Beautiful Sin

Beautiful Sin
bukan nya dia suami kamu


__ADS_3

⚠️⚠️ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornyaπŸ₯°πŸ₯°πŸ˜˜


πŸ’™πŸ’™πŸ’™


"awwwhhhhh sakit sekali kepala ku" rintih dr Chika yang baru bangun dan sadar dari mabok nya kemarin, ia mengarahkan pandangan yang ternyata ia berada di apartemen.


"whhhhaaattt baju ku, siapa yang ganti baju ku?" dr Chika panik, ia mengingat ingat kejadian semalam


"nooo waaayyy! apa mungkin cabe cabean itu yang mengganti baju ku ?" panik dr Chika, ia mencek kasur tidak ada berkas darah dan tubuh nya tidak ada apa apa.


" oh syukurlah" dr Chika merasa lega namun juga masih ada rasa takut, takut kalo ia malam tadi melakukan hal yang tidak tidak, meski dr Chika selalu berpenampilan sexy ia masih menjaga mahkota nya itu maka dari itu mantan nya Andreas dari dulu sangat penasaran dengan dr Chika. "tapi ya tetap kan cabe cabean itu liat badan ku ?" monolog dr Chika sendiri.


"aaaggghhhh memalukan sekali!" rutuk dr Chika dengan diri nya sendiri.


πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™


"wah emang calon istri ku ini paling the best, masakan yang kamu masak selalu enak sayang" kata dr Firman mengusap sayang pipi Nadia, saat ini Nadia dan dr Firman makan bersama.


Nadia dan dr Firman makan dengan perasaan senang bahagia, saat Nadia dan dr Firman makan siang hp nadia berbunyi.


"siapa sayang?" dr Firman bertanya setelah Nadia mematikan telpon nya.


"Ani.. kata nya mereka sekarang lagi di resto sama mommy Raka mereka minta Nadia kesana!" jelas Nadia.


Dr Firman tersenyum lembut dengan Nadia.


"ya udah gak pa-pa kalo kamu mau kesana mungkin ada yang mau di omongin penting." Dr Firman pikir mungkin ada hal yang penting dan dia juga ingin Nadia segera menyelesaikan masalah nya bersama Raka agar tidak selalu di bayangin sama Raka rumah tangga mereka nanti.

__ADS_1


"gak apa apa Nadia nemuin mommy Raka." tanya Nadia memastikan.


"iya gak pa-pa, tapi aku antar sayang" kata dr Firman lembut.


Nadia merasa tidak keberatan malah lebih baik nya dr Firman ikut supaya tidak ada salah paham. "ok ya udah ayo!" ajak Nadia karena memang mereka sudah selesai makan.


Nadia sudah sampai di restoran yang tadi sudah Ani kirim lokasi nya di antar sama dr Firman, dr Firman mengantar sampai kemeja dimana Ani dan yang lain menunggu.


"Nadia!". seru mommy saat melihat Nadia langsung memeluk Nadia, Nadia merasa mommy Raka menangis.


"mom-mommy kenapa?" tanya Nadia lembut.


"kita duduk dulu ya sayang!" mommy Raka berkata lembut dan sayang.


"siang tan!" sapa dr Firman sopan saat mata nya bertemu dengan mata mommy Raka.


"ya sayang gak pa-pa, Firman ayo duduk sekalian!" pinta mommy Raka pada dr Firman dengan lembut dan senyum.


"maaf tante tapi saya harus balik kerumah sakit!" kata dr Firman sopan, ia juga merasa tidak enak kalo ikut duduk disana.


"oh kalo.gitu hati hati di jalan ya, makasih udah anterin Nadia tante pinjam bentar ya Nadia nya" kata mommy Raka.


"hhhe iya tante!" kata dr Firman terkekeh. "sayang aku balik dulu ya ntar kalo mau di jemput telpon aku ya!" kata dr Firman mengusap lembut pipi Nadia.


"iya ka hati hati!" kata Nadia.


Setelah dr Firman pergi meninggalkan mereka Nadia merasa gugup ntah kenapa Nadia merasa mommy Raka menatap nya dengan intens.

__ADS_1


"maaf ya mommy yang nyuruh Ani tadi nelpon kamu buat kesini, tadi mommy gak sengaja ketemu mereka waktu di mall tadi" kata mommy.


"iya mommy gak pa-pa" jawab Nadia.


"itu calon suami kamu sayang?" tanya mommy Raka.


"iya mom" jawab Nadia.


Mommy Raka terdiam sebentar, Nadia, Ani, Dina, Putri saling pandang, "hal penting apa ya yang ingin mommy bahas jadi sampai sampai ngumpulin kita ?" dalam hati mereka masing masing.


"Nad bukan nya kemarin kamu bilang dia itu suami kamu dan mommy juga lihat waktu itu kamu seperti nya sedang hamil, gak mungkin kan mommy salah liat" kata mommy Raka menatap Nadia dengan tatapan yang sulit di artikan.


*deg*


Bukan jantung Nadia saja yang berdetak kencang namun Ani , Putri dan Dina juga ikutan berdetak kencang seakan ingin melompat dari tempat. Nadia dan yang lain saling pandang, Nadia meremas tangan nya sendiri karena gugup.


"*bo doh bo dh, bo doh, ya ampun gua lupa gua pernah ketemu mommy waktu itu pake acara ngundang mommy segala ah Nadia kenapa b*doh gini sih? ya allah Nadia harus bilang sekarang kemommy Raka yang juga oma nya Nanda*!" Nadia merutuki kebodohan diri nya bisa bisa nya lupa kalo dulu bertemu dengan mommy Raka.


"Nadia kok diam sayang?" tanya mommy Raka dengan menggenggam tangan Nadia menyadarkan Nadia dari lamunan nya.


"m-mom , i-iiiiiitttuuu" jawab Nadia gagap sekaligus gugup. "mmmm se-sebenar"


bersambung


πŸ’“πŸ’“ hai terimakasih sudah membacaΒ  dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nyaπŸ’“πŸ’“


πŸ’“πŸ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHURπŸ’“πŸ’“

__ADS_1


πŸ’“ I LOVE YOU ALL πŸ’“


__ADS_2