
Selesai dengan tugas nya dr Firman memutuskan untuk kekamar nya mengajak Nadia makan siang karena memang sudah waktu nya jam istrahat.
Begitu masuk dr Firman tersenyum melihat Nadia tertidur nyenyak, dr Firman mendekati Nadia , di pandang nya wajah wanita pujaan hati nya itu, di singkirkan anak rambut yang menghalangi pandangannya memandang wajah cantik Nadia, dr Firman mendaratkan ke cu pan di kening dan bibir Nadia.
Nadia terusik dan terbangun dari tidur nya ketika ia merasakan bi bir nya seperti di is ap, dan benar saja saat Nadia membuka mata, dr Firman me nge cup bi bir nya, dr Firman yang tau Nadia sudah bangun tidak langsung melepas ke cu pan nya ia meneruskan ke cu pan nya, dr Firman melepaskan tautan bi bir nya saat Nadia mulai.kehabissan nafas.
"Sayang aku takut aku tidak bisa menahan diri , benar benar takut, kaya nya aku secepat nya akan membawa orang tua ku kerumah kamu untuk segera melamar kamu." kata dr Firman dengan suara parau menahan hasr*t.
Nadia bangun dan duduk bersandang di kepala ranjang. "Ka sebelum kita menikah apa kaka tetap membolehkan Nadia untuk melanjutkan kuliah?" Tanya Nadia.
"Ya tentu dong sayang, aku akan suport kamu sampai kamu mencapai semua cita cita kamu, tapi ingat keluarga harus no satu" kata dr Firman begitu lembut sembari mengusap pipi Nadia.
"Makasih ka" Nadia merasa senang, senyum lebar mengembang di bibir nya, kemudian ia reflek me nge cjp sekilas bi bir dr Firman.
"Mmmmmm kamu mulai nakal ya" dr Firman menggelitik perut Nadia.
Setelah merasa puas dr Firman berhenti menggelitiki Nadia, ia mengajak Nadia untuk makan siang.
"Sayang ayo makan, hari ini gak apa apa kan kamu temanin aku, tadi aku udah telpon mamah sama papah minta izin culik kamu hari ini" kata dr Firman memeluk Nadia dari belakang.
"Hhhhmmm iya ka." jawab Nadia.
Nadia dan Firman makan siang berdua di kantin rumah sakit, banyak pasang mata yang memperhatikam dr Firman dan Nadia, ya wajar saja dr Firman kan idola nya dokter dan suster wanita di rumah sakit sana.
"Sayang aku mau setiap jam makan siang makan nya masakan dari kamu" kata dr Firman di sela kegiatan makan siang mereka.
"Kaka mau Nadia anterin makan siang?" tanya Nadia.
"Mau banget malah, biar istrahat makan nya sama kamu" jawab dr Firman.
"Ok kalo gitu mulai besok Nadia anterin makan setiap jam istirahat"
__ADS_1
"Makasih sayang" dr Firman menggenggam tangan Nadia.
"Sama sama" jawab Nadia.
"Boleh gabung gak nih ?" dr Raisa yang tadi rencana nya mau makan sendiri, melihat drFirman dan Nadia ada jadi senang karena ia gak jadi makan sendirian.
"Haii kaka, sini ka gabung sama kita" jawab Nadia senang.
Kebetulan dr Chika juga ada disana, ia melihat Nadia, dr Firman dan Raisa makan bersama berniat juga untuk bergabung.
"Haii boleh ikut gabung juga?" tanya dr Chika kepada tiga orang di hadapan nya.
"Boleh dok silahkan" jawab Nadia.
Dokter Chika duduk di samping dr Firman karena kebetulan hanya kursi itu yang kosong, karna Nadia duduk disebrang dr Firman dan di samping Nadia ada dr Raisa.
"Ok makasih" kata dr Chika.
"Kamu kenal sama dr Chika Nad?" tanya dr Raisa.
"Emang kamu dari kampus belum pulang?" tanya dr Raisa lagi.
"Belum, tadi di temanin ka Firman daftar nya, selesai urusan di kampus di ajak ka Firman kerumah sakit buat nemanin lebih tepat nya nungguin dia kerja" jawab Nadia terkekeh.
"Ck, dasar bucin, ah gua tau lo kemakan omongan Ian, dasar suami gua itu manusia terjail sedunia" kata dr Raisa tertawa.
"Berarti Nanda sekarang dijagain oma nya dong dirumah?" tsnya dr Raisa, dr Chika hanya menyimak pembicaraan dr Raisa dari tadi.
"Mmmm iya ka" jawab Nadia.
"Gua udah izin kok buat nyulik Nadia hari ini seharian" jelas dr Firman.
__ADS_1
"Emang ada kalo nyulik minta izin?" tanya dr Raisa.
"Ada , gua penculiknya" jawab dr Firman ketawa.
"Ya arti nya Nanda dijagain oma nya seharian, mesti lo bayar mahal mertua gua karena lo buat jagain anak lo" canda dr Raisa.
"Beres itu " jawab dr Firman , kemudian mereka melsnjutkan makan.
Dokter chika sangat kaget mendengar omongan dr Raisa. "Maksud nya jagain anak lo, apa mereka sudah mempunyai anak sebelum nikah? Terus mertua apa hubungan nya Raisa sama Firman dan wanita ini?" dr Chika sibuk dengan pikiran nya sendiri.
Dr Chika tidak sengaja menyenggol minuman dan tumpah ke baju dr Firman, dr Chika kaget ia tidak sengaja, namun sedetik kemudian ia tersenyum dalam hati nya.
"Oh maaf Fir, sini biar gua bersihin!" dr Chika berpura pura panik dan tidak enak hati, ia mengambil tisu begitu saja dan langsung membercihkan tumpahan sirup yang kebetulan tertumpah di area sekita celana yang menutupi anaconda nya dr Firman, ia langsung ngelap saja di area terlarang itu dengan tisu, dr Chika sengaja menyentuh anaconda dr Firman dan berpura pura ia tidak menyadari itu.
"Chik gak usah gak apa apa kok, gua bisa ganti nanti diruangan gus !" kata dr Firman refleks langsung berdiri, dr Firman ,chika dan Raisa berbica formal disaat jam kerja di rumah sakit saja.
"Ah benaran maaf ya Fir, gua gak sengaja." kata dr Chika.
"Cih, kaya nya menurut penglihatan dari kacamata kaka ada bibit bibit calon pelakor de" bisik dr Raisa ke Nadia, Nadia hanya ketawa menanggapi omongan kaka ipar nya itu.
"Ya udah kita lanjut lagi makan nya" ujar dr Firman.
"Lo mikirin apa sih Chik jadi ngelamun kaya gitu?" tanya dr Raisa.
"Mmmm.gak ada apa apa" jawab dr Raisa.
Setelah selesai makan siang, mereka membubar kan diri masing masing, dr Firman dan Nadia kembali keruangan dr Firman , dr Firman juga ingin mengganti pakaian nya yang kotor kena tumpahan minuman dr Chika.
bersambung
💓💓 hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, HADIAH, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya💓💓
__ADS_1
💓💓SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHUR💓💓
💓 I LOVE YOU ALL 💓