Beautiful Sin

Beautiful Sin
undangan buat Meli


__ADS_3

โš ๏ธโš ๏ธ tinggalin jejak nya ya guys setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š


โš ๏ธโš ๏ธ hai untuk sayang sayang nya author yang sudah baca Beatiful Sin dan sudah kasih LIKE, HADIAH, VOTE dan juga KOMEN untuk vitamin semangat author ngehalu ๐Ÿ˜† makasih banyak ya guys Love You all,,, meski author gak balas komen kalian tapi author baca semua komen komen kalian kadang author baca komen nya sampai senyum senyum sendiri.


๐Ÿ’™๐Ÿ’™๐Ÿ’™๐Ÿ’™


"iya udah ini anak gua, nama nya Aurelia Almashyra Ardian " kata Meli yang sengaja menyubutkan nama anaknya , ia tersenyum licik.


*Deg* jantung Nadia berdetak tak beraturan saat mendengar nama terakhir anak Meli. "Ardian mungkinkan...." batin Nadia.


"anak gue sama Raka Ardian" imbuh Meli lagi.


"what the f***!" batin Dina, Putry, Ani mendengar yang baru saja Meli katakan.


Seketika Dina, Putry, Dina syok mendengar apa yang Meli barusan katakan, mereka melihat kearah Nadia terlihat hanya diam dengan ekspresi yang tidak bisa dibaca oleh siapa pun.


Nadia memejamkan mata nya sebentar ia jangan sampai diri nya terpancing emosi, karena itu akan membuat dia kalah di hadapan Meli, Nadia tersenyum dalam hati nya. "ok lo main cantik gua pun juga bisa, jangan lo kira gua gak ngerti maksud lo apa?" batin Nadia .

__ADS_1


"wah selamat ya atas pernikahan lo sama Raka selamat juga atas kelahiran putri kalian, hai cantik" kata Nadia yang baru mengeluarkan suara nya, Nadia membelai pipi Aurelia anak nya Meli dengan sebuah senyuman, ntah lah apa maksud arti senyuman Nadia itu senyum bahagia atau sedih hanya Nadia dan author lah yang tau.


"oh ya ini ada undangan buat lo sama mommy, undangan pertunangan gua, semoga lo ntar bisa menyempatkan waktu untuk datang keacara pertungan gua sama calon suami gua" imbuh Nadia lagi dengan memberi dua undangan yang terlihat mewah dan elegan kepada Meli.


Meli menyambut undangan yang di beri Ani dengan senyuman yang lebar. "ok thanks ya atas undangan nya ntar gua sampaikan juga sama mommy mertua gua, kalo gitu selamat ya atas pertunangan lo semoga lancar sampai hari H nyaย  dan gua usahain ntarย  bisa datang keacara pertunangan lo sama suami gua Raka kalo Raka nya gak sibuk, maklum saat ini Raka sedang mengurus perusahaan mengganti daddy nya yang saat ini sedang sakit" kata Meli panjang lebar padahal gak ada yang nanya tu tentang Raka tapi Meli memang sengaja bicara seperti itu memanas manasi Nadia.


"wah anak ini tumben tutur kata nya benar biasa nya songong banget" batin Ani, Dina, Putry dalam hati mereka.


"ok guys kalo gitu gua pamit dulu mau nyari tempat" pamit Meli.


"ok, kami juga udah selesai makan" kata Ani yang sebenar nya ia sangat geram dengan Meli ingin rasa nya Ani tonjok tu mulut Meli namun di urungkan nya karena tidak ada alasan yang tepat untuk itu karena Meli datang hanya menyapa tidak membuat onar meski Ani tau Meli memang sengaja seperti itu buat manas manasi hati Nadia.


"anjrit yang benar saja itu tadi Meli gua gak percaya itu Meli, seorang Meli bisa ngomong dengan baik dan benar biasa nya kan itu anak songong" celetuk Dina.


"mungkin dengan bertambah nya umur sekaligus dia sudah jadi seorang ibu mungkin saja itu yang membuat Meli berubah" kata Putry.


"tapi gua lebih gak nyangka kalo tadi itu anak dia sama Raka,ย  yang benar saja Raka enak enak an nikah sedangkan sahabat kita..." Dina tidak jadi melanjutkan kata kata nya saat mendapat sikutan di perut nya dari Ani.

__ADS_1


"lo ini nya cerocos aja dari tadi, gua sumpal juga mulut lo itu sama rumput" kesal Ani dengan Dina.


"ba ng ke lo emang lo pikir gua kambing" umpat Dina.


Dina nyengir kuda " sorry Nad" kata nya merasa tidak enak dengan Nadia, mereka bertiga paham dengan situasi perasaan sahabat nya sekarang, namun Dina memang anak nya suka nyablak.


"apa sih gua gak kenapa napa, lagian bentar lagi kan gua juga mau tunangan sama Firman dan syukurlah kalo Meli menikah dengan orang yang ia kejar, santai aja gua udah tutup buku sama dia perasaan gua udah ilang gak ada lagi buat dia" Meski Nadia berkata seperti itu namun Dina, Putry, Ani tau apa yang di katakan Nadia berbeda dengan apa yang dia rasakan.


"tapi Nad itu artinya Raka sekarang udah pulang keIndo, kalo ntar Meli datang benaran dengan Raka apa lo siap?". tanya Ani.


"ya liat aja lah ntar, kan ada ka Firman juga di samping gua" jawab Nadia cuek.


"ya udah ayok kita jadi nonton gak nih?" tanya Nadia lagi, Nadia menyembunyikan perasaan nya saat ini tidak bisa ia jelaskan dengan kata kata , sesak didada ia rasakan ingin rasa nya Nadia menangis tapi Nadia yang pandai menyembunyikan perasaan nya ia tidak ingin para sahabat nya jadi ikutan sedih dan khawatir memikirkan diri nya lagi


~bersambung~


๐Ÿ’“๐Ÿ’“ hai terimakasih sudah membacaย  dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya๐Ÿ’“๐Ÿ’“

__ADS_1


๐Ÿ’“๐Ÿ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHUR๐Ÿ’“๐Ÿ’“


๐Ÿ’“ I LOVE YOU ALL ๐Ÿ’“


__ADS_2