakan sweater hoodie berbulu, karena cuaca Korea sedang dingin dan baby tidak nyaman dengan cuaca dingin tapi dia suka salju.


"Astaga Barbie dari mana ini," puji aunty Airin mengambil baby dari gendongan mommynya.


"Cantik sekali sayang," puji aunty Osi pada baby yang benar-benar cantik.


"Bayi beruang kah ini?" tanya aunty Nayla.


"Benar unn, Barbie dari mana ini. Cantiknya," puji aunty Joy.


"Baby cantik sekali sayang, sudah-sudah sekarang kita masuk, sebentar lagi konsernya akan di mulai," ajak aunty Chu.


Mereka masuk dan duduk di kursi khusus yang di siapkan panitia karena aunty Chu yang memintanya. Sementara baby yang sedari tadi mendapat pujian dari aunty'snya merasa malu dan menyembunyikan wajahnya dilekuk leher aunty Airin. Mommy Jane mengikuti saja dari belakang, setelah dia membawa 1 paper bag berukuran sedang yang dia beli dengan baby untuk hadiah dari baby pada unnie-unnienya.


Baby didudukkan sendiri di kursinya, di sebelah mommy Jane dan aunty Osi. Kemudian baru di sebelah aunty Osi ada aunty Chu dan aunty Airin sedangkan di sebelah mommy Jane ada aunty Joy dan aunty Nayla.


Nayla-Joy-Jane-Baby-Rose-Jichu-Airin


Konser di mulai, baby tak henti-hentinya memuji penampilan unnie-unnienya. Kaki dan tangannya tak hentinya bergerak dan memanggil unnie-unnienya untuk memberitahu kalau dia ada di konser dan menonton mereka. Hal ini tak luput dari perhatian mommy dan aunty'snya, mereka tertawa geli dan tersenyum dengan tingkah baby.


Ketika dipertengahan konser mommy Jane memberikan baby minum dan susu kotak. Baby meminumnya dan pandangannya tak lepas dari penampilan unnie-unnienya.


"Yey, wow amazing," ucap baby terpukau dengan dance akhir dan api yang keluar dari stage panggung.


"Mommy ayo temui unnie," ajak baby menatap mata mommy Jane.


"Iya sayang," ucap mommy Jane berdiri di ikuti aunty's.


"Ayo, kita ke belakang panggung," ajak aunty Chu memimpin jalan dan aunty Osi membawa paper bag mommy Jane tadi, aunty's lain mengikuti dari belakang.


"Unnie," panggil baby melambaikan tangan di gendongan mommy Jane pada unnie-unnienya.


"Hai baby, Miss," sapa GG membungkuk.


"Hai unnie's. Penampilan unnie's terbaik. Baby like," puji baby meminta turun dari gendongan mommynya.


"Terima kasih baby," ucap unnie's dengan senyum ramahnya.


"Ah, aunty tolong paper bag nya berikan pada unnie's," pinta baby pada aunty Osinya.


"Iya sayang," kata aunty Osi memberikan paperbag pada GG mereka.


"Unnie's itu dari baby, mommy dan aunty's. Mohon diterima,maaf hanya itu saja," ucap baby dengan senyum manisnya.


"Terima kasih baby, ini lebih dari cukup. Unnie's akan menggunakannya dan menjaganya dengan baik," saut salah satu dari GG.

__ADS_1


"Tentu, unnie's harus menggunakan dan menjaganya," kata baby.


"Miss, apa boleh kami foto bersama dengan baby?" tanya GG.


"Tentu, silakan. Biar saya ambil gambarnya," jawab aunty Chu.


"Mommy, mommy tolong rapikan penampilan baby, apakah baby sudah cantik?" tanya baby dengan lucunya dan hal ini sukses membuat aunty's dan unnie'snya tersenyum dengan baby.


"Baby sudah cantik sayang. Sana foto dengan unnie baby," ujar mommy Jane setelah merapikan sedikit rambut baby.


Baby berada di tengah-tengah diantara unnie'snya. Setelah dari konser baby, mommy Jane dan aunty's saat ini sedang berada di wahana permainan untuk anak-anak dan orang dewasa. Mereka benar-benar menghabiskan waktu dengan menyenangkan hati baby dan hitung-hitung itu bisa membuat mereka melepaskan penat dari pekerjaan mereka.


"Wah, mommy ayo ke sana aunty's ayo, ayo," tuntun baby menarik tangan mommy Jane dan aunty Osi.


"Hahah, iya sayang. Jangan berlari jalan saja, ya," kata mommy Jane memperingatkan baby.


"Iya mommy," saut baby kemudian berjalan santai.


Mereka menaiki wahana yang mengelilingi wahana permainan. Tak henti-hentinya aunty Chu memotret kegiatan mereka dan tawa senyum baby dengan kamera aunty Osi.


"Wah, mommy, aunty's lihat. Di sana ada pertunjukan lumba-lumba baby ingin kesana nanti, di sana juga ada Frozen, wah. Baby like, like, like," seru baby tak henti-hentinya tabjuk dengan apa yang dia lihat.


Aunty's dan mommy Jane tersenyum dan menanggapi ucapan baby.


"Iya, nanti kita kesana sayang," saut mommy Jane mengusap keringat di kening baby.


"Benarkah mommy, yey, yey, yey," seru baby yang kegirangan dan bergoyang-goyang kecil. Membuat mommy Jane dan aunty's tertawa dengan tingkah  baby.


"Baby ingin mencoba menyentuh dan berfoto dengan lumba-lumba?" tanya aunty Joy.


"Apa boleh aunty?" tanya baby langsung melihat kearah auntynya.


"Tentu," jawab aunty Joy.


"Mommy, baby boleh memegang lumba-lumba dan berfoto?" tanya baby pada mommynya.


"Tentu sayang, pergi bersama aunty dan hati-hati, ya," jawab mommy Jane pada baby.


"Iya mommy. Ayo aunty," ajak baby meminta gendong aunty Joy, aunty Chu dan aunty Osi ikut baby dan aunty Joy.


Mereka berfoto dan mencium lumba-lumba, raut wajah baby yang takut-takut dan sudah mulai terbiasa dan mencium lumba-lumba tak luput dari potret aunty Chu dari kamera aunty Osi.


Mommy Jane, aunty Airin dan aunty Nayla, melihat kegiatan mereka dari kursi penonton.


"Baby benar-benar happy Jane," kata aunty Airin dengan senyum lebarnya.


"Iya unn, ekspresi wajah baby benar-benar lucu," puji aunty Nayla.

__ADS_1


"Iya unn, Nay. Baby benar-benar happy. Semoga aku bisa selalu menciptakan kebahagiaan untuk baby," ungkap mommy Jane tertawa karena melihat baby yang basah bajunya. Karena terkena semburan dari lumba-lumba. Bukannya menangis, baby malah tertawa dan tersenyum.


"Semoga," saut aunty's.


"Unn, Nay mari hampiri baby. Baby harus ganti baju terlalu dahulu sebelum lanjut ke istana Frozen," ucap mommy Jane.


"Iya," saut aunty's kompak.


Mereka berjalan menghampiri baby dan aunty's.


"Baby, sudah yuk. Lihat bajunya sudah basah. Ayo ganti baju dulu sebelum pergi ke istana Frozen," ucap mommy Jane memanggil baby.


"Iya mommy. Bay, bay, lum-lum," pamit baby berjalan menuju mommynya.


Aunty's menunggu di depan salah satu stand es krim, sembari mommy Jane dan baby ke toilet.


"Mommy, lum-lum tadi lucu, baby suka," seru baby pada mommy Jane yang sedang memakaikan anaknya hoodie baru.


"Iya sayang. Mommy juga suka kalau baby suka. Sudah sayang, ayo temui aunty's baby," ajak mommy Jane setelah selesai memakai pakaian baby memegang tangan anaknya menuju aunty's baby.


"Iya mommy," saut baby.


"Sudah selesai by?" tanya aunty Airin sembari memakan es krimnya.


"Sudah aunty, mommy baby boleh es krim?" tanya baby menoleh pada mommy Jane.


"Iya sayang. Pak 1 cup kecil es krim cokelat," ucap mommy Jane memesan es krim untuk baby.


"Terima kasih mommy," kata baby setelah beberapa saat menerima es krim dari mommynya.


"Iya sayang. Ayo ke istana Frozen," ajak mommy Jane pada baby dan aunty's, dan mereka berjalan menuju istana Frozen.


Baby, mommy Jane dan aunty's berfoto dengan boneka Frozen. Mereka benar-benar menghabiskan waktu akhir pekan dengan bersenang-senang di wahana permainan. Setelah di rasa haru sudah mulai gelap, baby yang sudah tidur digendongan mommynya. Mereka membubarkan diri untuk beristirahat di rumah masing-masing. Sementara mommy Jane menelpon pak Won untuk menjemput dan mengatakan pada Stiff untuk mengambil mobilnya di wahana permainan.


Selama 1 jam setengah, mobil yang dikendarai pak Won sudah tiba di kediaman daddy Kim. Mommy Jane turun dengan menggendong anaknya, memasuki rumah, bertemu dengan daddy Kim yang baru selesai makan malam.


"Baby tidur?" tanya daddy Kim mencium kening anak dan cucunya.


"Iya dad. Baby kelelahan seharian menonton konser dan bermain di wahana permainan," jawab mommy Jane.


"Hahah, kelelahan sekali cucu grandpa. Sudah makan?" tanya daddy Kim.


"Iya dad, sudah dad. Dad, Jane dan baby istirahat dulu, ya," pamit mommy Jane.


"Iya, istirahatlah. Selamat malam princess dan young princess," tutur daddy Kim memberikan ciuman di kening putri dan cucunya.


"Selamat malam dad," balas mommy Jane pergi menaiki tangga menuju lantai dua kamarnya dan baby.

__ADS_1


"Mommy bersih-bersih sebentar, sayang," pamit mommy Jane pergi ke kamar mandi, membersihkan diri dan berganti pakaian menggunakan piyama. Setelah beberapa saat, mommy Jane kembali, mengganti pakaian baby dan setelahnya ikut tertidur dengan baby.


"Selamat malam cintanya mommy," ucap mommy Jane mencium seluruh wajah baby.


__ADS_2