
⚠️⚠️ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya🥰🥰😘
💙💙💙💙
Saat mereka semua masuk tidak ada satupun lampu di apartemen Raka yang nyala, mereka mencium bau alkhol yang menyengat.
"RAKKKAAA!!" teriak Nadia saat ia masuk kedalam kamar apartemen Raka, dulu Nadia dan Raka sering menghabiskan waktu bersama di kamar ini dan kamar ini juga saksi bisu cinta mereka dulu.
"Raaaakkkaaaa!" Tangis Nadia pecah, Mommy, Ani, Putry, Dina menengar tangis histeris Nadia mereka langsung menyusul Nadia untuk memastikan apa yang terjadi.
"ya allah Rakaaaaaaaa!" mommy Raka histeris melihat anak satu satu nya itu tergeletak tak sadarkan diri dengan memeluk foto diri nya saat bersama Nadia memakai baju putih abu abu serta banyak nya botol kosong minuman berakohol.
"Raka bangun Raka!" Nadia menangis, Nadia tidak akan memaaf kan diri nya sendiri kalo sampai Raka kenapa kenapa.
Kini Raka sudah berada dirumah sakit, dokter mengatakan kalo Raka terlalu banyak minum dengan perut kosonv mengakibatkan lambung Raka terluka dokter meminta Raka untuk di rawat dirumah sakit beberapa hari.
Setelah dari apartemen dr Chika, Raka pulang keapartemen nya setiap hari Raka hanya minum minuman keras sambil memandang foto dirinya dan Nadia, terkadang Raka meracau tak jelas, ia terkadang tertidur di lantai sampai ia terbangun setelah itu Raka minum miniman beralkohol tinggi, Raka tidak pulang ke mansion atau pun masuk kerja itu lah yang membuat mommy nya khawatir karena Raka tidak pulang dan pergi kekantor.
"Nad-Nadia maafin aku Nad, jangan pergi Nad!" lirih Raka dengan mata terpejam , seperti nya Raka mengigau.
Genggaman tangan Nadia keRaka semakin erat saat mendengar itu, air mata nya lolos begitu saja begitu cinta nya kah Raka dengan diri nya, namun Nadia sadar ia tidak bisa menyakiti hati dr Firman yang selalu ada bersama nya.
"Raka !" lirih Nadia.
Raka membuka mata nya mengerjapkan beberapa kali dan pertama kali yang ia lihat saat sadar adalah wajah nya Nadia wanita yang sangat ia cintai. "ck sepertinya aku masih mabuk berhalusinasi lagi melihat kamu sayang!" lirih Raka.
Nadia menggenggam erat tangan Raka, air mata nya mengalir deras, Raka membalas genggaman tangan Nadia. "tapi terasa nyata kamu bukan seperti halusinasi, mungkin aku sudah tidak waras bentar lagi ketemu tuhan" kata Raka lirih sembari terkekeh, ia masih setengah tidak sadar akan diri nya dirumah sakit dan kehadiran mommy, Dina, Putry, Ani yang duduk didalam sana karena saat bangun Raka fokus langsung melihat Nadia.
"hhhhiikkss...hhhiikkkss,,, iya kamu memang gila sudah tidak waras Raka, hanya orang tidak waras yang mau menyiksa diri nya, minum minuman lak*at itu dan kamu juga gila berharap ketemu tuhan" kata Nadia masih terisak menangis, meski ia mengomel sama Raka namun di lubuk hati terdalam nya ia bersyukur Raka sudah sadar.
__ADS_1
Raka bingung masih mengerjapkan ngerjapkan mata nya. "hahaha, kamu bicara sayang, aku benar benar gila setelah ku berhalusinasi melihat kamu sekarang aku berhalusinasi bicara sama kamu" Raka terkekeh.
*PLAK* sebuah tepukan yang keras di bahu Raka yang tangan nya tidak kena jarum infus.
Raka kaget karena ada menepuk bahu nya keras saat melihat siapa yang memkul bahu nya Raka menatap dengan tatapan.bingung, apa memang ia sudah benar benar tidak waras lagi karena ia melihat mommy, Dina, Putry dan Ani batin Raka.
"gak ada halu haluan Raka, ini nyata dan kenyataan nya kami menemukan loe yang hampir K.O dengan botol botol minuman laknut itu di apartemen lo" kata Ani yang berusaha menyadarkan Raka.
"punya mulut gak di filter gitu, lo liat keadaan dong beg* tuh kasian mommy" kesal Dina pada Ani.
"hhhhheee maaf mommy!" Ani nyengir kuda.
"sayang kamu kenapa seperti ini nak? apa kamu tidak memikirkan mommy dan daddy kalo kamu kenapa kenapa?" kata mommy Raka mengusap sayang kepala anak satu satu nya itu, mata nya sembab karena dari tadi mommy Raka hanya menangis.
Raka terkekeh pelan."peduli apa kalian sama aku? terutama daddy bahkan aku mati dia gak peduli" kata Raka, biasa nya Raka tidak memakai kata (aku) biasa nya bicara menyebut nama nya( Raka ).
"sayang gak boleh gitu, dan harus kamu tau mommy sangat menyayangi kamu" kata mommy hati nya sangat sakit melihat keadaan Raka yang seprti sekarang terlihat bukan Raka tatapan nya terlihat kosong, mendengar anak nya beekata seperti membuat hati nya sakit.
"maafin mommy sayang, mommy sayang kamu, kamu harus tau dari dulu mommy tidak pernah melarang kamu bersama Nadia tapi kamu tau bagaimana keras nya daddy kamu dan mommy bisa apa kalo daddy kamu sudah mengambil keputusan"kata mommy Raka, Nadia dan lain masih setia menjadi penonton drama antara ibu dan anak.
Mendengar nama Nadia, Raka mengalihkan pandangan nya dari mommy ke wanita disamping nya yang menggenggam tangan nya erat dari tadi, Raka tersenyum melihat tangan nya yang di genggam Nadia erat dan wajah cantik wanita yang sangat ia sepenuh hati nya.
"bisa tinggalkan kami berdua?" lirih Raka, ia masih merasa badan nya lemah karena Raka memang tidak ada makan apa pun.
Mommy, Dina, Ani, Putry keluar dari kamar rawat inap Raka meninggalkan Raka dengan Nadia berdua. "kamu mau minum atau makan? dulu ya kata dokter kamu harus makan!" kata Nadia yang mencoba menghilangkan rasa canggung dan gugupnya, jujur saja perasaan Nadia saat ini tidak karuan jantung nya berdetak lebih kencang apa lagi Raka dari tadi menatap nya dengan tatapan cinta yang sama seperti dulu.
Raka menggeleng kepala lemah."aku hanya ingin bicara sama kamu" kata Raka lirih.
"ok tapi makan dulu kalo gak aku gak mau ngomong sama kamu!" ancam Nadia. " aku suapin makan nya" kata nya.
__ADS_1
Raka mengangguk, Nadia dengan sabar menyuapi Raka makan bubur yang memang sudah di sediakan dari rumah sakit, setelah selesai Nadia memberi minum ke Raka.
Raka tersenyum ia bisa melihat wajah Nadia dengan dekat, Raka menggenggam tangan Nadia kemudian membawa tangan Nadia kebi*ir nya, Raka menci*m tangan Nadia.
"maaf...maaf aku... maaf aku telah menyakti hati kamu waktu itu sudah buat kamu kecewa kamu pantas marah aku terima kamu marah bahkan kalo kamu ingin memukul aku bakalan terima tapi aku gak bisa terima kalo kamu bersama laki laki lain, kamu tau kalo saat itu aku pergi bukan aku yang mau? hubungan aku dengan Meli tidak seperti yang kamu kira, aku di jebak dan aku terpaksa menikahi Meli bahkan aku yakin anak itu bukan anak ku, Meli dan orang tua nya mengancam ku akan menyakiti kamu, bodoh nya aku saat itu hanya pasrah tidak berani dan berbuat apa apa untuk mempertahan cinta kita, aku memang pecundang" kata Raka parau, ia menyesal karena dulu jadi laki laki pengecut karena dulu Raka hanya kuliah tidak seperti sekarang mungkin kalo keadaan nya dulu seperti sekarang Raka bisa meminta orang orang nya untuk mengawasi dan melindung Nadia.
Nadia terisak menangis mendengar penjelasan Raka, Nadia menatap mata Raka yang bicara kepadanya dengan menatap nya juga, Nadia mencoba mencari kebohongan dimata Raka namun tidak ada ia dapati, Raka mengorbankan perasaan nya untuk melidungi diri nya, Raka terjerat rumah tangga yang tidak di dasari cinta karena Raka tidak ingin dirinya kenapa napa.
"aku tau kamu masih mencintai aku dan harus kamu tau perasaan ku sama seperti dulu tidak berkurang sedikit pun" kata Raka.
Raka menatap mata Nadia yang juga menatap mata nya. "sayang aku mohon jangan siksa aku seperti ini aku gak bakalan sanggup melihat kamu bersanding dengan pria lain, aku mohon kembali ke aku, aku janji aku gak bakalan buat kamu menangis lagi" kata Raka bersungguh sungguh.
Nadia tidak menjawab namun air mata masih setia mengalir deras di pipi nya. "kamu ingat keinginan ku untuk menjadikan kamu istri ku setelah kita lulus sekolah bahkan kita sama sama bermimpi yang indah indah saat kita berumah tangga, rumah tangga yang bahagia dan juga pasti akan ada tangis tawa dari anak anak kita apa kamu sudah tidak ingin mewujudkan mimpi kita itu?", tanya Raka, mendengar nama anak kita Nadia semakin menangis dalam hati karena sebenar nya ia dan Raka telah mepunyai anak seorang laki laki yang wajah nya begitu mirip dengan Raka.
"beri aku kesempatan untuk memperbaiki kesalahan ku Nad!" kata Raka.
⚠️⚠️maaf ya sayang sayang nya author baru up baru ada waktu untuk up karena kemarin sangat sibuk mengurus sesuatu🙏
💓💓 hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya💓💓
💓💓SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHUR💓💓
__ADS_1
💓 I LOVE YOU ALL 💓