Broken Home

Broken Home
Episode 30


__ADS_3

" Bian, Kamu itu laki - laki. Dan sebagai laki - laki kamu harus mempertanggung jawabkan perbuatan Kamu "


" Terus Bian harus bagaimana Mah.?? "


" Kamu harus menikahi Clara. ! " Ujaar Ibu Retta dengan tegas.


Memang itu yang Ibu Retta dan Clara inginkan.


" Apa Mah ?! Mah aku kan sudah punya Felli, dan Felli sedang hamil Mah. "


" Ya memang kenapa? Laki - laki memiliki Istri lebih dari satu nggak apa - apa kan"


Bian terdiam mendengar perkataan Ibunya, Bian merasa bersalah kepada Felli. Namun Bian juga bersalah kepada Clara.


" Bi, sudahlah ikuti kata Mamah. Lagian Clara itu sudah banyak membantu Kamu dan mensupport kamu untuk memajukan Caffe ini dan kembali membangun cabang lainnya. Lihatlah Felli istri kamu sekarang. Apa dia membantu kamu? Tidak bukan dia sibuk dengan pekerjaan dia sendiri tanpa memperdulikan kamu"


Bian mulai termakan perkataan Mamahnya, memang benar Felli selalu sibuk dengan urusannya di Kantor. Dan Bian sudah beberapa kali melihat Felli bersama dengan Gilang.


" Oke aku mau menikahi Clara tapi jangan sampai Felli tau Mah. Aku belum siap "


Clara pun bersorak ria dalam hatinya, Akhirnya apa yang dia inginkan pun tercapai. Bisa memiliki Bian kembali, perlahan - lahan Clara akan menyingkirkan Felli dan merebut Bian seutuhnya..


Ibu Retta pun turut senang karena Clara adalah calon menantu yang di dambakannya dari dulu.Karena Clara terlahir dari Keluarga yang kaya raya, Dan Clara perempuan yang sangat royal apapun kemauan Ibu Retta selalu Clara turutin. Kini Ibu Retta mempunyai dua menantu yang dapat di porotin duitnya untuk kesenangan Ibu Retta.


.


.


.


Setelah Bian memutuskan akan menikahi Clara, Bian dan Clara semakin dekat bahkan kemana pun mereka selalu berdua. Kini Bian seperti melupakan Felli, Memang Felli akhir - akhir ini sangat sibuk dengan pekerjaannya di Kantor. Jadi Felli jarang sekali di rumah terkadang sampai lembur. Bian pun sibuk untuk mengurusi Caffe juga persiapan pernikahannya dengan Clara yang diam - diam di belakang Felli


Bian memang merasa bersalah kepada Felli, Dengan Menghindari rasa bersalahnya Bian sedikit menghindar dari Felli karena takut keceplosan.


" Mas, Akhir - akhir ini kamu sepertinya sering banget pergi ke Bandung" Ujar Felli saat melihat suaminya mengemasi barang - barang yang akan di bawa ke Bandung


" Iya kan sedang ada Grand opening Cafe jadi aku harus mantau perkembangannya disana nggak bisa hanya dapat informasi dari karyawan aku. "

__ADS_1


" Ohhh, Sama siapa aja Mas? "


" Sama Clara tapi katanya Mamah mau ikut"


" Loh Mamah ikut, Aku ikut boleh dong Mas"


" Nggak usah deh sayang, Jauh kasian kamu nanti capek. Kamu harus banyak - banyak istirahat "


Felli yang awalnya semangat kini langsung cemberut. Felli merasa bosan karena pekerjaan di Kantor, toh dirinya tetap harus bekerja jika tidak di izinkan ikut. Felli pun memutuskan diam tidak bicara kembali.


Setelah Bian dan Mamah Retta pergi ke Bandung, Felli merasa kesepian . Akhirnya Felli memutuskan untuk menginap di rumah sang Papip.


" Pip, Felli nanti pulang kantor nginep di rumah Papip ya" Ujar Felli pada Pak Hermawan


" Boleh banget sayang. Papip juga kangen banget sama kamu"


" Papip bisa aja. "


" Kamu sama Bian kan? "


Pertanyaan Pak Hermawan membuat Felli terdiam, Karena Felli tidak mungkin berkata jujur pada Papipnya kalo Bian dan Mamah Retta sedang pergi ke Bandung. Pasti akan membuat Papipnya marah dengan kelakuan Bian dan Mamah Retta. Dengan terpaksa Felli harus berbohong pada Papipnya.


' Maafin Felli Pip, Felli harus berbohong, Felli hanya nggak mau Mas Bian dan Mamah Retta kena marah Papip dan terlihat buruk di mata Papip' Gumam Felli dalam hati


" Tapi kalian sedang tidak apa - apa kan? Baik - baik saja kan? "


" Iya Pip. Papip tenang saja Felli sama Mas Bian baik - baik saja" Felli berusaha membuat Papipnya percaya.


.


.


.


Sesampainya di Bandung Bian dan sang Mamah langsung menuju ke Hotel yang sudah mereka Boking. Clara sudah sampai di sana lebih dulu bersama Mamah dan Papahnya. Tak disangka Papah Bian pun ternyata ikut ke Bandung karena paksaan sang Mamah.


Sebenarnya Bian merasa sedikit bersalah kepada Felli. Setelah Bian mengkhianati Felli kini Bian menikah di belakang Felli di saat Felli sedang mengandung anaknya.

__ADS_1


.


.


.


Hari pernikahan Bian dan Clara pun tiba , Clara sudah mengenakan gaun pengantin di dampingin Mamih Citra dan Papih Hendro. Bian yang sudah rapih dengan stelan jas di dampingin oleh Mamah Retta dan Papah Kuncoro. Untuk kali ini terasa berbeda yang di rasakan oleh Bian, Karena di saat Bian menikah dengan Felli kedua orang tuannya tidak ada yang mendampingi. Tapi untuk kali Ini Bian di dampingi ke dua orang tuanya. Yang membedakan kali ini dengan seseorang yang entah Bian cintai atau tidak karena Clara adalah masalalu yang kini hadir di dalam hidup dan pernikahannya. Bian merasa bersalah saat ini namun terkadang Bian pun kesal saat Felli bersama Gilang. Sejenak Bian teringat Felli, Hampir Bian pergi dari acara Pernikahannya dengan Clara namun Mamah nya mencegahnya.


" Ingat kamu yang berbuat dan kamu yang harus mempertanggung jawabkan, jangan lari dari masalah yang sudah kamu buat sebagai laki - laki harus berani bertanggung jawab"


Bian dan Clara sudah duduk di hadapan penghulu dan Bian sudah siap menjabat tangan penghulu untuk mengucap ijab qobul.


.


.


.


Di kantor Felli sangat sibuk untuk mempersiapkan Meeting dengan Investor yang dari Luar Negeri. Felli membawa banyak tumpukan file. Saat Felli sedang membawa file tersebut Felli merasa pusing sehingga Felli tersandung dan terjatuh.


" Ya Alloh Non Felli " Mba Gita yang melihat Felli jatuh tersandung langsung menghampiri Felli.


" Tolong... tolong.... " Mba Gita berteriak meminta bantuan.


" Felli kenapa Git?. Tolong langsung bawa ke mobil saya" Mario langsung menghampiri Gita dan menyuruh karyawanya membawa Felli ke mobilnya.


" Tadi kesandung langsung jatuh Pak, terus pingsan "


" Duhh... Gimana ya, Felli harus di bawa ke Rumah sakit sedangkan saya harus gantiin Meeting lagi ini" Ka Mario merasa bingung.


Gilang yang tiba - tiba datang langsung menghampiri Ka Mario langsung menanyakannya


" Ka , Felli kenapa? "


" Tadi kesandung terus pingsan Lang, Kaka harus gantiin Felli Meeting ini sama Investor, Tapi Felli harus di bawa ke Rumah Sakit"


" Gilang aja yang bawa Felli ke Rumah Sakit Ka "

__ADS_1


" Oke kalau begitu Thanks ya Lang, Ini kunci mobil Kaka. " Ka Mario menyerahkan Kunci mobilnya lalu pergi menuju ruang Meeting. Gilang langsung membawa Felli ke Rumah Sakit.


Di tempat pernikahan Bian dan Clara kini mereka sudah Sah menjadi suami Istri terpancar wajah bahagia di muka Clara sedangkan raut muka Bian tidak dapat di simpulkan


__ADS_2