Beautiful Sin

Beautiful Sin
apa mungkin bayi itu anak ku


__ADS_3

⚠️⚠️ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornyaπŸ₯°πŸ₯°πŸ˜˜


****πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™*****


"hhiikkss....hhhhiiiksss... Nanda sayang hei nak kamu dengar mamah sayang?" Nadia menangis melihat anaknnya tidak bergerak Nadia sangat takut hal buruk menimpa anak nya.


*deg*


Lagi lagi Raka di kejutkan mendengar Nadia memanggil bayi itu anak dan memanggil diri nya mamah.


"maksud nya apa bayi ini anak Nadia, kenapa menyebut bayi ini anak dan dirinya mamah?" Raka bertanya tanya dalam hati, Raka butuh penjelasan tentang ini tapi Raka merasa bukan waktu yang tepat untuk bertanya membahas ini melihat kondisi Nadia yang saat ini histeris ketakutan bayi nya kenapa kenapa.


"mas bisa tolong lebih cepat bawa mobil nya, saya benar benar takut anak saya dan juga pengasuh nya kenapa kenapa" kata Nadia, Nadia sudah seperti orang gila dari tadi memanggil manggil nama anak nya bahkan ia sama sekali tidak mengenali Raka.


Raka hanya menjawab dengan mengangguk tidak bersuara ia takut Nadia mengenali nya kalo dirinya bersuara.


*****πŸ’™πŸ’™πŸ’™***


"tolong selamatkan mereka!" kata Nadia yang masih menangis menggiring ranjang yang membawa pengasuh nya dan juga anak nya Nanda ke UGD.

__ADS_1


"maaf anda tidak di perbolehkan masuk silahkan tunggu di luar!" salah satu suster memperingati Nadia yang ingin masuk keruangan itu dan meminta Nadia menunggu di kursi tunggu yang sudah tersedia.


"Nanda... kuat ya nak!" lirih Nadia saat seorang suster tadi menutup pintu ruangan dimana Nanda dan juga mbok di tangani dokter.


"hikkksss....hiikksss,.... ya allah selamatkan anak hamba Nanda dan juga mbok Ati" doa Nadia yang dari tadi tiada henti menangis.


"Nadia apa yang kamu sembunyikan dari ku, bayi itu anak siapa?" Raka bertanya tanya dalam hati, melihat wanita yang ia cintai menangis rapuh seperti itu ingin rasa nya Raka berada di samping Nadia, memeluk Nadia menenangkan Nadia memberi kekuatan untuk Nadia namun apa daya Raka hanya bisa memantau dengan jarak yang tidak terlalu jauh untuk bisa mendengar dan mengetahui semua nya, bagaimana pun Raka ingin tau kebenaran nya Raka penasaran dengan bayi itu, bayi siapa.


Nadia menunggu dengan gelisah, ia takut terjadi hal buruk dengan anak nya dan mbok Ati, Nadia sudah menghubungi keluarga nya kebetulan Nanda dan mbok Ati di bawa kerumah sakit milik de Firman tidak lama terlihat dr Firman berlari kearah Nadia yang menangis duduk di kursi tunggu dengan gelisah.


"sayang!" lirih dr Firman mengusap sayang kepala Nadia yang tertunduk menagis.


"brengs*k " umpat Raka mengepalkan tangan nya sangat kuat , ingin rasa nya Raka menghajar dr Firman namun sebisa nya Raka tahan karena berada dirumah sakit dan juga kondisi Nadia akal sehat nya masih bisa bekerja ia tidak ingin Nadia membenci nya hanya karena Raka emosi.


"sayang kamu yang tenang ya..!" dr Firman berkata lembut dengan Nadia yang masih menangis di pelukan nya.


"bagaimana aku bisa tenang sedangkan anak ku sedang berjuang di dalam sana, a-aku takut Nanda kenapa kenapa, aku yang mengandung nya selama sembilan bulan dan juga melahirkan nya aku gak kuat hidup tanpa Nanda, aku gak bakalan kuat ka..hhhiikkkss" Nadia berkata terbata bata karena menangis, Raka mendengar semua nya karena posisi nya berada tidak jauh dari Nadia yang tidak mengenal nya sama sekali membuat nya lebih mudah.


"hhhuuuussstt gak boleh gitu! mending kita berdoa untuk Nanda dan mbok Ati dari pada kamu berpikiran yang enggak nggak" kata dr Firman lembut, Nadia mengangguk menarik diri yang memeluk dr Firman dan kembali duduk seperti semula, kepala Nadia terasa pusing Nadia menundukan kepala nya dada nya terasa sangat sesak untuk bernapas menunggu kabar dari dokter, dalam hati nya Nadia tidak henti henti nya berdoa meminta kesalamatan Nanda dan juga mbok Ati.

__ADS_1


*deg* Raka mendengar itu mendengar semua ucapan yang barusan keluar dari mulut Nadia


sekali lagi Raka dibuat Nadia kaget dan syok mengetahui kenyataan nya, di pikiran Raka bertanya tanya Nadia hamil melahir kan bayi tadi anak nadia dengan siapa?


" apa bayi tadi anak Nadia dan laki laki itu?" monolog Raka dalam hati nya seketika Raka merasa emosi dan juga sakit hati bersamaan.


Namun rasa emosi dan sakit hati nya hilang saat hati nya kecil nya bertanya tanya"mungkin kah bayi laki laki itu anak ku dan Nadia karena dulu aku sering melakukan nya dengan Nadia dan selalu di dalam" monolog Raka dengan diri nya sendiri membuat jantung Raka berdetak terasa lebih kencang nafas nya terasa sesak.


Kini Raka sudah tidak bisa menahan diri nya lagi, Raka berjalan menuju kearah Nadia yang duduk dengan dr Firman , Nadia di kagetkan dengan tarikan seseorang di tangan nya membuat Nadia refleks menoleh untuk melihat siapa orang yang menarik tangan nya.


"Ra-Raka ka-ka-kamu kenapa bisa disini?" tanya Nadia berkata kata, Nadia benar benar di kagetkan dengan kehadiran Raka begitu juga dr Firman kaget dengan kehadiran Raka.


~bersambung~


πŸ’“πŸ’“ hai terimakasih sudah membacaΒ  dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nyaπŸ’“πŸ’“


πŸ’“πŸ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHURπŸ’“πŸ’“


πŸ’“ I LOVE YOU ALL πŸ’“

__ADS_1


__ADS_2