
β οΈβ οΈ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornyaπ₯°π₯°π
******πππππ*****
"sial an licik sekali ternyata Meli itu, mommy akan segera mengusir nya dari mansion kita" kata mommy Raka sangat marah.
"mommy tahan dulu jangan gegabah ini juga demi kesalamatan Nadia dan juga Nanda, kita tunggu sampai hasil tes dna nanti keluar baru Raka akan ajukan gugatan cerai ke Meli" kata Raka memberi penjelasan pada sang mommy.
"siapa Nanda ?" tanya mommy pada Raka penasaran siapa Nanda karena anak nya itu sudah dua kali menyebutkan nama Nanda.
Raka menarik nafas nya sejenak sebelum ia mengatakan dan menjelaskan siapa Nanda pada mommy nya, ntah seperti apa respon mommy nya nanti saat mommy nya tau kalo dirinya sudah memiliki anak dengan Nadia.
Mendengar penjelasan Raka tentang siapa Nanda tentu saja mommy pertama tama merasa kaget, ia tidak.menyangka dan sama sekali tidak mengetahui masalah ini padahal kemarin kemarin diri nya sempat bertemu dengan Nadia bahkan ia sempat ketemu Nadia saat Nadia hamil, ntah lah mommy jadi marah pada diri nya dan juga anak nya itu yang bisa bisa nya berbuat hal yang sama sekali tidak pernah ia sangka.
Mommy juga menyalahkan diri nya yang merasa gagal menjadi orang tua, ia menyalahkan diri nya yang memang sangat gagal jadi seorang ibu, ia sering meninggalkan Raka bepergian mengurus bisnis nya keluar kota bahkan keluar negeri hingga sampai terjadi seperti ini.
Mommy juga marah dengan Raka yang bisa bisa nya melakukan hal yang jelas di larang agama melakukan hubungan intim tanpa status pernikahan.
Raka mencerita kan semua nya pada mommy nya dari Nadia hamil mencari Raka kemansion dan kekantor nya bersama kaka nya Ian karena saat itu Nadia tidak bisa menguhubungi Raka karena Raka sudah pergi keluar negeri, Nadia di usir papah nya dari rumah saat tau kehamilan Nadia sampai Nadia melahirkan Nanda dan juga saat Raka tidak sengaja menolong Nanda dan Raka juga menceritakan tentang kondisi Nanda saat ini yang berada diruang PICU.
Perasaan mommy campur aduk rasa marah kecewa, sedih, jadi satu saat mendengarkan cerita dari Raka dan bisa di lihat Raka ekspresi wajah mommy nya yang berubah rubah saat mendengar semua yang ia ceritakan.
"ya allah cucuku, Raka tolong antarkan mommy, mommy mau lihat keadaan cucu mommy !" kata mommy sedikit terisak, ia terharu karena sekarang ia benar benar jadi grandma dari cucu kandung nya, bukan berarti diri nya tidak menyayangi Aurelia meski Aurelia bukan darah daging nya ia sudah menyayangi Aurelia seperti cucu kandung nya sendiri.
"sebaik nya tunggu nanti kalo Nanda sudah di pindah dari kamar picu kekamar rawat biasa, masalah nya yang di perbolehkan masuk kesana hanya maksimal dua orang, daddy juga kasian kan mommy tinggal lama" kata Raka memberi penjelasan, bukan nya ia tidak mau mengantar atau mempertemukan mommy dan Nanda tapi Raka pikir karena terbatas jumlah orang yang di perbolehkan masuk dan ia memikir kan daddy nya juga.
__ADS_1
"baiklah , sampaikan salam dan juga maaf mommy pada Nadia juga keluarga nya" kata mommy setuju dan Raka menganggukan kepala nya sebagai jawaban nya akan menyampaikan salam mommy nya.
"apa kamu balik lagi kerumah sakit? " tanya mommy.
"tentu mommy, Raka akan belajar jadi daddy yang baik buat Nanda dari ini, daddy yang akan selalu ada untuk anak nya dan Raka juga gak ingin dr sok ganteng itu menempel dengan Nadia" kata Raka.
"ck, tapi mommy liat seperti nya memang ganteng bukan sok ganteng, mungkin kalo mommy ini seumuran sama Nadia pasti tergoda melihat dokter satu itu" kata mommy nya tanpa dosa wajah Raka berubah masam ia tak terima dengan ucapan mommy nya.
"ganteng dari mana, ya tetap gantengan anak mu ini mommy, lagian kenapa dr itu ada di situ" kesal Raka ia tidak tau aja kalo itu rumah sakit milik orang tua dr Firman dan pasti nya akan di wariskan kedr Firman.
" jelaslah ia ada disana karena kan dia dokter jadi mungkin saja dia nya kerja dirumah sakit itu, yang aneh itu kalo dia bekerja sebagai dokter dokter tapi berada di salon wanita dengan gunting dan sisir di tangan nya atau ada di pasar jualan ikan mentah" kata mommy nya.
"mommy kenapa sih ? " kesal Raka.
"hahahhaa , ya sudah anak mommy yang terbaik, antar mommy kemansion dulu sebelum kerumah sakit" pinta mommy.
"makasih mom, Raka akan secepat nya kabarin mommy!" kata nya mencium pipi mommy nya.
Didalam perjalanan mengantar mommy kemansion , mommy bertanya pada Raka. "setelah kamu tau kamu memiliki anak dengan Nadia apa yang akan kamu lakukan?" tanya mommy pada Raka.
"Raka akan berjuang untuk cinta Raka kali ini dan juga Nanda gak peduli daddy seperti apa nanti yang jelas kali ini Raka gak akan mengulang kesalah Raka seperti dulu yang hanya pasrah Raka akan berjuang untuk bisa bersatu lagi dengan Nadia dan Nanda" kata Raka mantap tanpa keraguan dengan pandangan yang tetap memperhatikan jalan.
"Nadia sudah bertunangan dan sebentar lagi akan menikah" kata mommy nya mengingatkan anak nya status Nadia yang sudah jadi calon istri orang.
"itu tidak akan terjadi momm, karena Nadia hanya untuk Raka dan Raka yakin Nadia juga memiliki perasaan yang sama dengan Raka" kata Raka pada mommy nya.
__ADS_1
"Raka akan mengurus secepatnya perceraian Raka dengam Meli, setelah semua nya selesai Raka akan berusaha berjuang meski nanti Raka akan mendapatkan penolakan berkali kali dari Nadia, Raka tau ini tidak mudah, sesulit apapun Raka akan berusaha meyakinkan dan mengobati luka di hati Nadia yang sudah Raka buat dan Raka pastikan bisa kembali dan bersatu dengan Nadia dan Nanda" tambah nya lagi.
"percaya diri sekali kamu" kata mommy menggelengkan kepala nya, namun dalam hati mommy ia mendoakan yang terbaik untuk Raka dan kebahagiaan Raka.
******πππ******
Dirumah sakit
Nadia duduk di kursi disamping ranjang Nanda dan menatap anak nya yang masih memejamkan mata, Nadia tidak menyadari kedatangan calon suami nya itu karena sibuk dan larut dalam pikiran nya sendiri, ntah apa yang di pikirkan Nadia saat ini hanya Nadia dan author yang tau.π
Dr Firman berjalan mendekat ke Nadia yang sedang melamun. "sayang" sapa dr Firman yang terdengar lembut dan mesra dengan mengusap pucuk kepala Nadia.
Nadia yang asik melamun hingga tidak menyadari calon suami nya itu kaget seketika tersadarkan dari lamunan nya saat mendengar suara lembut nan hangat memanggil sayang serta belaian lembut di kepala nya.
"aaagghhhh kaka" kata Nadia yang sadar dari lamunan nya , menatap dr Firman dengan sedikit mendongakan sedikit kepala nya kerena posisi nya yang sedang duduk dan dr Firman berdiri.
Dr Firman tersenyum manis hangat ke Nadia, mengambil satu kursi yang tak jauh dari nya untuk duduk di samping Nadia. "kamu kenapa? mikirin apa hhmmmm ? apa ada sesuatu yang mengganggu pikiran kamu sampai sampai tidak menyadari calon suami nya ini masuk?" tanya dr Firman mencubit hidung Nadia, meski ia bisa menebak apa yang sedamg di pikirkan Nadia tapi dr Firman memilih untuk tidak membahas nya seolah ia tidak melihat Raka menci*m Nadia, dr Firman memilih tersemyum manis sembari bertanya.
"maaf ka, tadi Nadia lagi mikirin Nanda juga masih sedikit trauma dengan kejadian tadi karena benar benar takut hal buruk terjadi, sedih juga melihat kondisi Nanda seperti ini namun tetap bersyukur karena Nanda bisa bertahan dan melewati masa kritis nya" kata Nadia tersenyum pada dr Firman, apa yang di ucapkan Nadia tidak sepenuh nya berbohong karena selain memikirkan Raka ia juga memikirkan anak nya.
"its okey sayang, kamu jangan khawatir Nanda baik baik saja dan akan segera pindah dari ruangan ini" dr Firman memenggenggam tangan Nadia lembut menarik dan membawa Nadia kedalam pelukan nya.
~bersambung~
ππ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nyaππ
__ADS_1
ππSALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHORππ
π I LOVE YOU AL