Beautiful Sin

Beautiful Sin
di kamar presedint suite


__ADS_3

πŸ”žπŸ”ž bocil skip ya...


⚠️⚠️ disarankan membaca nya jangan siang siang ya takut nya puasa nya nanti malah batal😁😁


⚠️⚠️ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornyaπŸ₯°πŸ₯°πŸ˜˜


~πŸ’™πŸ’™πŸ’™~


Dengan memakai kebaya bewarna putih di tambah make up yang tidak terlalu tebal serta rambut nya yang di tatak secantik mungkin membuat Nadia terlihat semakin cantik, Raka sungguh terposana sampai tidak mengedipkan mata nya melihat istri nya Nadia berjalan dengan cantik dan anggun yang di apit oleh mommy dan mertuanya itu.


Setelah sampai ditempat dimana Raka berada,


Nadia dan Raka menanda tangani buku nikah mereka, Nadia juga diminta mencium tangan Raka sebagai tanda bakti seorang istri dibalas dengan ci*man Raka di kening Nadia.


Untuk resepsi pernikahan nya diadakan pada malam hari di hotel berbintang, sekarang Nadia dan Raka sudah berada di sebuah kamar president suite, setelah acara akad nikah karena hari masih siang Nadia dan Raka diminta untuk beristrihat di hotel, tadi nya Nadia masih ingin di mansion berkumpul keluarga dan sahabat nya tapi mamah dan mommy nya memaksa terpaksa Nadia mengiyakan pergi bersama Raka kehotel berbintang.


*****


Di hotel X


Kamar president suite...


Raka dan Nadia sudah berada di dalam kamar mewah president suite."kamu mau istrahat langsung atau mandi ?" tanya Raka pada Nadia.


"mandi dulu deh" jawab Nadia yang terlihat seperti salah tingkah, lama tidak bertemu apa lagi dengan keadaan seperti ini membuat Nadia merasa gugup.


Melihat istri nya malu malu salah tingkah seperti itu membuat Raka gemas ingin menggoda istri nya itu. "sayang bagaimana kalo kita mandi bersama, aku kangen banget sama kamu, kangen dengar des*han kamu, kangen ngeliat muka kamu yang keenakan menik... aaawwwwwwwww," omongan Raka terpotong akibat mendapat cubitan keras di perut nya.


"sakit yang, kamu kenapa sih ?" tanya Raka tertawa kecil.


"habis kamu nyebelin , masih siang juga udak omes, otak me sum" cibir Nadia dengan wajah kesal dan memajukan bibir nya membuat Raka semakin gemas melihat nya.


"omes sama istri sendiri juga, berarti kalo malam boleh dong?" goda Raka lagi dengan menaik turun kan alisnya menatap Nadia semakin membuat Nadia kesal dan salah tingkah,sejak dulu membuat Nadia kesal adalah hobi nya Raka karena menurut Raka terlihat sangat lucu wajah istri nya itu bila kesal.


Di tanyai Raka seperti itu membuat Nadia jadi salah tingkah sekaligus malu, pipi Nadia memerah, udah kaya anak perawan aja padahal dulu nya udah sering ngelakuin sama Raka, Nadia malu dan gugup karena sudah berapa tahun tidak sedekat ini sama Raka.


"kamu ih nyebelin banget, awas aja ntar gak aku kasih jatah" ancam Nadia, mendengar ancaman istri nya seperti itu membuat Raka panik dam takut kalo istri nya itu benar benar tidak kasih jatah nya malam ini.


"sayang jangan gitu, aku kan bercanda" kata Raka memelas , Nadia ketawa melihat wajah suami nya seperti itu.


"maka nya jadi orang jangan suka bikin kesal" sewot Nadia.

__ADS_1


"iya maaf ya istri ku" kata Raka memeluk Nadia dari belakang, menci*mi leher Nadia.


"Raka bau ih aku belum mandi lepas dulu, tolongin lepas baju nya aku gak nyampe" kata Nadia.


Senyum Raka mengembang ketika mendengar istri nya minta tolong untuk melepaskan kebaya yang Nadia pakai. " baik lah tuan putri dengan senang hati membantu tuan putri" kata Raka.


"ya udah tarikin resleting nya gak nyampe aku" kata Nadia lagi.


Raka menarik resleting belakang Nadia dengan pelan sembari menci*m memberi ke cu pan ke cu pan kecil di leher dan di bahu Nadia. "ssssstttt....Raka yang benar lepasin nyaaaaahhh" kata Nadia bicara dengan setengah men de sah.


Raka men ji lat telinga Nadia, me nge cup leher Nadia. "kenapa sayang? ini sudah lepasin nya dengan benar sayang" kata Raka dengan suara serak menahan gairah.


Kebaya Nadia sudah terbuka setengah, tangan Raka sudah berada di gunung kembar Nadia bermain main di sana, Nadia memejamkan mata nya menikmati sensasi sentuhan sentuhan yang Raka buat.


Raka memutar Nadia menghadap diri nya, baju kebaya yang Nadia pakai sudah terlepas sempurna, melihat istri nya yang hanya makai dalaman bewarna hitam membuat Raka semakin gila di buat nya.


"sayang aku mengingin sekarang gak kuat kalo harus menunggu malam, aku mengingin kan dan merindukan kamu" kata Raka dengan nafas terengah menahan has rat.


"eeeemmmmppphhhh..." Bi bir Nadia di lu mat lembut oleh Raka, lama mereka m saling bertukar saliva, Raka melepaskan tautan bi bir nya dan Nadia ketika Raka merasa pasokan nafas istri nya yang menepis.


"ssssssstttt.... aaaggghhhhhh" setelah melepaskan tautan bi bir nya dengan Nadia, Raka langsung berpindah memainkan li dah nya di gunung kembar Nadia membuat Nadia menjadi men de sah, Raka men ci um, me ng is ap pucak gunung kembar Nadia seperti seorang bayi yang sangat kehausan.


"aaaagggghhhhh.... Rakkkaaaaa" Nadia menahan erangan nya ketika merasakan jari jari Raka memasuki lobang goa nya.


"mmmmmmmmpppphhhhhhhh" de sa han Nadia tertahan akibat Raka men ci um bi bir nya dengan rakus sembari memainkan jari nya di lobang goa Nadia.


"aaaaaggghhhhhh....aaggghhhhhhh.. oooggghhhhh" de sah Nadia .


"ya sayang terus lah men de sah jangan di tahan gak ada yang dengar disini" kata Raka semakin semangat memainkan jari nya keluar masuk di lobang goa.


Tidak puas hanya dengan bermain jari, Raka meangkat Nadia membawa Nadia keranjang membaringkan Nadia telentang, membuka lebar lebar kaki Nadia kini wajah nya sudah berada di depan milik istri nya itu yang terlihat masih sama seperti dulu .


"aaaaaaggggghhhhhhhhhhhh.... sssstttttthhhh... aaaaaghhhh... Rakaaa.. oouuhhhhhhhhh" pekik Nadia karena Raka bukan hanya men ji lat tapi juga me ngi sap serta memasukan masukan li dah nya di lobang goa milik Nadia.


"honey kamu suka hhmmmm?" tanya Raka yang semakin menggila bermain li dah serta jari di lobang goa milik Nadia.


Nadia menjawab dengan anggukan. "Rakkkkaa... aagghhhh, akkkkuuuhhh maaaauuuuu...." de sah Nadia dengan nafas terengah engah.


"ya sayang keluarkan lah!" kata Raka semakin mempercepat gerakan jari kan semakin gila memainkan li dah nya.


"aaaaaaagggggggggghhhhhhhhhhhhh....." Nadia terpekik men de sah nik mat karena mencapai puncak.

__ADS_1


*sssssrruuuppp..ssrrupp* Raka me ng is ap cai ran yang keluar dari lobang goa Nadia hingga tak tersisa.


"sayang kamu sudah sangat basah., aku mulai sekarang!" kata Raka membuka lebar lebar pa ha Nadia.


Raka mengarahkan anaconda super nya kelobang goa Nadia. "aaaaghhhhh ,, oouugghh sayang benar benar nikmat, kamu sempit" erang Raka.


Raka mulai menggerakan piggul nya. "aagghhhh... aaggh..aaagghhhh..." de sah an demi de sa han saling bersahutan bergantian dari mulut Nadia dan Raka.


Nadia sudah beberapa kali keluar, dan kini saat nya Raka merasakan sudah di puncak,, di saat puncak nya ingin pelepasan pintu kamar hotel di ketuk dari luar.


"oogghhh shiit siapa sih mengganggu saja" umpat Raka kesal.


"sayang buka dulu!" kata Nadia.


"bentar sayang nanggung... " kata Raka semakin menggen*ot istri nya cepat.


"aaagghhhh,,,, aaagghhh,,,,aaagghhhh,,aaagghhh"


"AAAGGGHHHHHHHH" Raka mencapai puncak nya.


"terimakasih sayang" kata Raka tulus mengec*p kening istri nya,


*tok, tok, tok " pintu kamar di ketuk.


"biar aku saja yang buka, kamu mandi dulu!" kata Raka.


Nadia menurut melangkahkan kaki nya kekamar mandi sedangkan Raka mengambil handuk kimono nya setelah terpasang Raka berjalan menuju pintu kamar nya.


~bersambung~


*Banjarmasin, 07-04-22


Pukul : 03:26


⚠️⚠️ author kasih yang panas panas dulu deh subuh ini biar gak kedinginan hhheeee


Satu episode lagi tamat guys,, lanjut baca secret of starlight πŸ₯°πŸ₯°*


πŸ’“πŸ’“ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nyaπŸ’“πŸ’“


πŸ’“πŸ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHURπŸ’“πŸ’“

__ADS_1


πŸ’“ I LOVE YOU ALL πŸ’“


__ADS_2