
ππ untuk bocil dan tidak punya pasangan di skip aja yaa ππ
β οΈβ οΈ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornyaπ₯°π₯°π
****πππ****
Setelah bicara dengan kaka, kaka ipar dan tiga sahabat nya serta mendapatkan masukan akhir nya Nadia merasa lebih tenang, dada nya yang tadi sesak lebih longgar, kini Nadia sudah siap dengan keputusan.
"tapi lo sudah benar benar yakin Nad dengan keputusan lo ini, gua hanya mastiin aja apa lo sudah bemar benar yakin?" kata Ani pada Nadia.
"ya Ani gua sudah yakin dengan keputusan gua" kata Nadia mantap.
****
Hari ini Meli membuat janji bertemu dengan seseorang disebuah restro mewah, Meli juga membawa Aurelia juga baby sister nya namun dengan meja yang berbeda dengan Meli.
"halo sayang" sapa laki laki itu dengan senyuman menghias di bibir nya.
"kenapa lama sekali sih?" tanya Meli ketus.
"maaf sayang tadi jalanan macet" jawab laki laki itu santai. "makasih sudah menepati janji kamu sayang" tambah laki laki itu.
"tanda tangani surat itu dan ini cek untuk kamu , setelah ini kamu jangan pernah ganggu aku sama Aurelia lagi" kata Meli tanpa basa basi ia memberikan sebuah kertas pada laki laki itu.
Laki laki itu terdiam sejenak, ia menarik nafasnya dan menghembuskan nya pelan. "santai sayang aku pasti akan tanda tangani surat itu, aku hanya ingin melihat Aurelia ku sebentar" tanya laki laki itu dengan tatapan yang sulit di artikan.
Laki laki itu mendekati kemeja dimana babysister dan juga Aurelia, ia menggendong Aurelia ntah perasaan apa yang ia rasakan saat ini yang ia rasa hatinnya menghangat melihat bayi cantik di gendong nya.
"hallo sayang kamu cantik sekali , tumbuh lah jadi wanita yang baik hati, tangguh, cerdas ya sayang" kata laki laki itu bicara pada Aurelia kemudian meletahkan Aurelia kembali kemudian berjalan menuju Meli lagi.
Laki laki itu menanda tangani surat perjanjian itu. "sayang apa kamu tidak merindukan aku?" tanya nya lembut dengan tangan kanan menggenggam tangan Meli tangan kirinnya mengelus lembut batang paha Meli.
"kita bisa melaku kan ini untuk terakhirkali nya sayang?" kata laki laki itu.
__ADS_1
Singkat cerita Meli dan laki laki yang bernama Dino yang tidak lain lain adalah orang yang bicara di telpon dengan Meli beberapa hari lalu, kini mereka berdua sudah berada disebuah kamar mewah apartemen milik laki laki itu, sedangkan Aurelia dan baby sister berada dikediaman mewah Meli menunggu Meli nanti menjemput nya seolah olah ia memanh habis jalam jalan bersama anak jugs baby sister agar tidak menimbulkan kecuriga, tanpa Meli sadari orang orang suruhan Raka selalu memantau setiap gerak gerik nya memoto nya dari jauh mengerimkan nya pada Raka.
"sayang aku sangat merindukan kamu" kata Dino dengan men ci um serta men ji lat leher Meli.
"aku tau kamu juga membutuhkan ini hhhmmm yang tidak kamu dapatkan dari suami kamu itu" kata Dino me re mas gunung kembar milik Meli.
Meli yang jengah mendengar omongan Dino menurut nya terlalu banyak bicara, Meli membalikan badan nya kearah Dino kini posisi mereka saling berhadapan, Meli langsung men ci um rakus bi bir Dino tangannya me re mas re mas benda pusaka milik Dino yang sudah tegang.
"jangan terlalu banyak bicara Dinnhhhhhh, lalukan lah karna akuuuhhhhhh ahhhhhh tidaakkkkhhh punyyaa banyak waktu aggghhhh" Meli berkata di sela de sabhan nya karena saat ini dua jari tangan Dino masuk kedalam lobang kenikmatan mengaduk-aduk lobang nya itu.
Dino semakin bersemengat dirinya sudah di kuasai naf su gai rah, Dino dengan rakus me ngis ap gunung kembar Meli dan semakin mempercepat tarian jari nya di dalam lobang goa kenikmatan Meli.
"aagggggghhhhh,,, Diinnnoohhhh,,,aaaggghhhhh,,,,"
"yeeesss babyy,,, kamu menyukai nya sayang?" tanya Dino yang semakin menggerakan cepat jari nya, bunyi berdecik akibat lobang kenikmatan Meli yang sudah basah terdengar indah di telinga Dino.
"uuuggghhhh,, Diinnooo,,, uuhhhhh,,yahhh Dinnn lebih cepatt,," Meli me re mas rambut Dino saat laki laki itu bermain di gunung kembar nya.
"ssssssshhhhttt....aaaagghhhh,,, yeaahhhh Dinn gigit yang kencang dinnn,, is ap kuat Dinnn,, puaskan aku hhhmmm" kata Meli meminta Dino yang tengah bermain di gunung kembar nya itu.
"aaaakkkkhhhhh Diinnnnnn" pekik Meli saat ini jari dino bukan hanya menusuk lobang depan nya namun juga menekan menekan lobang belakang nya.
Dino mengganti posisi nya, ia menelentangkan badan nya meminta Meli berada atas nya dengan gaya 69, Meli langsung me ng is ap seperti me ng is ap lolipop kesukaan nya sedangkan Dino men ji la ti, menusuk nusuk lobang depan belakang Meli dengan jari jari nya .
Saling memberikan kenikmatan hingga mereka berdua sama sama mendapat pelepasan. "mmmmmmpppphhh" mulu Meli di penuhi dengan cairan yang keluar dari benda pusaka Dino begitu sebaliknya Dino men ji lat me ng is ap cairan yang keluar dari lobang goa kenikmatan Meli.
Setelah itu mereka melakukan penyatuan setalah enam puluh menit mereka melakukan penyatuaan akhir nya Meli dan Dino merasakan sama sama di puncak pelepas, Dino semakin mempercepat menghentakan benda pusaka ny lebih dalam.
"aaaggggggggghhhhhhhhhh" Meli dan Dino sama sama mendapatkan pelepasan, Dino melepaskan cairan nya kedalam tanpa pengaman.
Meli sempat protes tapi mau bagaimana lagi sudah terjadi, Meli pikir tidak mungkin kan ia hamil karena sekali melakukan nya itu, Meli pun akhir nya pulang tidak lupa sebelum itu ia memberikan selembar cek setelah Dino menanda tangani surat perjanjian setelah itu Meli menjemput Aurelia juga baby sister nya.
Meli meminta baby sister nya untuk tutup mulut tidak menceritakan pertemuan bersama Dino tanpa Meli sadari baby siter Aurelia juga orang suruhan Raka bahkan sebelum Dino bertemu Meli, Raka sudah berhasil menemukan Dino dan bertemu langsung dengan nya.
__ADS_1
Raka meminta Dino bersedia untuk jadi saksi dipersidangan perceraian nya semisalnya nanti Raka membutuhkan itu, awalnya Dino menolak namun karena sebuah ancaman akhir nya Dino bersedia, hati nya juga merasakan sesuatu yang aneh yang tidak bisa ia jelaskan saat ia tadi bertemu Aurelia.
*******
Di Apartemen Raka.
"ok, makasih info nya, tetap awasi terus wanita itu!" kata Raka dengan seseorang yang di telpon.
Raka tersenyum puas setelah sambungan telpon nya terputus. "kali ini aku tidak akan diam lagi" batin Raka.
*****
Dimansion Ardian...
Meli masuk kedalam mansion mewah mertua nya itu, saat kaki nya ingin melangkah menaiki tangga langkah kaki nya terhenti saat mendengar suara seseorang.
"dari mana kamu ?" tanya mommy Raka .
"ah mommy" kata Meli sedikit kaget. "maaf momm tadi Meli membawa Aurelia bertemu dengan grandma dan grandpa nya, mereka merindukan Aurelia mommy" kata Meli.
Mommy hanya mengangguk anggukan kepala nya. " mmmmm kalo gitu Meli kekamar dulu ya mom" kata Meli yang tidak ingin berlama lama berada disana.
Mommy tidak sengaja melihat tanda merah kecil di dekat belahan dada menantu nya itu, karena Meli saat ini mengguna dres yang belalahan dadanya terlihat terbuka memperlihatkan gunung kembar nya yang begitu menonjol seolah olah hampir melompat dari tempat nya karena begitu terbuka nya belahan dada dres Meli.
"dada kamu kenapa Mel merah merah gitu?" tanya mommy.
*deg*
Meli yang tadi sudah melangkah untuk naik keatas langsung menghentikan langkah nya.
~bersambung~
ππ hai terimakasih sudah membacaΒ dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nyaππ
__ADS_1
ππSALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHORππ
π I LOVE YOU ALL π