Beautiful Sin

Beautiful Sin
dr Firman mengutarakan perasaan nya


__ADS_3

"ada apa Nad?" tanya dr Firman mendatangi Nadia karena dari tadi dr Firman melihat Nadia seperti kerepotan, karena oma sama opa nya lagi sibuk juga dengan tamu undangan. Dr Firman mah emang juara nya lelaki yang begitu peka😁


"ini ka Nanda rewel banget" kata Nadia yang masih berusaha menenangkan putra semata wayang nya itu.


"mungkin Nanda kepanasan karena disini begitu banyak tamu undangan juga bukan tempat yang terbuka" kata dr Firman


"iya ya ka, mungkin Nanda gerah ya"


"apa mau istirahat biar kaka anterin duluan, gak apa apa juga Ian dan yang lain nya pasti ngerti kok" kata dr Firman


"tapi.kan gak enak ka kalo pulang duluan" kata Nadia.


"tapi.kan kasian Nanda nya" kata dr Firman, padahal sih dr Firman juga modus nih biar bisa ngomong berduaan sama mama nya NandaπŸ˜„ eits bertiga ye sama Nanda, tapi Nanda hanya jadi pendengar yang belum tentu juga Nanda mengerti apa yang di bicarakan orang dewasa itu.


"ya udah Nadia bilang sekalian izin sama mamah,papah, ka Ian dan Caca dulu" kata Nadia berlalu dari hadapan dr Firman.


Dokter Firman mengangguk, didalam hatinya bersorak senang, "akhir nya ada kesempatan untuk bicara serius dengan Nadia" ucap dr Firman dalam hati.


πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™.

__ADS_1


Singkat cerita dr Firman, Nadia dan Nanda anak nya Nadia sudah berada dirumah nya orang tua Nadia, Nadia yang selesai menidurkan Nanda keluar dari kamar berjalan menghampiri dr Firman tidak lupa juga ia sebelum menghampiri dr Firman ia kedapur dulu membuat kan minum dan membawa nya kedr Firman.


"Maaf sudah membuat kaka jadi repot, silahkan di minum ka" kata Nadia tersenyum manis meletakan minuman yang di bawa ny di meja.


"Makasih sayang" goda dr Firman dan meminum minuman yang di bawa Nadia.


"Nad, ada yang mau kaka omongin sama kamu" kata dr Firman dengan wajah serius nya.


"Ya ka ada apa?" Tanya Nadia.


Dokter Firman menggenggam tangan Nadia. "Nadia izinkan aku masuk kehatimu dan kehidupan mu, apa kah kamu tidak merasakan sedikitpun ketulusan dari ku, aku bersedia papah sambung Nanda, aku sudah menganggap Nanda seperti anak ku sendiri bahkan kalo kita sudah menikah dan mempunyai anak aku tidak akan membeda bedakan mereka, biar lah Nanda tau nya aku adalah papah kandung nya, apakah kamu tidak.berpikir suatu saat nanti Nanda pasti akan bertanya siapa papah nya dan bagaimana nanti kalo Nanda di bully oleh teman teman nya" ucap dr Firma panjang lebar.


Nadia diam sejenak, ia memikir kan kata kata dr Firman tentang tumbuh kembang Nanda tanpa orang tua yang lengkap.


Dalam hati Nadia sesungguh nya selama ini ia merasakan perasaan nyaman saat bersama dr Firman, namun hanya perasaan nyaman bukan cinta, ia takut kalo ia menerima dr Firman dan bersama dr Firman namun ia tidak bisa mencintai dr Firman karna dilubuk hati nya ia masih sangat mencintai serta juga sangat membenci Raka.


Saat ini Nadia merasakan kepala nya mumet ia tidak.bisa berpekir jernih dan mengambil keputusan ini dengan asal.


"Kaka bisa kah Nadia minta waktu untuk semua ini?" Tanya Nadia.

__ADS_1


Dr Firman terlihat kecewa ia menghembuskan nafas nya berat , namun ia tidak ingin memaksa Nadia ia ingin memberi Nadia waktu.


"Ok lah kalo begitu, tapi jangan lama lama ya" kata dr Firman sambil mengerlingkan mata nya.


"Iya ka, makasih atas semua nya yang sudah kaka laku kan untuk aku dan semua nya" kata Nadia dengan mata berkaca kaca, dr Firman yang melihat wanita yang di cintai itu ingin menangis segera ia memuluk Nadia.


"Sama sama sayang, jangan menangis karna aku tidak suka melihat wanita yang aku cintai menangis, aku hanya ingin melihat senyuman di bibir kamu sayang" kata dr Firman dan reflek ia men ci um mata Nadia kiri kanan bergantian, kemuadian men ci um bi bir Nadia, Nadia yang mendapat serangan tiba tiba seperti reflek membelalak kan mata nya namun juga tidak melawan karna kaget, dr Firman yang merasa Nadia hanya diam memberanikan diri, dari hanya ci um an berubah jadi ke cu pan, lama kelama an berubah jadi lu ma tan.


Nadia membuka mulut nya karena bi bir bawah nya digigit pelan dr Firman, dr Firman langsung menjelajah semua nya dengan lidah nya.


~bersambung~


Ayo tebak apa yang akan terjadi selanjutnya antara Nadia dan dokter Firman ??🀣🀣🀀🀀


Btw dokter ganteng udah manggil sayang sayang, dasar dokter Narsis bin Pd belum juga di beri jawaban + udah nyosor aja, apa kah akan berakhir dengan adegan panas atau malah dapar tabokan panas di pipi nya dr Firman 🀣🀣🀣


πŸ’“πŸ’“ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, HADIAH, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nyaπŸ’“πŸ’“


πŸ’“πŸ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHURπŸ’“πŸ’“

__ADS_1


πŸ’“ I LOVE YOU ALL πŸ’“


__ADS_2