Beautiful Sin

Beautiful Sin
bertanya untuk memastikan


__ADS_3

"ok sayang, jangan nakal ya" kata Raka mencuri satu kali lagi ci uman di pipi kanan Nadia.


"Rraakkkkaaaaa" teriak Nadia marah dengan pelan.


Raka melambai kan tangan nya dengan senyum pepsodent nya sebelum ia menutup pintu ruangan itu.


Dan semua adegan antara Nadia dan Raka tadi di lihat jelas oleh dr Firman,Ani, Dina, Putry, melihat itu dr Firman tangan nya mengepal ia memejamkan mata nya untuk meredam emosi dan cemburu nya, mau gimana pun dr Firman tetap merasa cemburu melihat wanita yang ia cintai di ci um laki laki terlebih orang itu Raka.


"oh my gosh..! emang gila ya tu anak suka banget jahilin Nadia, dasar bocah tengil" Dina bicara pelan pada Ani dan Putry agar tidak kedengaran dr Firman


Ani, Dina, Putry melirik kearah dr Firman, terlihat dr Firman memejamkan mata nya menghembuskan nafas nya dengan tangan yang terkepal, ketiga wanita itu mengerti mungkin saat ini dokter tampan itu sedang mencoba menahan emosi nya.


"emang itu anak gak nyadar atau gak tau sih kalk kita disini bisa liat merekaa?" gerutu Putry berbisik pada Dina dan Ani.


"si Raka bukan nya gak nyadar atau gak tau, tapi itu anak emang sengaja panas panasin dokter ganteng" kata Ani, Dina dan Putry meangguk yang arti nya mereka mengerti dan setuju dengan yang Ani kata kan.


"eeemmmmhhh .. ka dok!" kata Ani menyadarkan dr Firman dari lamunan nya.


Dr Firman menoleh sambil tersenyum manis pada Ani " ya Ani kenapa ?" tanya dr Firman.


"ka dok gak apa apa? " tanya Ani pada dr Firman.


"mmm.. maksud ku saat ini kaka ok, gak kenapa napa kaka tadi pasti liat Raka Naddia...." Ani merasa tak enak hati pada dr Firman karena meliat sepupu nya di ci um Raka, ia mengerti dr Firman saat ini mungkin cemburu maka nya dari itu Ani bingung merangkai kata agar tak menyinggung perasaan dr Firman, namun Ani belum selesai bicara untuk bertanya sudah di potong dr Firman.


"aku Ok, santai aja" jawab dr Firman, ia mengerti Ani bertanya kearah mana, dr Firman menjawab dengan tersenyum, senyuman yang sebenar nya di buat dr Firman untuk menutupi perasaan nya saat ini.


"ka dok gak cemburu ?" tanya Putry.


Dokter Firman terkekeh mendengar pertanyaan Putry. " Putry, Putry, ada ada aja kamu ini, mana mungkin aku gak cemburu liat tunangan ku di ci um sama cowo lain apa lagi orang itu Raka, aku juga manusia biasa bukan malaikat Put, cemburu ya jelas tapi tidak dengan kekerasan untuk meluapkan rasa cemburu ku" kata dr Firman.


"oh god, tapi aku yakin ka dok kaya nya malaikat berwujud manusia, karena ka dok udah tampan, punya hati super baik, pengertian, sabar pula dan seorang dokter muda yang sukses" kata Ani memuja dr Firman dengan berbinar binar.

__ADS_1


"ah pasti beruntung banget yah punya suami kayak ka dok , setiap hari merasa bahagia bangun tidur aja mata sudah dimanjakan dengan wajah tampan suami" tambah Ani lagi ngehalu.


Dina dan Putry kompak menoyor kepala Ani. "sadar woy sadar Markonah siang siang ngehalu aja lo" Kata Putry.


"lo beruntung dapat suami kayak ka dok, tapi musibah besar bagi suami lo ntar dapat istri kaya lo, hari hari nya pasti akan menderita" cibir Dina membuat Ani kesal mendengar nya, dr Firman terkekeh melihat absurd nya kelakuan tiga sahabat tunangan nya itu.


"sirik aja lo lo, lagian gak ada aturan tuh ya ngehayal itu dilarang atau disuruh bayar siapa tau dengan saat ini gua ngehayal para malaikat lagi lewat terus aminin hayalan gua mana tau ntar jadi kenyataan, awas aja kalo kalian ntar nangis iri dengan gua" cerocos Ani bicara menggebu gebu tanpa titik koma, dr Firman ketawa mendengar Ani bicara cepat tanpa titik koma.


"isshhh... terserah lo lah Maimunah" kata Dina.


"aku mau liat Nanda dulu, kalian disini dulu udah liat Nanda belum?" tanya dr Firman pada tiga wanita absurd yang ribut nya udah kayak pasar mending dr Firman ngeliat kondisi Nanda karena saat ini calon mertua nya tadi udah izin untuk pulang sebentar mengambil keperluan Nanda, Nadia dan calon mertua nya itu sendiri.


"belum gimana mau masuk dari tadi si Oma dan Nadia disana" jawab Dina.


"ya udah kalo gitu ntar kita gantian masuk kesana , aku kesana dulu kalian tunggu " kata dr Firman berjalan kearah kamar Nanda saat ini dirawat


***πŸ’™πŸ’™πŸ’™****


Di apartemen Raka..


Sambil menunggu anak kesayangan datang, rasa nya tak ada salah nya menurut momy untuk memasak buat makan ia dan Raka, sudah lama juga ia tidak memasak untuk anak kesayangan nya itu.


Setelah mommy melihat lihat isi dapur dan kulkas apartemen Raka, mommy Raka menggelengkan kepala nya melihat isi kulkas nya sangat tidak lengkap, mommy mengambil telur dan sosis maklum lah nama nya juga apartemen laki laki tidak beistri untung nya masih tersedia bumbu bumbu dapur.


Mommy memutuskan untuk memasak nasi goreng sederhana ala mommy, kurang lebih 25 akhirnya nasi goreng ala mommy suda masak, mommy membawa nasi goreng kemeja makan, saat mommy menata nasi goreng di atas meja makan suara pintu apartemen terbuka yang arti nya Raka anak nya datang.


Saat memasuki apartemen nya Raka langsung mencari keberadaan mommy nya yang ternyata berada di dapur. "mommy lagi ngapain?" tanya Raka pada mommy nya , Raka berjalan kearah mommy nya yang dilihat nya sedang menata makanan di meja makan, Raka langsung mencium kedua pipi mommy nya.


"mommy masakin kamu nasi goreng, kita makan dulu ayo duduk !" mommy mengajak Raka makan.


"wah pasti enak nih, udah lama banget Raka gak makan masakan mommy" kata Raka antusias.

__ADS_1


"ya udah ayo makan, isi kulkas kamu cuman ada telur sama sosis sisa nya air putih sama minuman soda, jadi mommy masakin nasi goreng buat kamu" jelas mommy Raka.


"hhhhee maklum lah momm kan apartemen cowo bujangan, tapi ini enak kok mom" kata Raka nyengir kuda menampakan deretan gigi putih nya, Raka dan mommy makan dengan nikmat sesekali Raka bicara pada mommy nya menanyakan kondisi daddy nya, setelah selesai makan kini Raka dan mommy nya sudah duduk di kursi diruang tamu.


"Ka kamu ngapain dirumah sakit, apa kamu sakit sayang?" tanya mommy pada Raka yang duduk di sebelah nya.


"No momm, Raka sehat! mommy kesini ada apa tumben gak nelpon Raka biasa nya juga nelpon Raka minta Raka pulang" tanya balik Raka pada Raka.


"dasar kamu ini mommy nanya malah kamu ikutan nanya, emang kenapa kalo mommy kesini gak boleh ? emang ya kamu anak durjana" kata mommy pura pura merajuk.


"ya boleh dong mommy ku yang cantik, baik hati dan pintar nabung pula, tapi ntar telpon Raka.dulu takut nya mommy kesini Raka lagi di luar!" kata Raka memeluk mommy nya.


"jangan ngambek nanti mommy tua loh kalo muka nya cemberut gitu" goda Raka yang dapat pukulan di lengan nya.


"emang udah tua kan, udah punya cucu yang arti nya mommy udah jadi grandma" kata mommy Raka kesal di goda anak nya itu.


"hehehehe beautiful grandma" kata Raka.


"terserah kamu lah emang nyata mommy kamu ini cantik" kata mommy narsis.


"ada hal penting yang ingin mommy bicarakan dengan kamu, makanya mommy kesini" kini mommy bicara denga mode serius.


"hal penting apa mom jadi sampai mommy kesini kenapa gak minta Raka aja yang kemansion?" tanya Raka.


"gak deh kalo di mansion, mommy mau nanya tapi maaf nih kalo pertanyaan mommy aneh atau terdengar jahat tapi ini harus mommy tanya kan kekamu dan ingin memastikan, anak yang di kandung Meli apa kamu yakin anak kamu?" tanya mommy pada Raka.


Raka merasa heran dan kaget kenapa tiba-tiba mommy nya bisa bertanya seperti itu dengan nya.


~bersambung~


πŸ’“πŸ’“ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nyaπŸ’“πŸ’“

__ADS_1


πŸ’“πŸ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHURπŸ’“πŸ’“


πŸ’“ I LOVE YOU ALL πŸ’“


__ADS_2