
setelah mereka selesai makan, Shira langsung memanggil pelayan untuk membayar tagihan.
salah satu pelayan pun datang menghampiri mereka bertiga
"semuanya berapa" tanya Shira kepada pelayan itu
"semuanya 450 ribu" jawab pelayan itu
Shira pun langsung mengambil tasnya dan ingin mengeluarkan uangnya
"biar saya saja yang bayar" ucap Farah menghentikan Shira
lalu dia mengambil kartu ATM berwarna gold miliknya dan memberikan kepada pelayan itu
"eh ngga usah kita bayar sendiri-sendiri aja" ucap Shira tak enak dibayarkan oleh farah
"udah ngga apa-apa, kan saya yang ajak kalian makan kesini" ucap Farah tersenyum
tak lama kemudian datanglah pelayan mengembalikan kartu milik Farah tadi
Farah pun mengambil kartu ATM nya,
lalu mereka pun keluar dari restoran itu
"kalian tinggal dimana? nanti aku antar sampai kontrakan kalian" ucap Farah
"sebelumnya terima kasih, tapi ngga usah, kita udah banyak ngerepotin kamu" ucap Shira
"udah ngga usah sungkan, aku juga lagi ngga ada kerjaan kok setelah ini" ucap Farah lalu mengantar mereka pulang ke kontrakan Shira dan Diyan
dalam perjalanan Farah terus bertanya kepada Shira dan diyan
"kalian udah punya pacar atau tunangan?" tanya Farah
"kami belum kepikiran akan hal itu" ucap Diyan
"berarti kalian masih singgle dong" ucap Farah
tak lama kemudian mereka pun sampai dikontrakkan Shira dan Diyan
"ini tempat tinggal kalian?" tanya Farah
"iya, maaf ya kalau kamu ngga nyaman dengan tempat kami" ucap Shira
"kamu mau masuk dulu atau langsung pulang?" sambungnya bertanya kepada Farah
"yaudah deh aku disini aja dulu sampai shalat ashar" ucap Farah
mereka pun masuk kedalam kontrakan kecil itu.
"kamu sebenarnya orang kaya kan?" tanya diyan sambil duduk di kasur kecil tempat dia dan Shira tidur
"hmmm iya" ucap Farah
"terus kamu kenapa mendaftar beasiswa?" tanya Diyan lagi
"aku ingin tinggal diasrama dan hidup mandiri seperti kakak aku dan aku juga ingin menjadi anak yang bisa membanggakan untuk kedua orang tuaku" ucap Farah
Shira dan Diyan hanya diam mendengar Farah bicara.
setelah mereka shalat ashar bersama Farah pun pamit pulang
"Alexa, Diyan aku pamit pulang dulu ya, takut dicariin sama mami.
nanti besok aku akan menjemput kalian dan berangkat bersama ke kampus" ucap Farah
__ADS_1
"iya kamu hati-hati ya" ucap Diyan dan Shira
Farah pun melajukan mobilnya dan pulang kerumahnya
...----------------...
keesokan harinya...
tuuut tuuut bunyi suara hp saat Frans sedang menelpon maminya
"halo assalamualaikum mi" sapa Frans setelah maminya mengangkat teleponnya
"wa'alaikumussalam ada apa sayang?" tanya maminya setelah menjawab salam
"aku mau bilang aku pulang hati ini kesitu" ucap Frans
"kamu serius sayang? kata Farah kamu akan pulang kesini 2 hari lagi" tanya maminya
"iya mi aku serius, ini aku udah dibandara" ucap frans meyakinkan maminya
"yaudah mami tunggu disini ya sayang, kamu hati-hati, nanti mami akan menyuruh supir untuk datang menjemput kamu di bandara" ucap maminya dengan senang
"iya mi" ucap Frans
mereka pun mematikan panggilannya dengan diakhiri dengan salam
ditempat lain...
Farah datang menjemput Shira dan Diyan untuk pergi ke kampus bersama-sama
kontrakan Shira dan Diyan tidak jauh dari kampus jadi tak butuh waktu lama mereka pun sampai di kampus
saat mereka masuk ke dalam kampus banyak mata yang melihat mereka bertiga,
mereka terlihat seperti geng berhijab
mereka pun jalan menuju kepapan pengumuman. setelah mereka sampai mereka melihat satu persatu nama yang tertulis di papan pengumuman itu
Farah yang melihat ada namanya, nama Diyan dan juga nama Shira pun langsung berteriak gembira
"yehhh kita lulus" ucap Farah dengan gembira
"iya Alhamdulillah kita lulus" ucap Shira
mereka lalu pergi menghadap kepada pengurus beasiswa
"Bu kita bertiga udah lulus jadi kapan kita bisa memasuki asrama?" tanya Farah
"kalian bisa masuk sebentar sore, karna kami sedang menyiapkan teman-teman sekamar kalian" ucap ibu pengurus itu
"boleh ngga kita bertiga sekamar?" tanya Diyan hati-hati
ibu itu tampak berpikir sejenak lalu berkata
"oke, siapa nama-nama kalian?" tanyanya
"nama kami Farah, Diyan, dan Alexandra" ucap Farah
"oke kalian bisa pindah sekarang juga,
kamar kalian ada di lantai 2 paling ujung" ucap ibu pengurus itu sambil memberikan 1 buah kunci kamar
"oke, terimakasih" ucap mereka bertiga bersamaan
mereka pun keluar dari ruangan itu dengan wajah gembira
__ADS_1
"aku senang banget bisa sekamar sama kalian" ucap Farah
"iya kami juga senang bisa sekamar sama kamu" balas Shira
"yaudah ayo kita pulang beresin barang-barang kita, lalu kita pindah kekamar asrama kita" ucap Farah sedikit tidak sabaran
"yaudah ayo" ucap Diyan
mereka pulang pulang dan membereskan barang-barang mereka
Farah pun pulang kerumahnya setelah mengantar Diyan dan Shira kekontrakannya
"assalamualaikum mi" ucap Farah masuk kedalam rumah
"wa'alaikumussalam sayang" jawab maminya
"mi aku mau beres-beres barang, aku mau tinggal diasrama, karna aku lulus mendapatkan beasiswa" ucap Farah girang sambil memeluk maminya itu
"berarti kamu akan jauh sama mami dan papi sayang" ucap maminya dengan nada sedih
"mami tenang aja, aku pasti akan sering-sering kok datang kesini jengukin mami dan papi," ucap Farah
"janji ya sayang" ucap maminya
"iya mi, mami tenang aja ya" balas Farah
"oh iya sayang mami lupa kasi tau bahwa kakak kamu sekarang lagi dalam perjalan menuju kesini, kakak kamu berangkat tadi pagi" ucap maminya
Farah yang mendengar itu langsung kaget dan juga sangat senang
"seriusan mi? bukannya kata kak Frans dia akan pulang 2 hari lagi ya?" tanya Farah tak percaya
"iya sayang benar" ucap maminya meyakinkan Farah
"kalau gitu... pas nanti kak frans udah disini, mami suruh dia untuk datang ke asrama aku ya mi, aku mau siap-siap dulu karna teman-teman Farah pasti udah nungguin Farah" ucap Farah
"oke sayang nanti mami bilang sama kakak kamu" ucap maminya
"temen-temen kamu siapa yang nungguin kamu rah?" sambungnya bertanya kepada anak bungsunya itu
"teman sekamar Farah diasrama mi" ucap Farah lalu pergi kekamar untuk membereskan barang-barang yang akan dia bawa ke asrama dengan diikuti oleh maminya dan 2 pelayan.....
Shira dan Diyan tidak terlalu repot menyiapkan barang-barang mereka, karna mereka belum membuka isi koper mereka.
jadi mereka hanya bersiap-siap sebentar
Tak lama kemudian terdengar bunyi klakson didepan kontrakan Shira dan Diyan, mereka pun keluar sambil membawa koper mereka masing-masing
"Ra izin dulu yuk sama pemilik kontrakannya" ucap Diyan
Shira mengiyakannya, lalu mereka pergi meminta izin kepada pemilik kontrakan itu.
setelah mereka izin mereka pun pergi menghampiri Farah dan menuju ke asrama mereka
tak lama kemudian mereka pun sampai di asrama mereka dan langsung menuju kekamar mereka.
mereka melihat ada 2 ranjang 1 bertingkat dan yang satunya tak bertingkat, Diyan dan Shira memilih ranjang yang bertingkat, Diyan diatas dan Shira dibawah
kamar itu cukup luas, bahkan sudah tersedia dapur dalam kamar itu
mereka pun membongkar koper dan menyimpan pakaian mereka di dalam lemari
setelah itu mereka pun mandi dan istrahat bersama
semoga kalian suka dan terhibur degan karyaku ini
__ADS_1
selamat membaca 🙂