Balas Dendam Tuan Muda

Balas Dendam Tuan Muda
Part 60


__ADS_3

Pagi ini, lagi-lagi Aaron memaksa untuk mengantar Evelyn ke kampusnya. Seperti hari-hari sebelumnya, keheningan selalu meliputi mereka di sepanjang perjalanan.


Mobil yang mereka tumpangi sampai di kampus. Evelyn pamit dan turun dari mobil.


"Tunggu!"


Panggilan penuh perintah menggagalkan Evelyn yang hendak keluar dari mobil.


"Ya Tuan. Ada apa?" Tanya Evelyn.


Aaron menatap Evelyn tajam, "Bisakah kali ini kau menuruti perintahku?"


"Ya Tuan?" Evelyn kebingungan akan ucapan Aaron.


"Pria itu, bisakah kau menjauhinya?" Ucap Aaron penuh penekanan.


Evelyn yang tidak pernah memiliki keberanian untuk membantah menganggukkan kepalanya, "Baik Tuan, sebisa mungkin aku akan menjauhinya."

__ADS_1


Setelah mendengar jawaban Evelyn, Aaron kembali pada wajah datarnya sembari bergumam. "Turunlah." Ucapnya menatap lurus ke depan.


Evelyn hanya bisa menghela nafasnya menghadapi semua perintah Aaron. Dirinya yang begitu lemah selalu terkekang akan jeratan kekejaman suaminya.


Aaron menyuruh supir menjalankan mobil setelah memastikan Evelyn masuk ke lingkungan kampus. Sebelumnya, dia sudah memerintah beberapa pengawalnya untuk berjaga di sekitar Evelyn.


Bukan karena takut Evelyn akan melarikan diri darinya, karena bagaimanapun itu tidak akan pernah terjadi. Semua kelemahan Evelyn ada pada dirinya, dan sekali gadis itu salah melangkah, maka kedua orangtuanya akan menjadi taruhannya.


Sekarang yang Aaron takutkan adalah keselamatan istrinya itu. Sebuah kesalahan memang, saat beberapa kali Aaron menampakkan Evelyn di hadapan publik. Hal itu memicu musuh-musuh bisnisnya terpancing untuk menumbalkan Evelyn.


Sekarang kepedulian Aaron pada Evelyn semakin bertambah, entah apa penyebabnya. Dan Aaron tidak ingin, Evelyn celaka seperti nasib kedua orangtuanya dan Zen dulu.


Aaron tentu mengenal Myke dengan baik, segala baik buruk sifat Myke, Aaron mengetahuinya. Meskipun Myke tidak pernah bersingungan dengannya dalam dunia bisnis, tapi tetap saja Aaron tidak ingin lengah. Bisa saja pria itu adalah komplotan musuhnya yang belum diketahuinya.


Maka untuk itu, Aaron perlu kewaspadaan yang tinggi, terhadap Evelyn maupun Chlarent dan Paman Sam.


***

__ADS_1


Kelas Evelyn selesai pukul dua belas tepat. Evelyn segera berjalan menuju parkiran, di sana sudah ada mobil Aaron. Tadi saat kelas berlangsung, Aaron mengirim pesan padanya, agar langsung ke parkiran.


Awalnya Evelyn bingung melihat nomor baru itu, tapi setelah melihat isi pesan penuh perintah itu, Evelyn langsung tau sendiri siapa pengirim pesan itu.


Evelyn heran, karena di mobil ternyata hanya supir saja. Dimana Aaron, pikirnya.


Supir yang melihat kebingungan Evelyn menyahut, "Saat ini Tuan Aaron sedang ada rapat penting. Tuan Aaron akan menyusul nanti ke rumah sakit Nona."


Evelyn mengangguk mengerti menanggapi ucapan supir itu. Mobil mulai melaju dan saat itu Evelyn teringat sesuatu.


Evelyn mengambil ponsel dari tasnya, membuka lalu mengetikkan angka. Evelyn akan menghubungi Paman Gerry.


Sudah lama dia tidak mengabari Paman Gerry. Begitu banyak peristiwa yang menimpa dirinya, hingga lupa mengabari tangan kanan Daddy-nya itu. Selain itu, Evelyn juga belum mendengar kabar Daddy Alex. Sudah dua bulan lebih, rindu dalam hati gadis itu sudah menimbun.


Evelyn harus mencari cara untuk merayu Aaron agar mengizinkannya mengunjungi Daddy Alex.


TBC ☘️☘️☘️☘️

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN VOTENYA YAAA 😀


__ADS_2