Bidadari Di Balik Cadar

Bidadari Di Balik Cadar
Kecelakaan


__ADS_3

"Iya aku segera kesana."


Arya yang masih sarapan mendapatkan telpon dari rumah sakit jika Surya sedang dirawat di rumah sakit karena kecelakaan.


"Ada apa?" Tanya Cantika melihat wajah suaminya panik.


"Kak Surya... kecelakaan." Kata Arya dengan suara bergetar.


Cantika sangat terkejut mendengarnya, baru saja mereka duduk bersama dan kini dia mendengar kabar itu.


"Pak, tolong titip Danish yah." Cantika menitipkan Danish pada supirnya.


"Sayang, kamu berangkat sekolah sama pak sofian yah, mama dan papa harus ke rumah sakit." Kata Cantika pada Danish.

__ADS_1


"Iya, mah." Danish yang pintar tidak banyak tanya saat melihat orang tuanya panik, dia tau pasti terjadi sesuatu dan itu bukan hal yang perlu di bahas dengan anak kecil sepertinya saat ini.


Arya dan Cantika segera ke rumah sakit.


"Kamu tunggu disini yah." Ucap Arya pada Cantika.


Arya masuk ke ruang tempat Surya, disana sudah ada Viki yang menangani Surya.


Tanpa berkata apapun, Arya langsung membantu Viki menangani kakaknya yang kini bermandikan darah dan luka bakar di seluruh tubuhnya.


Sejam kemudian Arya dan Viki keluar dari ruangan itu dan menghampiri Cantika yang kini di temani ayahnya Pak Rohim.


"Bagaimana keadaan kak Surya?" Tanya Cantika.

__ADS_1


Arya menarik nafas lalu menjawab "Kakak mengalami luka bakar di sebagian tubuhnya dan..." Arya tidak sanggup melanjutkan perkataannya, kini matanya basah mengingat kondisi kakaknya.


"Maaf, sepertinya meski luka bakar pada pasien bisa kita sembuhkan, tapi pasien sepertinya tidak akan bisa menggerakkan kaki kirinya lagi setelah ini." Viki menyambung perkataan yang tidak sanggup Arya utarakan.


Mendengar tingkat keparahan kondisi Surya, Cantika menangis sambil memeluk Arya, dia bukan hanya sedih atas kondisi kakak iparnya tapi dia juga sedih melihat suaminya kini terlihat tertunduk seperti tak berdaya.


Itu merupakan kekecewaan tersendiri bagi Arya sebagai adik sekaligus dokter. Meski sudah berusaha, dia hanya bisa menyelamatkan nyawa dan menyembuhkan luka bakar kakaknya, tapi luka di kaki kiri akibat benturan saat Surya melompat dari mobil, itu tidak bisa dia sembuhkan dan kemungkinan besar Surya tidak akan normal lagi setelah itu.


Seminggu kemudian, Surya sudah di bawah pulang oleh Arya dan Cantika. Kini pria tampan itu duduk di atas sebuah kursi roda.


"Tolong tinggalkan aku sendiri, aku bukan pasien lagi, aku baik-baik saja sekarang." Kata Surya saat Arya dan Cantika masih tetap menjaganya disana.


Cantika menarik Arya keluar dari sana, dia tau saat ini Surya masih belum bisa menerima kondisinya dan akan semakin sedih saat Arya dan dirinya memperlakukannya seperti seorang pasien.

__ADS_1


Benar jika Surya sudah sehat, luka bakarnya pun sudah hilang dengan cepat karena kecanggian alat medis dan obat sekarang, hanya saja meski sudah berusaha dan melakukan banyak hal kaki kirinya tetap tidak bisa di sembuhkan. Surya pernah teriak histeris saat baru sadar dan mendapati kaki kirinya sudah tidak bisa bergerak lagi. Namun karena nasehat Arya dan Cantika, Surya sekarang bisa tenang dan menerima takdirnya. Tapi tetap saja, dia tidak mau jika seseorang terlalu memperhatikannya seakan dia sudah tidak berguna lagi.


__ADS_2