
"Papa! Paman!"
Danish yang kecil berlari kearah taman belakang tempat Arya dan Surya kini duduk santai sambil minum kopi.
"Hai jagoan, sini sama paman." Surya mengangkat tubuh kecil Danish dan meletakkannya di pangkuannya.
Awalnya Danish marah kepada Surya setelah mengetahui dia telah menyamar sebagai ayahnya bahkan telah menyekap ayahnya, tapi karena penjelasan Arya dan Cantika akhirnya setelah beberapa hari diam-diam memperhatikan Surya Danish percaya jika Surya telah berubah, bahkan sebenarnya dia memang orang yang baik di luar dari perkara cincin waktu itu.
Sore hari Arya, Cantika, Surya dan Danish keluar untuk berbelanja.
"Kita kesana yuk, jangan ganggu papa dan mama." Surya menarik Danish ke arah lain agar tidak mengganggu Arya dan Cantika.
Arya tersenyum melihat Surya lalu menggandeng tangan Cantika mengelilingi mall.
Sedang Surya yang berlarian mengikuti Danish tak sengaja menabrak seseorang.
"Sorry, aku tidak sengaja." Kata Surya sambil mengulurkan tangannya untuk membantu orang itu berdiri.
__ADS_1
"Arya?" Batin Rika tak berani percaya dengan yang dia lihat.
Rika yang melihat Surya yang dia pikir Arya mengulurkan tangan untuk pertamakalinya padanya merasa sangat tersentuh, dia sudah memutuskan untuk melupakan Arya dan merelakannya bersama Cantika dari beberapa bulan lalu sebelum ibunya Sarah mengirimnya untuk melanjutkan S2-nya di luar negeri.
Sarah terpaksa mengirim Rika ke luar negeri untuk menjaga kemungkinan Rika berusaha mendekati Arya lagi, dan selama beberapa bulan di luar negeri, Rika berhasil move on dari Arya. Karena dia berhasil meyakinkan ibunya jiia dia sungguh sudah merelakan Arya, maka Sarah akhirnya mengizinkannya pulang dan kuliah di kotanya sendiri.
Tapi melihat untuk yang pertamakalinya tangan yang dulunya dia impikan terulur padanya Rika hampir saja meraihnya.
"Tidak masalah." Rika berdiri sendiri dan membuat kesan pertama dimata Surya jika dia pasti wanita yang angkuh.
Surya menarik kembali tangannya yang kosong.
"Bibi disini juga? bibi dari mana saja kok baru kelihatan?" Tanya Danish sambil memeluk leher Rika.
Surya yang melihat mereka sangat akrab merasa bingung siapa sebenarnya Rika.
"Maaf sayang, bibi sibuk dengan pendidikan bibi jadi belum bisa menemui Danish." Kata Rika sambil menciumi pipi tembem Danish yang masih belepotan dengan cokelat.
__ADS_1
"Paman, perkenalkan ini bibi Rika, sepupu mama." Kata Danish yang membuat Surya mengerti dengan kedekatan mereka namun justru membuat Rika bingung.
"Paman?" Tanya Rika bingung kenapa ponakannya itu memanggil Arya paman.
"Haha bibi ketipu, dia paman Surya, kembaran papa." Kata Danish yang semakin membingungkan Rika.
"Kembaran?" Tanya Rika lagi.
"Iya ceritanya panjang Danish malas ngedongeng, pokoknya ini paman Surya bukan papa, papa lagi jalan-jalan disebelah sana dengan mama." Kata Danish.
Rika menatap Surya dengan pandangan tak percaya.
"Ka kamu bukan Arya?" Tanya Rika pada Surya yang hanya berdiri diam disana.
"Surya, kakak kembar Arya." Kata Surya dengan suara sedikit judes karena merasa kesal saat Rika tadi tidak menghiraukan uluran tangannya.
"Rika, saudara sepupu istri Arya dan juga teman lama Arya." Rika mengulurkan tangannya pada Surya.
__ADS_1
Surya bingung dengan sikap Rika yang tadinya dia kira angkuh karena tidak mau menerima uluran tangannya, tapi sekarang dengan senyum manisnya Rika malah dengan sendirinya mengulurkan tangan pada Surya.
"Apa karena tadi dia salah mengira aku itu Arya?" Pikir Surya lalu menjabat tangan Rika.