Beautiful Sin

Beautiful Sin
Raka menemui Ian


__ADS_3

⚠️⚠️ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornyaπŸ˜†.


πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™


Selesai memilih gaun dr Firman mengajak Nadia makan karena mereka dari tadi belum sempat makan.


Setelah selesai makan Nadia dan dr Firman segera ingin pulang karena Nadia sudah kangen banget dengan Nanda anak semata wayang nya yang terpaksa harus di tinggal Nadia sama oma serta babby sister nya yang baru di pekerja kan dr Firman, sebelum nya Nadia kurang seteju Nanda di asuh babby sister karena Nadia ingin sendiri menjaga anak nya tapi dr Firman memberikan penjelasan dan karena memang keadaan Nadia yang akhir akhir ini sibuk terpaksa Nadia setuju untuk di bantu babby sister


Kebetulan Raka baru sampai di restoran yang sama dengan Nadia dan Firman untuk bertemu dengan rekan bisnis nya, Raka yang asik mengobrol membahas pekerjaan tanpa di sengaja mata nya tertuju pada dua orang yang berjalan satu sosok laki laki dan satu nya sosok perempuan yang selama ini ia rindukan.


"Nad-Nadia?" guma


m Raka dengen keterkejutan nya melihat wanita tercinta nya itu.


Raka yakin yang ia lihat tadi Nadia, Raka ingin berdiri dari duduk nya untuk mengejar Nadia namun ia urungkan saat mendengar suara seseorang yang bertanya dengan nya, kalo saja orang ini hanya orang biasa dan pertemuan dengan orang ini tidak terlalu penting sudah pasti Raka tunda dulu dan mengejar Nadia, tapi sayangnya orang di hadapan Raka ini ada seorang pengusaha besar peruahaan nya sudah dimana mana dan Raka kali ini beruntung bisa bertemu dengan nya untuk membahas kerja sama mereka.

__ADS_1


"Tuan anda mau kemana?" tanya lelaki paruh baya yang bernama Rama seorang pengusaha besar.


"Tuan Raka are you ok ?" tanya Rama lagi yang bingung melihat Raka tiba tiba berdiri ingin pergi begitu saja padahal mereka sedang berbicara serius membahas kontrak kerja sama yang nanti akan mereka sepakati.


"ah maaf Pak , saya baik baik saja, kaya nya tadi saya salah liat" kata Raka terkekeh ketawa untuk mencair kan suasana.


"mata anda bermasalah? masih sangat muda juga masa kalah sama saya sudah berumur, harus sering minum jus wortel itu" canda Rama dengan Raka, Raka hanya ketawa karena pikiran nya saat ini sudah tidak fokus lagi.


"ayo kita mulai lagi ! jadi sampai mana pembahasan kita tadi?" kata Raka yang ingin cepat selesai dengan urusan kontrak kerja sama yang akan mereka lakuka, Raka ingin segera mencari Nadia dan ingin memastikan lelaki yang bersama Nadia tadi apa kah Ian kaka nya Nadia karena Raka kurang jelas melihat lelaki yang bersama Nadia tadi.


Setelai urusan nya tuan Rama seorang pengusaha sukses dan sangat kaya perusahaan yang ia dirikan ada di mana mana bahkan juga ada beberapa di luar negri, kalo saja ini pertemuan yang tidak begitu penting pasti dari tadi sudah Raka cancel.


Saat ini Raka sudah berada di depan kantor Ian yang Ian bangun bersama papah Leman, meski kantor Ian tidak sebesar kantor milik keluarga Ardian, Ian dan papah nya saat ini masih merintis untuk perusahaan nya agar semakin maju. Diresepsionis Raka bertanya ruangan Ian dan meminta izin bertemu Ian, setelah itu Raka melangkahkan kaki keruangan Ian.


"ada apa lo kesini? kemana aja lo hah, biar gua tebak lo kesini ingin menanyakan adik gua Nadia?" tanya Ian langsung tanpa basa basi saat Raka memasuki ruangan nya dan duduk di hadapan nya.

__ADS_1


"ok, sebelumnya aku meminta maaf karena pergi tanpa berpamitan mungkin aku sudah menyakiti hati Nadia adik kaka dan juga mungkin aku mengecewakan kaka yang sudah mempercayai ku untuk bersama Nadia, tapi semua nya bukan karena aku sengaja atau ingin menyakiti hati Nadia aku bisa menjelaskan semua nya dengan kaka dan Nadia." kata Raka belum selesai ia berbicara tapi sudah di potong Ian.


"tidak perlu lo jelaskan karena aku dan Nadia sudah tau semua nya saat kami kekantor orang tua lo waktu itu dan gua peringatkan untuk pertama dan terakhir kali nya jangan pernah lo mendekati atau hadir kembali kekehidupan adik gua Nadia, sekarang dia sudah bahagia jadi lo jangan pernah menemui Nadia lagi!" kata Ian panjang lebar menatap tajam Raka.


"sekali lagi gua peringatkan! lo gak perlu cari Nadia karena dia sudah menemukan kebahagiaan hidup nya! dan maaf gua sedang sibuk pintu keluar ada disana!" kata Ian lagi ke Raka.


Raka keluar dari ruang Ian dengan perasaan kecewa, kalo Nadia, Ian dan juga keluarga marah Raka memaklumi itu karena salah Raka yang pergi tanpa kabar.


"jadi kemarin Nadia dan kaka nya kekantor daddy mencari aku, apa daddy sudah bicara yang tidak tidak sama Nadia dan Ian maka nya Ian marah seperti itu?" gumam Raka sendiri ia tau seperti apa daddy nya yang tidak menyukai hubungan nya dengan Nadia dan Raka gak menyangka kalo saat itu Nadia sampai mencari nya kekantor daddy nya.


"aaaaggghhhhh....kenapa sih harus seperti ini?" kata Raka berteriak di dalam mobil dan membenturkan kepla nya kestir mobil.


~bersambung~


πŸ’“πŸ’“ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nyaπŸ’“πŸ’“

__ADS_1


πŸ’“πŸ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHURπŸ’“πŸ’“


πŸ’“ I LOVE YOU ALL πŸ’“


__ADS_2