
Shira, Diyan dan Farah telah kembali ke asrama mereka,
sekarang telah masuk waktu ashar, mereka pun shalat berjamaah di kamar mereka, setalah shalat mereka berbincang-bincang
"keluarga kalian sekarang dimana?" tanya Farah
"ya keluarga kami dirumah lah😂" jawab diyan
"maksud aku itu mereka tinggal dimana dan sebelum masuk kesini kalian tinggal dimana?" tanya Farah lagi
Shira dan Diyan saling pandang sesaat lalu mereka menjawab
"keluarga kami bukan berasal dari sini, kami dari kota kecil,. dan Alhamdulillah kami dapat beasiswa untuk kuliah disini" jawab Shira
"jadi kalian dari kota mana?" tanya Farah penasaran
"rahasia🤐" ucap Diyan dan Shira bersamaan
"yahh kok gitu sih, main rahasia-rahasia" ucap Farah tidak terima
"maaf ya, kami tidak bisa memberitahu kamu karna kami disini hanya ngerantau dan setelah menyelesaikan S1 kami, kami akan pulang ke kota kami dan tidak balik lagi kesini" ucap Shira menjelaskan kepada Farah agar tidak salah paham
"yah kok gitu sih, kalian akan ninggalin aku sendiri dong" ucap Farah dengan raut wajah sedih
"udah-udah lagian kita juga masih lama pulangnya" ucap Diyan
"terus gimana setelah ini? apakah kamu udah mendapat pekerjaan?" sambungnya bertanya kepada Shira
"belum Yan, aku udah coba cari di internet tapi masih belum dapat" ucap Shira pasrah
"kalian mau kerja?" tanya Farah
"iya kami sedang mencari pekerjaan paruh waktu, karna jika kami tidak kerja kami pasti akan terus meminta uang kepada orang tua kami" jawab Diyan
Farah langsung kepikiran dengan restoran milik kakaknya
"gimana kalau kalian kerja di restoran milik kakak aku aja, kalian mau ngga? kalau kalian mau aku akan telpon kakak aku sekarang" ucap Farah
"iya kita mau" ucap Shira dan Diyan antusias
"oke tunggu. aku akan menelpon kakak aku dulu" ucap Farah lalu mengambil hpnya dan menelan kakaknya
...----------------...
Frans, Gavin dan Satya sedang nongkrong di restoran franschhoek milik frans,
dia sengaja mengajak Gavin dan Satya untuk nongkrong di restoran miliknya, karna dia juga ingin melihat-lihat perkembangan restorannya belakangan ini
tak lama. kemudian drtt drtt terdengar suara getar hp Frans,
lalu dia pun menjawabnya
"halo assalamualaikum kak" sapa Farah disebrang telepon
__ADS_1
"iya wa'alaikumussalam rah, ada apa? tumben nelpon jam segini?" tanya Frans setelah menjawab salam adiknya itu
"emang ngga boleh ya kak?" tanya Farah memasang wajah cemberut
"boleh kok, kalau buat kamu apapun akan aku lakukan" ucap Frans setengah bercanda
"udah deh ngga usah gombal" ucap Farah
"aku dengar kemarin-kemarin kakak lagi cari karyawati kan buat direstoran kakak?" sambungnya bertanya serius
"iya kakak lagi nyari, emang kenapa? kamu mau kerja di restoran kakak?" ucap Frans
"bukan aku tapi teman aku kak" ucap Farah
"siapa?" tanya Frans penasaran
"Alexa dan Diyan!! boleh kan kak?" tanya Farah dengan sangat berharap kepada kakaknya agar dia mau
Alexa? wah bagus dong kalau dia kerja disini, biar aku bisa kenal lebih dekat lagi sama dia
ucap Frans tersenyum simpul
"hmmm oke boleh, kalau gitu ajak mereka kesini sekarang mumpung aku lagi ada di restoran" ucap Frans
Farah langsung tersenyum gembira lalu berkata
"makasih kak!! I love you, by assalamualaikum" ucap Farah lalu mematikan teleponnya
Frans hanya geleng-geleng kepala sambil tersenyum
"Lo kenapa fan?" tanya Satya heran
"kata adik gue, Alexa dan Diyan akan kerja disini". jawab Frans masih tersenyum
"Diyan?" tanya Gavin
"iya, Lo tau mereka selalu bersama-sama" ucap Frans
Gavin langsung tersenyum mendengar kata-kata Frans
Satya yang melihat Frans dan Gavin tersenyum langsung berkata
"wah kayanya ada yang di mabuk cinta" ucap Satya langsung mendapatkan tatapan tajam dari Frans dan Gavin
Satya yang sadar akan itu langsung menutup bibirnya dan tidak berbicara lagi
...----------------...
di kamar Shira
"kakak kamu siapa sih rah?" tanya Diyan penasaran dengan kakak Farah, karna mereka terdengar sangat dekat
"aku kasih tau tapi kalian jangan bilang-bilang sama siapapun ya" ucap Farah kepada Shira dan Diyan
__ADS_1
Shira dan Diyan menjawab dengan menganggukkan kepala mereka
"sebenarnya kakak aku itu adalah kak Frans yang ada di kantin hari ini" ucap Farah membuat Shira dan Diyan kaget
"pantes aja kamu langsung tau dan dekat banget sama kak Frans pas minta foto hari ini". ucap Diyan
sedangkan Shira hanya diam saja sejak tadi, entah apa yang dia pikirkan, hanya dialah yang tau😂😂
"kakak aku ingin bertemu kalian, dia sekarang ada di restoran, ayo kita kesana" ucap Farah tiba
"yaudah ayo" ucap Shira
mereka pun bersiap-siap, diyan memakai baju gamis navy dan jilbab berwarna abu tua, sedangkan Shira memakai baju gamis berwarna maron dan jilbab berwarna hitam dan Farah hanya memakai pakaian santainya saja yaitu celana cargo berwarna putih dan baju kaos yang dilapisi jaket putih dengan jilbab berwarna coklat
Diyan dan Farah keluar kamar duluan sedangkan Shira sedang mengambil 2 Aqua botol dan menimpanya dalam tas.
dia Aqua untuk berbuka puasa bersama Diyan
lalu mereka pun pergi menuju ke restoran milik kakak Farah menggunakan mobil sport Farah
saat mereka tiba direstoran franschhoek mereka melihat ada Frans, Gavin, dan Satya sedang duduk di meja paling ujung sambil ngobrol
mereka bertiga pun masuk dan pergi menghampiri Frans dan kedua sahabatnya
"kak!!" panggil Farah setelah masuk ke dalam restoran
para pegawai restoran sudah mengetahui Farah adalah adik Frans pemilik restoran tempat mereka bekerja, jadi mereka menundukkan kepala sedikit saat melihat Farah masuk
para pegawai restoran itu langsung kaget dan kagum melihat Shira dan Diyan, mereka kagum dengan kecantikan keduanya, apalagi saat melihat mata Shira mereka langsung terkagum-kagum
"wahh mereka siapa? cantik banget sumpah" ucap salah satu karyawan
"iya mereka cantik banget, apalagi yang itu, yang matanya berwarna biru sungguh sangat cantik" ucap karyawan lainnya
"iya, aku sampai ngga mau berpaling saat melihat matanya, namun sayang dia selalu menunduk huh!!" ucap salah satu karyawan lagi
"udah kalian ngga usah ngegosip deh, sana kembali kerja!! atau kalian mau saya laporkan kepada bos" ucap salah satu karyawati lalu menatap Shira dan Diyan dengan sinis
cihh dasar perempuan pencari perhatian
ucap karyawati itu dalam hati
"sini duduk" ucap Frans kepada Farah
"ayo yan, Lex duduk" ucap Farah mengajak Shira dan Diyan untuk duduk
dimeja itu Frans sudah menyuruh karyawannya untuk menambah kursi sebelum mereka Farah datang
Farah duduk dikursi tepat di tengah Frans dan satya, dan sekarang sisa dua kursi yang kosong, kursi itu bersampingan, namun...... satu kursinya harus bersampingan dengan Gavin dan satunya lagi bersampingan dengan frans
Shira dan Diyan belum duduk mereka masih terus berdiri, mereka berdua bingung harus duduk dimana karna sebelumnya mereka belum pernah duduk bersampingan dengan laki-laki selain keluarga mereka, bahkan saat disekolah pun mereka selalu duduk bersampingan...
**jangan lupa like, komen, dan vote ya*
__ADS_1
selamat membaca dan semoga kalian suka 🙂🙂*