Bidadari Di Balik Cadar

Bidadari Di Balik Cadar
Pengakuan Rika


__ADS_3

Cantika mondar mandir dengan gelisah di ruang tamu. Sebelumnya Arya sudah memberitahu rencananya pada Cantika.


Cantika menunggu dengan cemas.


"Mama!" Danish turun dari gendongan Arya dan berlari ke arah Cantika.


Cantika yang melihat Danish di hadapannya merasa seperti bermimpi. Dia begitu bahagia, betapa dia sangat merindukan putranya itu.


"Sayang, anak mama sini mama lihat mana yang luka hah apa Danish terluka sayang coba mama periksa."


Cantika memeriksa seluruh tubuh Danish dan merasa legah karena tidak mendapati ada luka di tubuh Danish.


"Sayang..." Cantika memeluk Danish dengan erat.


"Mama jangan menangis, Danish baik-baik saja." Danish mengusap air mata Cantika, terlihat jelas kasih sayang di antara ibu dan anak itu.


"Sayang, Rika ada di mobil." Kata Arya dengan hati-hati.


"Rika?" Cantika terkejut mendengar Rika ada di mobil Arya.


"Iya, dia juga di tempat adanish disekap. Dia dan Remon yang menyekap Danish. Tapi saat aku tiba disana Rika berubah pikiran dan ingin membebaskan Danish kemudian Remon membuatnya pingsan dan mengikatnya di samping Danish." Kata Arya, dia menjelaskan yang dia lihat di tempat Danish di sekap.

__ADS_1


Cantika yang mendengar perkataan Arya sangat terkejut. "Rika bersama Remon? Apa yang mereka inginkan dengan melakukan semua ini?"


"Kita tunggu sampai Rika sadar dan biarkan dia yang menjelaskan segalanya."


"Aku akan menyiapkan makanan buat Danish kemudian menidurkannya. Dia pasti lapar dan lelah. Hari ini begitu buruk baginya."


Cantika mengambil makanan dan membawa Danish ke kamarnya. Setelah Danish makan Danish akhirnya tertidur.


Arya kemudian meminta penjaga kompleks membawa Rika masuk ke rumah.


Beberapa saat kemudian Rika sadarkan diri. Dia merasa kaget karena menyadari dirinya kini berada di rumah Cantika.


"Untuk itu aku percaya, tapi katakan kenapa Remon menginginkan aku dan Cantika bercerai? apa kamu juga menginginkan hal yang sama?" Tanya Arya dengan suara dinginnya.


Rika berkeringat dingin seakan dia sedang di interogasi oleh polisi.


"Apa itu benar? katakan Rika kenapa kalian bekerjasama untuk memisahkan aku dan Suamiku?" Cantika juga bertanya pada Rika.


"Karena aku mencintai Arya dan Remon juga ingin memilikimu jadi saat Remon mengajakku bekerjasama dengannya aku menerimanya. Tapi aku sungguh tidak tahu soal rencana penculikan Danish. Aku tidak akan tega melibatkan adanish untuk hal ini." Rika mengatakan niatnya untuk memisahkan Arya dan Cantika.


Cantika begitu terkejut dengan pengakuan sepupunya yang terang-terangan ingin memisahkannya dengan suaminya.

__ADS_1


Tapi tidak dengan Arya, Arya sudah bisa menebak jika Rika masih menginginkannya saat peristiwa Rika yang tertabrak mobilnya waktu itu.


Arya sudah menyadari jika Rika sengaja menabrakkan dirinya.


"Bagaimana mungkin kamu masih menginginkan Arya, dia sudah memiliki aku dan Danish?" Cantika berkata dengan sedih. Dia tidak mengerti dengan jalan pikir Rika.


"Aku mencintai Arya sebelum kalian menikah bahkan sebelum kalian saling kenal." Ucap Rika jujur.


"Tapi aku tidak pernah mencintaimu." Kata Arya dengan suara lebih dingin lagi, dia merasa kesal pada Rika yang menyakiti perasaan Cantika dengan terang-terangan mengatakan mencintai dirinya.


Rika menatap Arya dengan rasa tak percaya jika Arya akan langsung mengatakan penolakannya begitu mudahnya.


"Dari pertama aku mengenalmu aku sudah jatuh cinta padamu, aku berusaha mendapatkan perhatian darimu tapi apakah sedikit pun tidak ada diriku di hatimu setelah semua usahaku untuk mendapatkan cintamu?" Rika menatap Arya dan bertanya padanya tanpa memerdulikan perasaan Cantika disana.


Arya semakin kesal di buat Rika, Arya melirik Cantika dan mendapati wajah Cantika memucat.


"Sayang, jangan hiraukan dia. Kamu hanya perlu tahu jika hanya kamu dan putra kita yang ada di hatiku. Selain kalian tidak ada ruang untuk orang lain." Arya mendekati Cantika dan membuat Rika sangat sedih dan cemburu.


"Karena kamu baik-baik saja maka tolong pulanglah, kami mau istirahat." Arya meminta Rika segera pergi dari sana dengan suara datar.


"Aku bilang tolong kamu pergi dari rumah kami!" Melihat Rika masih diam disana Arya akhirnya tak bisa menahan emosinya dan mengusir Rika.

__ADS_1


__ADS_2