
Suasana ramai di kediaman Daddy Kim, mereka sedang menyantap sarapan pagi dengan tenang. Aunty's tadi malam ikut menginap di kediaman Daddy Kim.
"Mommy, apa ada susu cokelat?" tanya baby setelah selesai dengan 1 roti cokelatnya.
"Ah, maaf sayang. Di rumah grandpa tidak ada susu cokelat. Bagaimana kalau nanti kita beli sekalian membeli kebutuhan baby yang lainnya," bujuk Mommy Jane mengelap tangan baby dengan tisu basah.
"Iya mommy," jawab baby dengan senyum manisnya.
"Ah, cucu grandpa ingin susu cokelat? Ingin grandpa belikan sekarang sayang?"tanya Daddy Kim menghadap ke arah baby.
"Terima kasih, tapi biar nanti sekalian dengan mommy saja grandpa," jawab Baby.
"Iya sayang, beli apa pun yang ingin baby mau sayang. Jangan pikirkan harga, apa pun untuk baby," ucap Daddy Kim mendudukkan Baby di pangkuannya, setelah mommy Jane mengelap tangan baby.
"Terima kasih grandpa, but Daddy selalu bilang, jangan membeli sesuatu karena ingin, tapi beli sesuatu yang baby butuhkan," jelas Baby dengan senyum manisnya.
"Pintar sekali cucu grandpa ini," puji Daddy Kim mencium rambut Baby.
"Daddy terbaik baby, grandpa," Baby dengan bangganya mengenalkan Daddynya.
"Iya sayang, Daddy terbaik baby," Daddy Kim mengelus kepala baby, dijawab senyuman manis oleh baby.
"By, kita pergi sekarang sayang?" tanya Mommy Jane. Sedari tadi aunty's menyimak obrolan cucu dan kakek itu.
"Iya mommy. Grandpa, baby pergi dulu. Grandpa semangat bekerjanya," kata Baby mencium kedua pipi kakeknya.
"Iya sayang, grandpa akan semakin bersemangat untuk bekerja. Tolong jaga cucuku," pinta Daddy Kim memberikan baby pada mommy Jane.
"Iya dad, Jane akan menjaga baby," kata Mommy Janw memeluk baby, beranjak keluar rumah untuk menuju mobil.
"Uncle, kami pamit pulang dulu. Terima kasih tumpangannya uncle," pamit Airin mewakili Geng's.
"Iya hati-hati," jawab daddy Kim.
Di jawab anggukan kepala dari aunty's.
Setibanya mereka di luar rumah, di dekat mobil yang akan mereka gunakan.
"Baby, aunty pamit pulang dulu sayang. Baby jangan sungkan untuk bermain ke kantor atau kerumah aunty's sayang," pamit Jichu mengusap rambut baby yang berada di gendongan mommynya.
"Iya aunty, baby akan sesekali bermain kesana, ya 'kan mommy?" tanya Baby pada mommynya.
__ADS_1
"Iya sayang," jawab mommy Jane dengan senyum manisnya.
"Good, aunty's pamit dulu sayang. Berbahagia lah menghabiskan waktu bersama mommy baby, minta semua yang baby inginkan, oke sayang. Mommy baby kaya," kata Airin mengusap rambut Baby.
"Hahah ... iya aunty's. Semangat bekerja aunty's," ucap Baby dengan tawa renyahnya.
***
Saat ini mommy Jane dan baby tengah berada di dalam mobil mewah 2 pintu milik mommy Jane. Aunty's pergi dengan mobil yang di kendarai pak Won. Baby sedang mendengarkan lagu yang diputar mommy Jane sambil melihat pemandangan di Korea melalui jendela mobil.
"Baby, ingin membeli camilan baby terlebih dahulu atau membeli baju sayang?" tanya Mommy Jane mengelus tangan baby, karena mereka sedang berhenti di lampu merah.
"Boleh membeli susu dulu mom?" tanya Baby menoleh ke arah mommynya.
"Iya sayang, kita membeli susu baby dulu setelahnya baru membeli baju baby," ucap mommy Jane sembari mengusap rambut baby dan kembali menjalankan mobil.
"Iya mommy, terima kasih mommy," kata Baby.
"Iya sayang." Mommy Jane.
Setelah beberapa saat, tibalah mereka di pusat perbelanjaan mewah, yang tak lain milik mommy Jane sendiri. Di sana fasilitas lengkap, ada supermarket, permainan anak, bioskop, store fashion dan lainnya.
"Silakan princess," kata Mommy Jane dengan senyumnya.
"Terima kasih mommy," Baby.
"Baby ingin mommy gendong sayang?" tanya Mommy Jane mengelap tangan anaknya sebelum masuk ke pusat perbelanjaan.
"Terima kasih mommy, baby jalan saja ya mommy," tolak Baby dengan halus.
"Iya sayang, let's go sayang," ujar Mommy Jane memegang tangan baby. Dijawab anggukan antusias oleh anaknya.
"Seperti biasa," kata Mommy Jane memberikan kunci mobil pada satpam.
"Iya Miss," Satpam.
***
"By, ingin membeli apa lagi sayang?" tanya Mommy Jane pada baby
yang sedang duduk di storel menghadap mommynya.
__ADS_1
"Susu saja mommy, tapi boleh yang banyak untuk stok baby nanti mommy, supaya tidak membeli keluar lagi," pinta Baby.
"Iya sayang, mereka akan mengantar susu coklat baby kerumah sayang," kata Mommy Jane mencium baby.
"Terima kasih mommy," ujar Baby.
Mereka berjalan menuju kasir membayar 3 susu cokelat Baby dan mommy Jane mengatakan pada kasir untuk mengirim 10 dus susu cokelat kerumah Daddy Kim.
Setelah selesai dengan urusan susu cokelat, Baby dan mommy Jane sekarang sedang berada di store Chanel untuk membeli pakaian baby.
"Sayang pilih yang baby mau," kata Mommy Jane.
"Mommy, baby tidak tahu. Bolehkah mommy saja yang pilihkan untuk baby," pinta Baby.
"Iya sayang, baby tunggu di sana. Mommy akan pilihkan beberapa pakaian, nanti setelah selesai baru baby coba sayang," kata Mommy Jane mengelus rambut baby.
"Iya mommy. Mommy apa baby boleh menunggu sambil minum susu cokelat Baby?" tanya Baby karena dari bangun tidur tadi baby belum meminum susu cokelatnya.
"Iya sayang, baby boleh meminumnya," kata Mommy Jane membuka susu cokelat dan memberikan pada baby.
"Terima kasih mommy," kata Baby berjalan ke arah tempat duduk yang mommynya sarankan tadi.
"Iya sayang," kata Mommy Jane, mulai memilih pakaian yang cocok untuk anaknya, yang jelas ia tak memperdulikan harganya. Menurutnya bagus untuk anaknya, ia ambil sesuka hatinya.
Slang beberapa saat, baby yang sedang menikmati susu cokelatnya di hampiri pegawai toko Chanel yang sebelumnya berada di belakang store. Sehingga tidak melihat kedatangan pemilik pusat perbelanjaan itu dan anaknya, ia juga tak tahu kalau pemilik pusat perbelanjaan
ini sudah memiliki anak.
"Hei, kenapa kamu disini?" tanya wanita judes.
"Ah, aunty, baby menunggu mommy yang sedang memilih pakaian untuk baby," jawab Baby berhenti minum susu dan menjawab pertanyaan pegawai Chanel itu.
"Mommy, mommy, kamu jangan mengada-ada, tidak sembarang orang bisa masuk ke toko ini. Sana pergi kau bisa merusak mood orang yang akan datang ke store ini untuk membeli. Pergi lah gelandangan!" bentak wanita judes memegang lengan baby dengan kuat, hingga membuat baby berdiri menjatuhkan susunya dan merintih kesakitan.
Memang Baby pergi bersama mommy Jane ke pusat perbelanjaan dengan menggunakan pakaian sederhana, tidak menggunakan pakaian branded, karena Daddy Baby tidak mengajarkan itu pada anaknya, yang Daddy tekankan adalah yang penting itu kegunaannya.
"Aunty tolong lepas, lengan baby sakit," lirih Baby sudah ingin menangis, dia benar-benar terkejut dengan perlakuan dari pegawai Chanel itu.
"Tidak, sekarang lihat kau menambah pekerjaan ku, menumpahkan susu murahanmu itu. Sekarang bersihkan!" bentak Pegawai menghempaskan baby. Dan membuat baby jatuh ke samping, kepalanya mengenai ujung meja tempat tas mini koleksi Chanel.
Baby mengadu kesakita memegang kening sebelah kanannya yang terkena meja itu. Dia meraba keningnya, dan betapa terkejutnya dia, melihat darah keluar dari keningnya. Dia takut dengan darah, dia memanggil mommynya, dia tidak tahan dengan rasa sakit dan darah.
__ADS_1