Beautiful Sin

Beautiful Sin
kolam renang


__ADS_3

Setelah menerima telpon dari mommy nya cukup membuat pikiran dan perasaan Raka terganggu, ada rasa ketakutan di dalam hati kecil Raka tentang hubungan nya dengan Nadia. "Semoga saja semua nya nanti akan baik baik saja seperti yang di harapkan" gumam Raka dalam hati.


Nadia berjalan melangkahkan kaki nya ke Raka, melihat Raka melamun seperti sedang memikirkan sesuatu yang tadi nya Nadia asik bercanda dengan Ani,Dina,Putry  di pinggiran kolam renang rumah nya Raka, karna sehabis dari kantin sekolah mereka memutuskan untuk kerumah Raka bermain dan bersantai sebentar.


"Kamu kenapa sih Ka , kok melamun terus sejak dari kantin tadi ?" Tanya Nadia.


"Siapa yang ngelamun sih sayang" Raka merangkul pundak nya Nadia, dan menarik Nadia kepelukannya , men ci um pucuk kepala Nadia.


"Woooyy.. Jangan berbuat me sum di depan kita kita ya, kita masih suci jangan kalian nodai mata kita yang suci ini" Teriak Dina.


"Alah bilang aja loe iri" Raka melempar Dina dengan potongan cake yang di sediakan Bi Inem buat mereka, Dina yang niatan mau menghindari lemparan kue dari Raka namun sial karna kaki nya salah melangkah akhir ny Dina masuk kekolam renang.


Raka, Nadia, Putry dan Ani pun tidak kuasa menahan ketawa, akhir nya tergelak ketawa ngakak. " HAHAHAHA"


"Bre ng sek loe Ka, si-alan loe, gua kutuk ntar tau rasa!." Ketus Dina dengan muka kesal berjalan kepinggiran kolam.


"Sembarangan main kutuk aja, emang gua malin kundang , nyokap gue juga buka, tapi memang muka loe udah kaya emak emak sih Din" .


Dina mendengus membuang nafas menatap tajam kearah Raka. "Tolongin gua naik !" Rengek Dina.


Nadia yang di pangkuan Raka mau beranjak menolong Dina namun di tahan Raka,Putry dan Ani menghampiri Dina, Dina merentangkan tangan nya,sebelah kanan tangan Dina di pegang Ani,sebelah kiri di pegang Putry.


"Coba liat nanti apa yang terjadi" bisik Raka ke Nadia.


Dan setelah itu terjadilah #BYUUUURRR# Ani dan Putri ikut masuk kedalam kolam akibat di tarik Dina. "hahahaha,,, mampus basah juga kan hahahaha" Dina ketawa terbahak bahak setelah itu terdiam saat menyadari tatapan Ani dan Putry kepada nya seolah olah ingin memakan nya hidup hidup.


Nadia dan Raka cekikikan ketawa melihat 3 sahabat nya itu. "kam pret lo ya di tolongin, awas lo jangan lari!" umpat Putry dan Ani mengejar Dina yang ada di tengah kolam.


"Ampun .. Ampun.." Pekik Dina, ,


"Mampus loe, dasar sahabat durjana loe, kita jadi basah kan" kesal Ani, mereka sekarang main kejar kejaran menenggelam kan Dina di kolam.


"Sudah wooy, bisa mati ntar anak nya Markonah!" teriak Nadia.


"Baju kita basah gimana nih ? " Putry dengan muka gusarnya


"mana gak bawa baju lagi." tambahbnya lagi.


"Ya udah kalian santai aja naik dulu, tadi sudah gua telpon orang gua buat membawakan pakaian kalian." Jelas Raka.


"Emang loe tau ukuran kita berapa ? " tanya Ani.


"Astaga Ani ya jelas lah gua tau, orang sepupu loe ini yang bilangin ke gua ukuran kalian berapa" Raka tersenyum menyebalkan.

__ADS_1


"Bre ng sek lo Ka" umpet Ani.


Ani, Dina dan Putry pun menahan malu muka nya memerah, malu karna ketauan Raka ukuraan gunung kembar mereka.


Tidak lama orang suruhan Raka datang membawakan paperbag berisikan pakaian wanita. "Tuand muda ini pesanan nya.!" Orang suruh Raka itu menghampiri Raka,membungkuk kan setengah badan nya sopan.


"Ya letakan atas meja, terimakasih" ucap Raka.


"Sama-sama tuan, saya permisi". Ucap lelaki itu lagi orang suruhan Raka.


"Itu pakaian kalian, cepat ganti nanti masuk angin lagi, ntar sakit minta pertanggung jawaban gua lagi!" kata Raka.


"Wah baru semua ini, mehong lagi Ka, wah Raka emang the best" seloroh Ani sembari menghampiri Raka menggoyang goyang kan lengan Raka. Di antara mereka memang Ani yang paling matre.


"Sudah sudah sana ganti pakaian kalian, gua mau ajak Nadia jalan jalan bentar! lo, lo nikmatin aja tuh makanan yang disaji kan Bi Inem, anggap aja rumah kalian sendiri!" Raka berdiri menarik tangan Nadia.


"Ok siap bos, emang nya loe mau kemana Ka?" tanya Putry.


"Jalan jalan sekitar sini, mau pacaran berduaan lah, kalo ada kalian brisik udah kaya pasar" jawab Raka melangkahkan kaki nya di ikuti Nadia di belakang.


******


"Wah bunga nya cantik cantik banget Ka" Nadia kagum dengan berbagai macam koleksi bunga bunga mommy nya Raka, Nadia dan Raka sekarang berada di taman belakang rumah nya Raka.


"Punya mommy semua, meski yang merawat nya sih kebanyakan nya tukang kebun, karna mommy kan jarang di rumah" jelas Raka.


"Jadi aku pacaran sama anak mommy dong ya" ledek Nadia, pipi Raka memerah menahan malu karna keceplosan dengan panggilan nya itu.


"Ooh jadi berani ya ledek aku hhmmm" Raka tersenyum jahil. Merangkul pinggang Nadia, menarik nya kedalam pelukannya.


"Ma-mau ngapain kamu Ka" tanya Nadia karna merasa wajah nya semakin dekat dengan Raka.


"Mau menghukum mulut yang nakal itu, yang berani meledek aku" Raka tersenyum jahil,  mendekat kan wajah nya.


"Rak.. MmMmmmmmpphhh" belum selesai Nadia bicara sudah di potong Raka dengan ci um an dibi bir yang semakin lama semakin dalam semakin menuntut.


Raka melepaskan ci um an nya, mengajak Nadia kesebuah kamar yang luas, Nadia di buat kagum lagi dengan isi rumah Raka, didalam kamar itu lengkap dengan kolam renang pribadi dan sebuah taman kecil. "Waah Raka indah sekali kamar ini, kamar siapa Ka?"


"Ini nanti nya jadi kamar kita, baru selesai di renovasi juga ,suka?"


"Mmmmmmmppphh!" Nadia belum menjawab, Raka sudah menyerang bi bir Nadia, men ci um bi bir Nadia dengan panas.


Perlahan Raka melepaskan pakaian Nadia, setelah selesai melepaskan pakaian Nadia, Raka melepaskan pakaian nya, menarik Nadia mengajak Nadia masuk kekolam renang. Setelah masuk kekolam Raka tidak membiarkan Nadia untuk bicara ataupun bertanya, Raka langsung me lu mat bi bir Nadia dengan buasnya.

__ADS_1


"Aggghhhhh..." De sah Nadia, kini ci um an Raka sudah turun kelehernya Nadia dengan tangan Raka yang sudah menjelajah ke gunung kembar nya Nadia.


Perlahan Raka mearahkan anaconda nya ke lobang goa nya Nadia, dengan posisi berdiri di dalam pinggiran kolam renang, Raka mengangkat sedikit kaki Nadia agar anaconda nya leluasa masuk ke lobang goa nya Nadia.


"Agghhh... Saaaayyyaaanng sunguh nikmat" erang Raka.


Raka pun tidak mau membuang buang waktu karna teringat ketiha perempuan rempong yang ada di rumah nya, Raka menggoyangkan pinggulnya sembari tangan nya me re mas gunung kembar nya Nadia dan Raka menggoyangkan semakin cepat dan semakin cepat.


"Ahhh.... Ahhhh... Ahhh..." Nadia men de sah enak.


Tidak hanya disitu Raka meminta Nadia melingkarkan kaki nya kepinggang Raka, dengan posisi Raka bersandar di tepian kolam.


"Aagghhh...." Erangan Raka dan Nadia sama sama merasakan kenikmatan yang luar biasa karna dengan posisi itu anaconda Raka masuk dengan sempurna kelobang goa Nadia. Raka pun menggoyang kan pinggulnya dengan cepat.


"Aahhh sayang ... Aku udah mau keluar" de sah Nadia.


"Y...aaa.. Sayang, aku juga mau keluar, kita barengan yah"


" aagghhh ... Agghhh.. Aghhhh..." Nadia meracau tak karuan.


"Aagghh... Sayang.. Punnyyaaa.. Kkaa...mmuu sunggguuhhh nikk..maaat.. Aagghh" Raka pun tak kalaj meracau nya, semakin cepat ia menggerakan pinggulnya, dan sampai lah mereka di puncak nya bersama.


"Aaaggghhhh...." Erangan Raka dan Nadia bersama.


Nadia mengatur nafas nya, Raka me nge cul pucuk kepala Nadia."Terimakasih sayang, aku mencintai kamu". Nadia memeluk Raka.


" ayo naik !" Ajak Raka.


"Kaa, kaki aku keram" keluh Nadia.


"Ya udah sini aku gendong" Raka menggendong Nadia.


"Aku gak mau lagi yah kaya gini, habis enak yang ada sakit" keluh Nadia dengan wajah bt nya.


Raka terkekeh. " iya , maaf ya sayang, sini aku pijatin kaki nya yang keram, tapi keringkan dulu badan habis itu pakai baju dulu yah yank!" Nadia mengangguk.


Raka sudah memakai lengkap pakaian nya membantu Nadia mengenakan pakaian nya. Raka mau memijat kaki Nadia namun di tunda nya dulu karna hp Raka berbunyi, dan melihat panggilan di layar hp nya. Raut wajah Raka pun langsung berubah.


"Kamu kenapa Ka?" Tanya Nadia ketika melihat wajah Raka yang berubah.


BERSAMBUNG


-mmmpphh kira kira siapa ya yang nelpon Raka ?

__ADS_1


💗 jangan lupa kasih LIKE, VOTE , KOMEN nya ya.. Biar author nya semakin semangat nulis nya🥰💗


Mohon maaf untuk slow update nya, karena author nya sibuk dengan dunia nyata🙏🙏


__ADS_2