
Hari ini Nadia, Ani, Dina, Putry dan Raka akan belajar bersama di rumah Raka Ardian. Nadia, Ani, Dina, Putry berkumpul dirumah Nadia karna sudah janjian dan Raka akan menjemput di rumah Nadia.
*Tttttiiiitttttt* bunyi klapson Mobil di halaman rumah Nadia.
"Kayak nya itu Raka, yuk kita kedepan!" Nadia dan sahabat sahabat nya bersiap kedepan dan pamitan dengan mamah Ros, sembari memberi salam.
Raka keluar dari mobil nya berdiri di depan pintu mobil, melihat sang pujaan hati keluar dan menuju kearah nya Raka tersenyum manis.
"Waaahhh Raka elo ganteng banget hari ini, apa mungkin karna elo jemput kita kita pakai mobil mewah elo nih maka nya elo keliatan ganteng" seloroh Ani dengan gaya tengil nya sembari ketawa, yang hanya di balas Raka dengan senyuman dan dapat toyoran di kepala oleh para sahabat sahabat nya.
Raka membuka kan pintu mobil di kursi penumpang sebelah pengemudi buat Nadia.
"Makasih ka" ujar Nadia di balas Raka dengan senyuman, setelah itu Raka kembali membuka pintu ke kursi pengemudi untuk dia, Putry, Ani dan Dina duduk di kursi penumpang di belakang.
Setelah memakan waktu 30 di perjalanan, akhir nya mobil mewah yang Raka kemudikan sudah sampai. Raka membunyikan klapson mobil nya dan tidak lama petugas keamanan rumah Raka datang membuka kan pintu pagar yang tinggi.
Nadia dan sahabat sahabat nya takjub melihat rumah Raka, bisa disebut mension karna begitu mewah.
"Waaahh Raka,, gak nyangka elo anak orang kaya, selama ini gua kira elo yaa emang keliatan sih kaya, tapi gak nyangka elo sekaya ini" Dina masih dengn takjub nya, mata nya melihat lihat keadaan halaman depan rumah Raka, yang ada taman bunga nya.
"Apa sih Din, gua itu gak kaya keless, yang kaya itu bokap nyokap gua, kan mereka tuh yang pada kerja dan menghasil kan pundi pundi uang, sampai sampai gua tuh jarang banget ketemu mereka, karna di tinggal keluar kota terus."
Mobil sudah sampai di depan rumah Raka, Raka keluar, ia berlari kecil membuka kan pintu mobil di kursi penumpang sebelah pengemudi yang di ikuti Dina, Putry, Ani yang juga keluar dari kursi penumpang di belakang.
"Silahkan keluar Nona Nadia Ardian yang cantik!" Raka terkekeh meliat pipi Nadia yang memerah karna merasakan malu dan senang di perlakukan seperti itu.
"Terimaksih" balas Nadia.
"Hiiiddihhh elo elo ya pada mau belajar apa pacaran sih, kita kita di kacangin" Ledek Dina
"Ya udah ayo kita masuk!" Ajak Raka berjalan menuju pintu di ikuti para para gadis cantik itu.
Sekali lagi para gadis gadis cantik itu di bikin takjub dengan keadaan di dalam rumah Raka yang begitu mewah.
Di gazebo yang terbuat dari kayu jati, di dekat kolam renang dan taman bunga bunga milik nya mama Raka, juga ada beberapa pohon yang menambah suasana keliatan asri dan udara sejuk yang ada dirumah Raka, disana mereka berkumpul untuk belajar bersama, membahas pelajaran yang mana mereka kurang mengerti.
"Ini tuan muda minuman dan kuenya" Bi Inem datang membawa kan minuman dan beberapa kue untuk mereka.
"Ya Bi, taroh aja di situ, makasih Bi" jawab Raka ramah.
"Sama - sama tuan muda" Bi inem pamit.
Mereka pun merasa mulai capek dan lapar, setelah beberapa berdebat membahas pelajaran.
__ADS_1
"Guys capek,lapar lagi" keluh Dina
"Ya udah kita makan dulu, biar gua minta Bi Inem masak dulu ya, kalian makan dulu tuh kue kue yang ada selagi menunggu masakan Bi Inem" Raka berdiri mau menuju ke Bi Inem.
"kenapa gak Nadia aja yang masak, masakan Nadia kan enak, udah lama nih gue gak ngerasain masakan loe" kata Putry.
"Iya, setuju banget, masakan Nadia itu enak bangeeettt Ka, ya udah cepatan Nad masak, gua kangen sama masakan elo" ujar Ani.
"ck, dasar sahabat gak ada ahlak" cibir Nadia.
"ya udah bentar gua masak dulu, Raka dapur nya dimana ?" tambah Nadia lagi bertanya pada Raka.
"Oh ya.. Yuk sini ikut aku, aku antar kedapur!"
"Kalian tunggu disini ya!" pinta Raka
"Ya udah sana kalian masak, kita kita nunggu, enak juga kan sambil baringan disini, suasana dan udara nya enak" Dina
Raka dan Nadia berjalan menuju dapur rumah Raka. Sesudah sampai di dapur Nadia kagum melihat dapur yang begitu bersih dan peralatan masak mesak yang sangat lengkap.
"Sayang coba kamu buka kulkas deh!"
"Ihsss apa apa an sih, gak usah lebay deh pake sayang sayang kaya anak alay " pipi Nadia langsung berubah merah merona mendengar panggilan sayang, padahal dalam hati Nadia, dia begitu senang di panggil Raka sayang.
Nadia membuka kulkas, didalam nya begitu lengkap dari ikan,ayam,daging,sayur menyayur , buah buahan dan lain lain.
Disaat Nadia sedang mencuci sayur menyayur ia terperanjat di kagetkan karna ada tangan melingkar di perut nya bahkandapat Nadia rasakan hangat nya hembusan nafas Raka di leher Nadia membuat Nadia merasakan sensasi yang aneh dalam tubuh nya.
Seketika Nadia tegang, ia merasa kan diri nya meremang, jantung nya yang berasa seperti mau keluar dari tempat nya disaat merasakan hembusan nafas Raka di lehernya
"sayang mau masak apa sih, mau aku bantu gak ? " tanya Raka, meletakkan kepala nya di pundak nya Nadia.
"Raka, lepas , kaget tau ih! " pinta Nadia merengek kesal.
"ssssstthh...! sayang jangan bergerak seperti itu, diam lah biar kan seperti ini sebentar yank!" mohon Raka.
"Geli tau ih, aku nanti jadi gak fokus masak nya!"
"Emang nya mau masak apa yang" tanya Raka lagi
"Capcay sama ayam.goreng aja lah, praktis ntar kalo kelamaan yang ada tu nanti mereka teriak kaya tarzan karna kelaparan" jelas Nadia
"Lepasin dulu ini Ka!" Pinta Nadia lagi.
__ADS_1
"Biarin seperti ini dulu, kan jarang banget kita berduaan" lirih Raka memohon pada Nadia. Nadia pun lanjut mencuci sayur sayur nya.
Nadia merasakan hembusan nafas Raka kekulitnya , tangan Raka yang membelai perut nya. Perlahan tapi pasti Raka men ci um, me ng ecup bahkan sedikit menggit kecil leher nya Nadia, membuat Nadia mengeluarkan de sah an dari bibir se xy nya tanpa Nadia sadari.
"Eemmppphhh" Nadia merasakan geli
Perlahan Raka memutar tubuh Nadia untuk menghadap ke Raka, perlahan Raka mendekat kan wajah nya ke Nadia. Dan akhir nya mereka berdua.
*CUP*
Raka men ci um bi bir Nadia, sebuah ci um an yang menuntut berubah menjadi ke cup an dan semakin menuntut hingga jadi lah Raka dan Nadia saling me lum at, semakin lama semakin dalam.
Nadia dan Raka semakin memperdalam tautan bi bir mereka dengan li dah saling bertemu menari nari, menjelajah satu sama lain, bahkan saat ini tangan Raka sudah masuk kedalam baju kaos Nadia.
Tangan Raka menjelajahi isi dalam kaos Nadia, tangan nya mem be lai halus perut rata Nadia kemudian berpindah kebagian dua gunung kembar milik Nadia.
Raka me re mas pelan kedua gunung sintal milik Nadia dan memainkan puncak gunung kembar milik Nadia yang berwarna pink.
"Aaggghhhh Raka" de sah Nadia.
Raka berhenti sejenak dari aktifitas nya , di tatap nya mata Nadia, begitu juga Nadia menatap mata Raka.
"Ikut aku yuk yank!" Raka menarik lembut tangan Nadia.
"Kan aku masak Ka, kasian mereka udah pada lapar" jelas Nadia pada Raka.
"Tenang, biar Bi Inem.yang masak, kamu ikut aku bentar, ntar aku minta sama Bi Inem kalo sudah masak panggil kita dulu" jelas Raka.
Kebetulan Bi Inem berjalan kedapur. "Lah kenapa tuan muda dan non ada disini?" tana Bi Inem.
"Bi tolong ya buatin makan buat aku dan teman- teman ku, Bi Inem tolong lanjutin ini ya! " pinta Raka, Bi Inem menganggukan kepala, Raka berjalan menarik lembut tangan Nadia, Nadia berjalan mengikuti Raka
Raka dan Nadia sudah sampai di sebuah pintu, Raka membuka kan pintu dan mempersilah kan Nadia untuk masuk.
Nadia masuk, ternyata mereka ada di sebuah kamar. Yang sudah pasti kamar nya Raka, karna Nadia melihat ada foto nya Raka dan pernak pernik seperti miniatur motor dll.
"Ka ngapain kita kesini ?" Tanya Nadia bingung.
Raka berjalan menuju Nadia, perlahan dia me lu mat kembali bi bir Nadia dengan lembut, Raka seperti nya tidak bisa menahan diri nya lagi saat ini, sekali lagi Nadia terbuai dengan perlakuan Raka, ia pun membalas me lu mat bi bir Raka.
Raka berjalan membawa Nadia mengarahkan ketempat tidur nya tanpa melepaskan tautau bi bir mereka, perlaham Raka membaring kan Nadia di tempat tidur nya. Kini keadaan nya Nadia di bawah dan Raka di bawah.
bersambung
__ADS_1
Sampai sini dulu ya, author nya sudah mulai capek dan ngantuk, di lanjut besok lagi 😁🙏 maklum.lah di dunia nyata.author juga ada kesibukan hhhhee
Jangan.lupa kasih LIKE,VOTE,KOMEN nya ya guys,, biar tambah semangat author nya