Beautiful Sin

Beautiful Sin
Nadia melahirkan


__ADS_3

"kamu kenapa Nad?" dr Firman yang peka pun bertanya pada Nadia.


"gak kenapa napa ka, cuman perut Nadia agak sakit aja"


Mendengar Nadia sakit perut Ian , dr Raisa , Putry, Any dan Dina pun jadi heboh.Nadia yang tadi mau ngebantuin membersihkan sisa mereka makan pum tidak di bolehkan.


Nadia yang sakit perut tapi mereka yang pada riweh sekaligus heboh, dr Firman yang melihat kehebohan mereka itu hanya geleng geleng kepala.


"kalian kenapa sih pada heboh?" Nadia terkekeh karena sakit yang Nadia rasakan hanya mules.


"kaya nya loe mau lahiran deh Nad" kata Ani


"sakit nya gimana sih ? sakit banget gak?" tanya Dina.


"mmmm.gak sih, sakit nya kaya mules aja"


"mending loe istrahat dulu deh Nad!" kata Ian.


"iya kamu istrahat dulu dikamar, nanti kalo tambah sakit langsung aja kerumah sakit jangan lupa juga kabarin aku ya !" kata dr Firman yang memang bentar lagi mau kerumah sakit.


"iya ka" kata Nadia.


"ya udah aku pamit duluan ya kerumah sakit dulu" pamit dr Firman.


Nadia, Ani, Dina dan Putry kini berada di kamar Nadia, mereka gak jadi pulang karena ingin ada disamping Nadia yang saat ini memang butuh suport dari mereka sedangkan Ian dan dr Raisa berada di ruang tengah.


"Nad loe bilang tadi loe sempat ketemu mommy Raka?" tanya Ani.


"hhhmm" Nadia hanya mengangguk.


"terus mommy Raka liat perut lo yang buncit?"


"iya, mommy juga nanya dr Firman siapa gua, ya gua bilang aja suami gua" jelas Nadia.


"lah kenapa loe gak bilang aja loe hamil anak Raka, biar Raka juga tau terus anak loe juga kan ada bapak nya" cerocos Dina.


Nadia terdiam, ia memang sengaja gak memberitahu mommy Raka kalo ia mengandung anak nya Raka, karna ia sudah terlanjur kecewa dengan Raka dan juga takut kalo nanti daddy nya Raka tau ia akan berbuat sesuatu dengan diri nya dan anak nya, karna Nadia tau daddy nya Raka tidak menyukai Nadia.


"Nad kok diam , sakit lagi ya perut nya?" tanya Putri.

__ADS_1


"hhhmm" Nadia mengangguk karna ia memang merasakan sakit, sakit hati sekaligus perut nya yang bertambah sakit.


πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™


"sssssstttt" Nadia merintis kesakitan, Ani, Dina,Putry masih setia menemani Nadia namun mereka sekarang ketiduran karena jam memang sudah jam 11 malam.


"aww.. " lirih Nadia.


"Ani bangun , perut gua tambah sakit ini!" Nadia yang sudah tidak tahan lagi akhir nya ia membangun kan Ani.


"kenapa Nad?" tanya Ani


"cepat bawa gua kerumah sakit, bangunin ka Ian dan ka Caca juga" kata Nadia dengan suara menahan sakit.


"ya ampun Nad bentar!" Ani pun langsung membangunkan Dina, Putry tidak lupa juga membangun kan dr Raisa dikamar nya dan Ian yang tidur di ruang tengah.


"sssssstttt, ssaaakkkkiiittt" kata Nadia sambil menggenggam kuat tangan Ani dan Putry yang berada di samping nya, karena Dina duduk di kursi paling belakang.


"aawww gua juga sakit" kata Ani yang merasakan tangan sakit karena Nadia.


"Nadia tarik nafas nya sayang keluarkan perlahan" kata dr Raisa yang di depan.


"Nadia kamu rileks ya sayang, ada aku di sini" kata dr Firman lembut memberi semangat dengan Nadia.


"saakit ka" Nadia sudah merasakan sakit yang sangat teramat sakit.


"sebentar kita periksa dulu ya" kata dokter yang membantu Nadia lahiran, dr Firman juga ada diruangan itu namun ia berada disamping Nadia memberi Nadia semangat, ia sudah terlihat seperti seorang suami yang menemani istri nya lahiran.


"sudah saat nya pembukaan nya sudah lengkap" kata dr perempuan itu.


Setelah beberapa saat Nadia berjuang akhir nya terdengar suara tangisan bayi, Ian, dr Raisa dan yang lain yang berada di luar pun merasa lega setelah mendengar tangisan bayi.


"selamat ya bayi nya laki laki" kata dokter itu.


Nadia meneteskan air mata nya setelah melihat bayi mungil yang tampan, dr Firman yang berada di samping Nadia juga merasa senang dan lega.


Setelah beberapa saat Ian, Putry, Ani, Dina dan dr Raisa masuk untuk melihat bayi nya Nadia. Tidak lupa juga untuk mengazan kan bayi nya, kaka nya Ian lah yang mengazan kan anak Nadia.


"Selamat ya Nad udah jadi ibu aja loe, alhamdulillah lahiran nya lancar" kata Ani, Dina, Putry mereka mengucapkan selamat kepada Nadia serta memeluk Nadia.

__ADS_1


"itu tangan loe kenapa dok?" tanya Ian yang melihat tangan dr Firman penuh luka cakaran.


"habis di cakar macan tadi alias mama cantik" ledek dr Firman sembari melirik ke Nadia, tangan nya di buat Nadia untuk menyalurkan rasa sakit nya, tanpa sadar tangan dr Firman penuh dengan luka cakaran.


Nadia yang merasa disindir seperti itu jadi malu. "maaf ya ka" kata Nadia.


"jangan kan luka kecil seperti ini, di tusuk ribuan pisau juga abang rela demi melindungi kamu" gombal dr Firman.


"cih. dr ternyata juga bisa ngegombal juga ya, gua kira cuma Ian si babang tampan aja yang bisa gombal" ledek dr Raisa


"ya ampun lucu banget, ganteng banget kamu sayang, aunty jadi pengen punya debay juga deh" kata dr Raisa menimang nimang bayi Nadia yang ada di gendongan nya.


"emang benaran Ca lo mau debay" tanya Ian


"kalo lucu kaya gini sih gua mau banget" kata dr Raisa.


"ya udah ayo " kata Ian dengan senyum jail nya.


"ayo apa ? " tanya dr Raisa yang masih gagal paham karena keasikan dengan bayi nya Nadia.


"ya udah ayo di bikin bayi nya" kata Ian menggoda dr Raisa, pipi dr Raisa pun langsung memerah ia jadi salah tingkah di goda Ian seperti itu.


"enak aja langsung ayo bikin, halalan dulu lah Ka Caca nya" cerocos Ani.


"Caca nya mau gak gua halalin?" goda Ian lagi.


Dr Raisa yang di tanya seperti itu jadi merasa salah tingkah, pipi nya merona merah. "ngomong apa sih lo?" kata dr Raisa, ia jadi merasa malu,kesal sekaligus berbunga bunga.


"ngomong ngomong nama nya siapa Nad, udah punya nama gak buat debay nya?" kata dr Raisa ia mencoba mengalih kan pembicaraan yang membuat jantung nya berdetak tak karuan.


~bersambung~


Apa ya nama yang bagus buat anak nya Nadia? 😁


πŸ’“πŸ’“ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nyaπŸ’“πŸ’“


πŸ’“πŸ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHURπŸ’“πŸ’“


πŸ’“ I LOVE YOU ALL πŸ’“

__ADS_1


__ADS_2