Balas Dendam Tuan Muda

Balas Dendam Tuan Muda
Mommy Sakit Lagi


__ADS_3

Melihat kedua wanita beda generasi itu, yang terlihat bahagia tanpa adanya sifat terselubung dalam diri mereka membuat Aaron menjadi ragu. Ragu dalam artian bahwa suami dari Mommy Mommy Anastasia atau ibu mertuanya, bukanlah pembunuh Ayah dan Zen.


Sudah dua jam lebih mereka menemani Mommy Anastasia, sementara hari semakin sore. Akhirnya pasangan suami istri itu memutuskan untuk segera pulang.


Evelyn yang belum rela meninggalkan Mommy, menatap pada suaminya dengan tatapan penuh harap. Berharap agar Aaron membiarkannya sedikit lebih lama di sini. Mommy yang melihat itu menegur putrinya.


"Pulanglah Elin, kau bisa datang lain waktu lagi." pinta Mommy. Karena Mommy berpikir karena Evelyn sudah menikah, jadi harus mengikuti kemauan suaminya.


"Mom...." panggil Evelyn dengan wajah sedihnya.


"Besok kau bisa datang lagi kemari." Ujar Aaron yang seketika membuat Evelyn tertegun. Dia kira, dia salah dengar atau hanya halusinasinya.


"Kak Aaron?" Erin memastikan. Dia terpaksa memanggil nama Aaron karena tidak ingin membuat Mommy curiga.


"Kau bisa datang lagi besok, lusa sampai seterusnya." Aaron mempertegas ucapannya.


"Sungguh?" Evelyn masih tidak percaya, matanya berbinar seperti anak kecil yang mendapatkan mainan barunya.


"Tentu saja." Jawab Aaron tersenyum lalu mengusap rambut panjang milik istrinya.


Evelyn tertegun, begitu banyak kejutan yang dia dapat dari suaminya hari ini. Saking banyaknya, sampai-sampai membuat jantungnya tiada hentinya berdebar sedari tadi.


"Terima kasih." Jawabnya singkat dengan jantungnya yang masih berdegup kencang.

__ADS_1


Mommy yang melihat anak dan menantunya itu, tersenyum bahagia. Sepertinya pria yang kini menjadi menantunya adalah pria yang baik dan bisa diandalkan untuk membahagiakan putrinya. Untuk sementara ini Mommy bisa lega, karena sudah ada yang menjaga putrinya.


"Mom kami pulang dulu." Pamit Evelyn lalu memeluk tubuh Mommy erat.


Lalu bergantian dengan Aaron, mencium punggung tangan Mommy. "Kami pulang Mom, aku harap kau bisa cepat sembuh." Ucap Aaron.


"Terima kasih Nak. Ingat pesan Mom, jangan buat Elin menangis, atau kalau tidak kau akan kewalahan dibuatnya." Jenaka Mommy melihat putrinya.


"Mommy..." Rengek Evelyn.


"Sudahlah, sampai kapan kau berubah dewasa, ingat kau sudah menikah Elin."


Tidakkah Mommy tau, selama ini Evelyn bahkan sudah sangat berubah. Evelyn sudah dewasa ketika bersama Leon dan akan kekanakan ketika bersama Mommy dan Daddy.


"Hmm.." Aaron berdehem.


"Ya Tuan, ada apa?" Evelyn yang peka menanyakan Aaron.


"Ehm. itu. Aku ingin tau, kenapa Mommy memanggilmu 'Elin'?" Aaron memuaskan rasa penasarannya.


Saat Evelyn hendak menjawab, dokter Peter, dokter yang menangani Mommy Anastasia memanggil Evelyn.


"Dokter Peter. Ada apa?" Tanya Evelyn.

__ADS_1


"Nona Evelyn, bisakah kita bicara sebentar?"


Evelyn tersenyum, "Tentu saja Dok, ada apa?"


"Boleh di ruangan saya saja? Kalau Nona tidak keberatan?"


Evellyn melihat Aaron, meminta persetujuan darinya. Aaron pun menganggukkan kepalanya, sebagai tanda persetujuan darinya.


"Mari Nona." Dokter Peter memimpin jalan menuju ruangannya.


Sampai di ruangannya setelah Evelyn dan Aaron duduk di depan meja. Dokter Peter menunjukkan selembar foto medis pada Evelyn. Evelyn yang tidak mengerti menatap Dokter bingung.


"Itu adalah hasil foto medis Nyonya Anastasia yang saya ambil seminggu yang lalu." Jelas Dokter.


Dokter Peter berdehem, "Sebelumnya saya mohon maaf kepada Nona Evelyn, karena perkiraan saya salah beberapa bulan lalu. Dan saya sangat menyesali itu."


"Maksud Dokter apa, saya tidak mengerti?"


"Foto itu menunjukkan adanya komplikasi pada paru-paru Nyonya Anastasia. Setelah hipertensi Nyonya Anastasia dinyatakan normal beberapa waktu lalu, Nyonya Anastasia mengalami drop. Setelah kami periksa, ternyata Nyonya Anastasia mengalami pneumonia atau yang kita kenal dengan peradangan paru-paru. Penyebab pneumonia ini adalah Infeksi yang menimbulkan peradangan pada kantung udara di salah satu atau kedua paru-paru, yang dapat berisi cairan. Pada pneumonia, kantung udara bisa berisi cairan atau nanah." Jelas Dokter Peter.


Evelyn terhenyak mendengar tuturan Dokter. Kenapa lagi ini. Batinnya bertanya-tanya. Tadinya Evelyn mengira bahwa Mommy sudah sehat, namun nyatanya Mommy memiliki penyakit yang baru muncul.


TBC ☘️☘️☘️

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN VOTENYA YAAA 😀😀


__ADS_2