
shira, diyan dan farah sekarang telah berada di belakang panggung, mereka tinggal menunggu nama Alexandra di panggil oleh mc.
mereka tadi telah berbicara kepada mc nya bahwa shira akan maju lebih dulu di atas panggung.
mereka ingin makan malam terlebih dahulu sebelum nanti ke Bandara
sedangkan frans, gavin, dan satya sudah berada di kursi penonton, di sana juga sudah ada rena, yura dan laura.
mereka duduk di kursi yang berdekatan dengan kursi frans..
para penonton juga sudah banyak bahkan aula itu sudah hampir tidak memiliki kursi lagi karna telah habis di tempati, ada sebagian mahasiswa dan mahasiswi yang berdiri,
para mahasiswa dan mahasiswi itu bersorak-sorai saat melihat frans yang duduk berdekatan dengan rena, mereka langsung beranggapan bahwa mereka berpacaran, apalagi saat kemarin rena membawakan lagu khusus untuk frans.
frans bukannya suka melihat rena duduk berdekatan dengannya, frans ingin sebentar setelah shira bernyanyi dia akan naik ke atas panggung dan mengklarifikasi omongan rena kemarin sekaligus ingin membuat malu rena di depan semua mahasiswa dan mahasiswi yang berada dalam aula ini.
sebenarnya frans dan rena duduk bersampingan hanya di halangi oleh gagang kursi yang mereka duduki
"Alexa benar benar ngga ada hubungannya kan sama pengusaha ternama se Amerika itu?" tanya Rena masih ragu kepada ke dua sahabatnya dengan berbisik agar frans tidak mendengarnya
"kamu tenang aja, kamu ngga dengar kata pak dekan tadi siang, orang tua alexa itu telah meninggal dan itu berarti alexa tidak ada hubungannya sama sekali dengan pengusaha ternama se Amerika itu, dan kita bisa kembali membulli mereka" jawab yura tersenyum jahat
"kamu jangan macam-macam, kamu sudah lupa saat shira memukul pohon besar dan hampir tumbang semalam?" ucap Laura, saat mengingat kembali kejadian semalam saat alexa memukul pohon besar itu laura langsung merinding ketakutan
__ADS_1
"iya kamu jangan macam-macam dulu sama mereka berdua yur, kita juga belum mengetahui secara dalam siapa orang mereka yang meninggal itu" ujar rena mengingatkan yura
"iya-iya" ucap yura menyudahi percakapan itu
...****************...
mc sekarang telah naik ke atas panggung menandakan bahwa para peserta akan segera di panggil untuk menunjukkan bakat mereka masing-masing
"bismillahirrahmanirrahim... assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" ucap sang mc di atas panggung memberi salam
"wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh..." jawab semua mahasiswa dan mahasiswi serentak dengan berteriak
"saya tidak akan banyak basa-basi, jadi mari kita panggil peserta pertama kita yaitu..... Alexandra" ucap mc dengan sangat lantang.
shira yang mendengar namanya di panggil Langsung gugup, namun dia tidak menampilkannya di depan diyan dan farah karna shira tak mau mereka akan khawatir, jujur saja dia akan lebih memilih untuk mengajak sang paman bertarung daripada harus naik di atas panggung dan menyanyi seperti orang-orang karna shira sangatlah pemalu, saking malunya sampai-sampai saat berjalan dia akan selalu menunduk, ya sekaligus menjaga pandangan dari para cogan cogan🤭🤭
"ayo ra, nama kamu udah di panggil, semangat ya" ucap farah menyemangati
"hmmm iya, yaudah kalian pergi aja sama kak frans dan yang lain, aku ngga papa kok kalian nonton aku aja dari sana" ucap shira kepada diyan dan farah dengan wajah yang tenang seperti tak terjadi apa-apa
"ngga papa kami akan menunggu kamu di sini sampai kamu selesai bernyanyi" ucap diyan
"aku ngga apa-apa kok yan, rah, kalian ke sana aja gabung sama kak frans, kak gavin dan kak satya, lagian sama aja kalau kalian di sini sama di sana sama-sama ngga bisa nemanin aku sampai atas, jika di sini kan aku ngga bisa lihat wajah kalian sebaliknya jika kalian bersama kak frans dan yang lain aku akan melihat kalian yang sedang memberiku semangat" ujar shira tersenyum
__ADS_1
"yaudah kalau gitu semangat ya" ucap farah sambil meninggalkan shira bersama dengan diyan
shira pun melangkahkan kakinya naik ke atas panggung, namun belum beberapa langkah shira berjalan, shira berbalik melihat diyan dan Farah yang telah pergi meninggalkannya, dan ternyata mereka berdua juga berbalik melihat ke arah shira sambil tersenyum lalu mengangkat tangannya menyemangati Shira.
shira hanya tersenyum lalu mengangguk
shira pun naik ke atas panggung, di belakang panggung sebelum shira naik, shira telah lebih dulu mengganti pakaiannya dengan menggunakan gamis brokat berwarna army milik farah yang sengaja farah ambil di almari bajunya untuk di berikan kepada shira.
shira dengan anggunnya berjalan menuju arah piano, sedangkan para penonton jangan di tanya mereka telah teriak-teriak tak jelas, apalagi para mahasiswa senior mereka teriak memanggil nama alexa dengan sangat bersemangat dan antusias.
rena and the geng sampai kesal di buatnya, bahkan saat rena kemarin naik ke atas panggung yang mendukungnya dan teriak namanya tak sebanyak ini, giliran shira semua orang berteriak sangat semangat dan antusias seperti yang dia atas panggung adalah artis atau idol...
rena pun hanya berdecak kesal
"cih lihat saja sebentar, kamu pasti akan malu, mana bisa orang seperti kamu bisa bermain piano dan bernyanyi, di rumahmu mana ada piano" ucap rena dalam hati dengan sangat kesal, bahkan dia juga menoleh melihat kearah frans yang terus menerus menatap shira dengan tersenyum, membuat amarahnya semakin membuncah
frans jangan ditanya dia sekarang memang sedang menatap shira bahkan sampai tak berkedip, memang frans sering melihat shira namun tak seperti sekarang, shira yang bisanya dia lihat adalah shira yang berpakaian sederhana dan hanya sering menggunakan gamis gamis biasa, tak seperti sekarang, gamis yang di pakai shira adalah gamis branded yang di beli oleh farah, jadi auranya seperti berbeda
satya dan gavin pun menatap kagum kepada shira, namun mereka hanya kagum ngga lebih, sedangkan farah sekarang sangat bangga dengan penampilan shira, dia memang sudah sangat kagum saat melihat shira keluar dari ruang ganti, farah memberikan itu agar frans semakin terkagum-kagum kepada shira.
farah pun menoleh ke arah frans dan ternyata benar saja frans sekarang sedang menatap shira tanpa memalingkan pandangannya
farah duduk di samping frans, karna saat farah datang farah melihat rena yang duduk bersampingan dengan rena, ya walaupun ada perantara namun farah tak rela dia pun langsung menyuruh frans sedikit ke samping agar dia duduk di kursi frans, dan diyan dia harus menanggung akibat dari farah yang pergi meninggalkannya dengan duduk di ujung sana,. akhirnya setelah lama diam mau tidak mau diyan harus duduk bersampingan dengan gavin dengan perantara tas ransel milik gavin, sedangkan satya duduk merana di tengah frans dan gavin tanpa bisa berdekat dekatan bersama farah...😁😁
__ADS_1