
seorang laki-laki menatap iba ke sebuah mobil yang sedang di kelilingi banyak para mahasiswi.
"OMG.... Mobil kesiangan gue" ucap lelaki itu mengkhawatirkan mobilnya, ia takut mobil kesayangannya lecet atau tergores
"Kesayangan tuan" ucap seorang wanita membenarkan ucapan lelaki itu
"what do you care (apa pedulimu)" balas lelaki yang bernama Alex
Alex tadi berhasil keluar diam-diam dari dalam mobil miliknya sebelum para mahasiswi datang mengelilingi mobil miliknya itu, ia bersusah payah berjongkok bersama grace agar ia tak di kejar-kejar oleh mahasiswi di kampus ini.
Grace memutar bola matanya dengan malas menanggapi perkataan tuan mudanya ini. Alex memang baru beberapa bulan kursus bahasa Indonesia, ia biasanya akan salah dalam mengatakan sesuatu seperti barusan ini, tak sama dengan dirinya yang sudah fasih berbahasa Indonesia karna ia sangat suka belajar bahasa Indonesia, menurut grace bahasa Indonesia sangat bagus dan lucu.
"Dan juga aku sudah berapa kali memberitahu kepadamu jangan memanggilku tuan, panggil aku alex saja sudah cukup, do you understand?" Ucap alex kepada Grace
"Hmmm" balas Grace dengan malas
"Lebih baik kita ke kelas saja, entar kita telat masuk kelasnya" ajak alex pergi mendahului Grace.
Grace tak berkata apa-apa ia hanya mengikuti langkah alex dari belakang.
Grace Natalie berumur 20 tahun, ia adalah pengawal pribadi Alexander, Alex dan Grace tumbuh bersama, grace termaksud orang kepercayaan keluarga Gottardo karna grace adalah anak tangan kanan ayah alex, saat grace masuk ke dalam keluarga Gottardo ia masih berumur 9 tahun, kemudian ia belajar menembak, memanah, dan bertarung. walaupun umur grace masih sangat muda namun grace sangat pandai beladiri dan mengatur strategi.
Grace pindah kuliah ke ibukota ini karna menemani Alex, ia juga mengambil jurusan yang sama dengan Alex yaitu jurusan ilmu komputer dan satu kelas bersama shira.
Alexander Gottardo Apridani adalah saudara kembar Alexandra Gottardo Apridini, mereka berdua terlahir di keluarga orang paling terkenal dan terkaya se Amerika.
Keluarga Gottardo dan keluarga Franklin adalah keluarga yang paling terkenal dan paling di takuti di kawasan Amerika.
Alexander sengaja datang ke ibukota J karna ia sangat ingin bertemu dengan saudari kembarnya, ia sudah lama merindukan Alexa, bahkan saat pertama ia di beritahu oleh kedua orangtuanya bahwa ia sebenarnya punya saudari kembar, saat itu alex langsung ingin segera menemuinya namun ia di tahan oleh kedua orangtuanya karena belum saatnya ia bertemu dengan Alexa.
Dulu setelah seminggu Aretha Franklin Delano melahirkan Alexa dan Alex. tiba-tiba Alfred adik laki-lakinya datang membawa banyak pengawal untuk membunuh salah satu bayinya
__ADS_1
Salah satu dari kedua bayi itu harus di bunuh karna jika kedua anak kembar itu tumbuh dewasa maka dirinya tidak akan bisa mendapatkan warisan dari Franklin group, karna sudah dipastikan bahwa Franklin group akan jatuh ketangan salah satu anak itu. Namun jika Alfred berhasil membunuh salah satu anak Aretha maka ia bisa mendapatkan Franklin group karna anak yang satu itu akan mewarisi harta ayahnya Aldrich Gottardo yaitu pemilik perusahaan besar Gottardo yang paling terkenal se Amerika
Saat itu Aretha dan Aldrich tidak ada persiapan keduanya tak tahu bahwa Alfred sang adik sudah mengetahui bahwa Areta mengandung bayi kembar, saat Aldrich dan Aretha pergi USG mereka juga kaget bahwa anaknya ternyata kembar bahkan sepasang satu laki-laki dan satu perempuan, Aldrich dan Aretha langsung menyembunyikan kebenaran itu, lalu membuat hasil USG palsu bahwa anak yang di kandungnya hanya satu, Aretha dan Aldrich seperti tahu akan ada bahaya jika memberitahu kan kepada keluarganya ia mengandung bayi kembar.
Aldrich dan Aretha tak tahu dari mana Alfred tahu bahwa ia melahirkan anak kembar karna selama ini ia telah berhasil memanipulasi keluarganya termaksud orang tuanya. walaupun pengawal yang berjaga di sekeliling rumah mereka juga banyak namun tak sebanyak pengawal yang di bawa oleh Alfred. Aldrich sangat khawatir kepada keduanya bayinya ini, Karna merasa sudah terdesak Aldrich langsung menelpon adiknya yaitu candra untuk membawa Alexandra pergi jauh dari Amerika, jika bisa harus sejauh mungkin hingga Alfred tak bisa menjangkaunya.
alfred masuk dengan para pengawalnya, ia telah berhasil mengalahkan ratusan pengawal Aretha dan Aldrich di depan dan di dalam rumahnya, saat ini Alfred telah berada di dalam kamar Aretha dan Aldrich, Aldrich sebenarnya ingin melawannya namun ia di larang oleh Aretha karna takut ia akan terluka apalagi melihat para pengawal Alfred yang begitu banyak.
Alfred kaget saat melihat hanya ada satu bayi laki-laki saja, ia langsung menggeledah semua yang ada di dalam kamar itu namun tidak menemukan bayi satu lagi, menyadari kesalahannya Alfred langsung bersujud kepada Aretha dan Aldrich agar mereka tak salah paham kepadanya, ia berasalan bahwa ia ke sini hanya di suruh oleh orangtuanya karna mereka mengatakan bahwa Aretha sebenarnya mempunyai bayi kembar laki-laki dan perempuan.
Chandra pun membawa Alexandra untuk pergi jauh dari Amerika, ia membawa Alexandra ke kota kecil yaitu kota c. Dan dia di sana bertemu dengan saliman dan Aliza yang saat itu sangatlah miskin, ia pun langsung menawarkan bantuan kepada keluarga itu dengan Syarat mereka harus merawa Alexa seperti anak mereka sendiri dan saliman harus memberikan nama panggilan yang cocok kepada Alexa karna nama Alexandra Gottardo Apridini di kota c yang kecil ini terlalu mencolok. Para warga atau anak yang lain pasti akan curiga kepada Alexa.
Saliman dan Aliza langsung menyetujui karna mereka memang sangat membutuhkan uang dan makanan untuk anak-anaknya. Saliman langsung saja menyebut alexa dengan nama Shira yang artinya adalah kesejahteraan.
Sejak saat itu shira dan para kakak-kakaknya tumbuh bersama sebagai keluarga yang lengkap dan sangat taat kepada Allah SWT.
hingga sampai beberapa tahun Alfred terus mencari keberadaan alexa namun ia tak pernah menemukan tanda-tanda atau kejanggalan kepada Aretha ataupun Aldrich, ia hanya sering melihat Candra sesekali akan datang selama beberapa hari lalu pergi lagi namun entah kemana. karna selama sepuluh tahun alfred mencari namun mendapat apa-apa, Alfred pun menyerah dan tidak mencari tahu lagi tentang Alexa.
Alex dan Grace masuk ke dalam kelas saat keduanya di panggil masuk oleh dosen.
Semuanya langsung riuh melihat Alex dan Grace, mereka semua langsung berdiri dari tempat duduknya, terkecuali shira, Diyan, dan farah ketiga tak memberikan reaksi apapun, ketiganya hanya saling manatap dan setelah nya mereka pun langsung fokus kepada buku yang ada di hadapannya.
Alex dan Grace jalan dengan beriringan, yang satu sangat ganteng dan satu sangat cantik, orang dalam kelas itu langsung mengklaim bahwa keduanya berpacaran dan sengaja pindah bersama ke kampus ini karna mereka mungkin tak mau menjalagi hubungan LDR.
"Hay gays my name is Alexander saya pindahan dari new York university, hmmm kalian boleh memanggil saya Alex" ucap alex memperkenalkan dirinya
Semua orang dalam kelas langsung histeris apalagi saat melihat mata alex yang berwarna biru refleks semua mahasiswa langsung memandang Shira menyamakan mata kedua orang ini bahkan namanya sangat mirip Alexandra dan Alexander seperti saudara kembar? apalagi mereka sama-sama masuk di hari yang sama apakah alexa mengambil cuti untuk bertemu dengan alex? semua mahasiswa dan mahasiswi bertanya-tanya tentang hubungan alex dan Alexa
Shira yang di tatap oleh teman-temannya hanya memasang raut wajah bingung dan heran, lalu setelah itu shira langsung mengubah raut wajahnya menjadi datar dan kembali membaca bukunya.
"Hay gays nama saya Grace Natalie dan sama dengan alex saya juga pindahan dari new York university tapi saya lebih fasih berbahasa Indonesia daripada alex, hmm kalian bisa memanggilku Grace"
__ADS_1
Sekarang giliran grace memperkenalkan diri
Laki-laki yang berada dalam kelas itu riuh karna mendengar suara lembut dan kecantikan Grace.
"Hmm maaf boleh kami bertanya?" Tanya salah satu mahasiswi
"Boleh" jawab Alex
"Apakah kalian sepasang kekasih? Apakah kalian sengaja pindah dari new York ke sini karna tak ingin menjalani hubungan LDR?" Tanya mahasiswi itu
Alex dan Grace tersenyum, lalu kemudian Grace ingin menjawab namun tak jadi karna Alex menjawabnya lebih dulu
"Kami adalah keluarga, kami pindah ke sini karna alasan pribadi"
"Jadi kalian saudara?" Tanya seorang mahasiswa
"Bukan, kami bukan saudara namun kami adalah keluarga" jawab Alex lagi
Semua orang yanb ada dalam kelas pun mengangguk anggukan kepalanya sambil mengatur strategi agar bisa berdekatan dengan Alex ataupun Grace
"Silahkan pilih kursi untuk kalian duduk" ucap dosen
"Saya ingin duduk di belakang wanita yang memakai hijab itu bu" ucap Alex menunjuk kursi tepat di belakang shira
"Oke silahkan di sana tidak ada yang menempati" balas dosen
"Dan kamu?" Tanya dosen kepada Grace
"Saya di belakang yang itu saja" jawab grace menunjuk kursi belakang Farah
Alex berjalan ke kursi belakang shira dengan santai sambil mengamati Shira, saat tepat pas di dekat Kursi shira, shira melihat ke arahnya Keduanya bertatapan. Tiga kata yang keluar dari bibir shira ma syaa Allah
__ADS_1
Shira seperti merasakan getaran di hatinya, entah kenapa hatinya bergetar saat melihat mata alex yang sama dengannya berwarna biru.