
Satu bulan kemudian setelah hari pernikahannya Ian dar dr Raisa dan malam di mana dr Firman meungkapkan perasaan nya kepada Nadia, akhir nya Nadia memutuskan untuk bertemu dr Firman malam ini untuk memberi jawaban yang sudah di nanti nanti oleh dr Firman.
Malam hari nya Nadia di jemput dr Firman untuk makan malam di sebuah restoran yang mewah, Nadia suka dengan suasana resto nya yang romantis di iringi dengan music yang romantis juga jadi menambah kesan suasana romantis nya.
Nadia dan dr Firman duduk berbincang bincang kecil membahas tentang Nadia yang ingin masuk universitas sembari menunggu pesanan makanan mereka datang, tidak lama menunggu pelayan datang membawa kan menu makan yang di pesan, Nadia dan dr Firman makan dengan sesekali bercanda.
Setelah selesai makan, dr Firman beranjak dari duduk nya, dr Firman berpindah duduk disebelah Nadia, ia mengambil sebuah kotak.kecil di saku celana nya.
"Nadia apa kah kamu bersedia untuk membuka hati kamu untuk ku? meski kamu belum bisa mencintai aku, aku akan berusaha membuat kamu jatuh cinta kepada ku dan aku akan selalu sabar untuk itu, aku berharap kamu mau menerima lamaran ku ini dan belajar untuk membuka hati kamu untuk ku!" dr Firman berkata dengan sungguh, ia genggam tangan Nadia dan di tatap nya mata indah Nadia.
Nadia terdiam sejenak sebelum menjawab. Digenggam nya kembali tangan dr Firman yang menggenggam tangan nya. "Nadia akan mencoba membuka hati Nadia untuk kaka, semoga kaka tidak akan pernah membuat Nadia kecewa, ajari Nadia untuk mencintai kaka, meski saat ini Nadia selalu merasa nyaman bersama kaka dan bismillah Nadia terima lamaran kaka!" ucap Nadia dengan senyuman manis nya.
Dokter Firman merasa sangat bahagia, akhir nya kesabaran nya selama ini tidak sia sia, dr Firman langsung memasangkan cincin berlian yang sengaja di beli nya untuk Nadia di jari manis Nadia.
"wah alhamdulillah ternyata pas" ucap dr Firman.
"makasih ka cincin nya sangat bagus" kata Nadia.
Setelah memakai kan cincin ketangan Nadia, dr Firman berdiri dan langsung memeluk Nadia serta men ci um pucuk kepala Nadia beberapa kali karena begitu bahagia, sampai sampai lupa kalo lagi di tempat umum.
"makasih sayang, makasih banget sudah mau membuka hati kamu untuk ku dan menerima lamaran ini, aku janji aku akan selalu.berusaha untuk membuat kamu selalu bahagia, juga Nanda serta adik adik Nanda nanti" ucap dokter Firman setelah mengurai pelukan nya dengan Nadia.
"dan tidak akan ku biarkan mata indah ini mengeluarkan air mata setetes pun kecuali itu karena tangis bahagia. " ucap dr Firman dengan serius menatap Nadia namun dengan.tatapan yang penuh cinta dan akan keyakinan dengan yang ia ucapkan. Setelah itu dr Firman memeluk Nadia lagi.
__ADS_1
"kaka, ini di.tempat umum" ucap Nadia pelan, ia merasa malu berpelukan di tempat umum.
"maaf, karena terlalu bahagia, heee" ucap dr Firman.
ππππππ
Di lain tempat, Ian dan juga istri nya sedang menonton di kamar mereka, namun lebih tepat nya hanya dr Raisa lah yang menonton sedang kan Ian asik dengan istri nya itu, tangan nya sudah menjelajah kemana mana.
"sayang lagi seru ihhhhh ganggu aja" gerutu dr Raisa.
Namun Ian tidak perduli, ia tetap menjalankan aksi nya, tangan nya kini sudah masuk kedalam baju tidur yang di guna kan istri nya.
"ssssssstttt!" de sa han keluar dari mulut nya dr Raisa karena tangan suami nya itu me re mas re mas pelan gunung kembar nya itu.
Ian yang sudah tidak tahan lagi masa bodoh dengan film yang mereka tonton, Ian langsung menyerang istri nya dengan men ci um bi bir istri nya itu dengan panas, dr Raisa pun akhir nya ikut membalas ci um an suami nya itu karena ikut terbakar hawa na fsu.
Dari leher turun ke da da dan berhenti di gunung kembar nya dr Raisa, dengan rakus Ian me re mas sekaligus men ci ium, me ng is ap gunung kembar dan choco chps yang ada di gunung kembar sang istri.
"aaaaahhhhh sayannggggg" de sah dr Raisa lagi.
Mendengar de sa han sang istri Ian tambah semangat, kini wajah nya sudah berada di depan lobang goa milik dr Raisa, Ian memainkan li dah nya di sekitar lobang goa nya dr Raisa di mulai dengan pelan sampai li dah nya menari menari disana dengan liar.
"aaaahhhhhhh, aaaaahhhhh, aaahhhhh, saaayyyaaannnggg terus" rucau dr Raisa.
__ADS_1
Tidak.hanya li da Ian juga memasuk kan jari nya dari satu jari sampai dua jari, di keluar masuk kn jari nya mulai dari pelan sampai cepat di tambah tarian li dah nya.
"kamu suka sayang hhhmm?" tanya Ian dengan suara berat nya.
"aaaagghhhhhhh yyyaaaaaahh sayang aku suka"
Ian sungguh pintar membuat istri merasa terbang, dengan ganas nya Ian me ng is ap, mengggit kecil kismis yang ada di lobang goa Raisa.
"aaahhh saaayng aku mau keluar!" rucau Raisa, ia menggenggam sprai dengan erat.
"keluar kan lah sayang, aku menunggu!" kata Ian
"aaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhh" pekik dr Raisa, Ian tanpa rasa jijik me ng is ap cairan yang keluar dari lobang goa istri nya itu.
"mmmmm sangat nikmat, aku suka bau kamu sayang" kata Ian kemuadian Ian berdiri.
Dokter Raisa melihat Ian berdiri , ia langsung bangun dari tempat nya dan berjongkok di depan Ian.
"saayang kamu ngapain ?" Ian kaget melihat istri nya yang berjongkok.
bersambung
ππ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nyaππ
__ADS_1
ππSALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHURππ
π I LOVE YOU ALL π