
Di rumah Intan
Intan sedang melihat video yang Ia akses pada link yang Ia ambil tadi . perutnya mulai terasa mulas akibat induksi yang membuat proses persalinan dini .
Intan bisa menahannya , rasa sakitnya tak melebihi ketika ia melihat temannya pada video yang terlihat sangat mengenaskan , dalam video setiap kata tolong yang di ucapkan Mita seakan mengiris hatinya .
Intan tak sanggup lagi melihatnya , Ia bersandar pada pinggiran kasur dan terduduk lemas di bawah , isakan tangis dari Intan seakan memenuhi kamar Intan .
“ tan lo gapapa kan ?” ucap Dita memasuki kamar Intan .
“ kenapa lo bisa tau tempat ini akh” ucap Intan sedikit kesakitan.
“ seharusnya pembukaan pertama ga terlalu berasa , apa dia udah ngelewatin pembukaan pertama” ucap Dita mengeluarkan alat medis dan mulai memeriksa Intan .
“ lo belum pecah ketuban kan “ ucap Dita
“ belum , perut gua sakit dit , gua takut anak gua kenapa napa “ ucap Intan .
“ sekarang lo tenang jangan panik, bentar lagi suami lo yang bodoh itu dateng , kevin lagi jemput dia “ ucap Dita menenangkan Intan .
“”akh t tolong “” suara HP Intan yang masih memutar video Mita .
Karena , HP Intan sedang dalam setelan putar ulang . Dita merampas HP Intan dan melihat video yang Intan tonton .
“ kenapa lo bisa kenal suami gua dit “ ucap Intan saat setelah mengatur nafasnya untuk menenangkan diri .
“ YAKK , lu bodoh , ya ga berubah dari dulu , sukanya nyari penyakit , kenapa lo malah nonton ginian , lu ga cukup buat nekat buat ngungkap kasus ini sendiri……….” Omel Dita yang tak henti henti
Flashback on
“ halo , gua temennya intan , boleh gua tanya biasanya intan kemana di jalan jendral soedirman area perkebunan mangga ?” tanya dit6a pada Johnny yang menerima panggilan dari HP Putra .
“ dia bahkan tak menenangkan diri dengan mengajak orang lain ke tempat yang katanya privasinya “ ucap Johnny .
“”(kenapa dia berbelit Ya Allah , malangnya temanku )” batin Dita .
“ bisa kah jawab pertanyaanku saja ini darurat “ ucap Dita geram .
“ baiklah sepertinya itu bukan privasi lagi , cari kode zodiak Gemini pada salah satu pohon dekat jalan , dari sana jalan saja ke barat sampai bertemu rumah warna cream , hijau muda , baiklah selamat bersenang senang “ ucap Johnny .
“(apa susahnya jika dia mengatakan jawaban saja , tanpa menambahi kata tak bergunanya )” batin Dita .
“ terima kasih sebaiknya kau cepat pulang “ ucap Dita .
“ ya aku sedang dalam perjalan kembali , saat aku tau lawan bisnisku tersandung kasus di berita yang di siarkan live tadi “ ucap Johnny .
“ dan kau tau istrimu yang mengungkap itu , dia juga menjadi korban obat induksi kelahiran “ ucap Dita .
“ kenapa kau tak memberi tahuku , putra ke jalan jendral soedirman “ ucap Johnny .
__ADS_1
“ tapi bro kita lagi ngantri bensin “ ucap Putra .
“ SPBU mana ?” tanya Dita .
“ jalan batara , dekat kampus intan “ ucap Johnny .
“ vin jemput suami intan di SPBU deket kampus kamu “ ucap Dita memberikan HP Kevin .
kevin segera berangkat menjemput Johnny , saat sampai di SPBU Johnny mengambil alih mobil Kevin dan meninggalkan Kevin dan Putra di SPBU .
“kita ngapain bang di sini “ tanya Kevin .
“ ngantri bensin “ ucap Putra .
Di tempat lain dita mengikuti petunjuk dari Johnny , hingga menemukan rumahnya dan mehampiri suara tangisan Intan .
Flashback off
Dita terus mengomeli Intan yang hanya tersenyum melihat temannya mengomel . tanpa di sadari Johnny telah sampai dan hanya memperhatikan Intan yang di omeli .
Intan menyadari kehadiran Johnny lalu memegang tangan Dita untuk menghentikan omelannya . Dita berhenti mengomel saat melihat Johnny sedang memperhatikan mereka .
“ udah ngomelin istri gua ?” tanya Johnny .
“ udah “ jawab Dita singkat .
“lu pikir” ucap Dita sinis .
“pikir babe katanya “ ucap Intan .
Intan dan Johnny pun berfikir sesuai perkataan Dita entah memikirkan apa . sementara dita sedang mengomel dalam hati sambil membereskan peralatan medisnya . Dita melihat kedua pasangan suami istri yang sedang melamun seperti memikirkan sesuatu .
“ baru pembukaan pertama , pembukaan selanjutnya perlu penanganan medis “ ucap Dita .
“oh terus “ ucap Intan dan Johnny .
“ astaga “ ucap Dita .
“ kenapa “ tanya Intan .
“ lo harus ke rumah sakit” ucap Dita .
“ kaki gua kram “ ucap Intan .
“gendong” ucap Dita menunjuk Johnny .
“gua?” ucap Johnny menunjuk dirinya sendiri .
“ iya “ jawab Dita singkat lalu berjalan keluar kamar .
__ADS_1
“temen kamu kenapa sih ?” ucap Johnny .
“ jangan gibah” ucap Dita yang masih mendengar ucapan Johnny .
“ diem aja babe “ ucap Intan .
“ ayoo aku gendong hiyakkk “ ucap Johnny mulai menggendong tubuh Intan .
“ maaf yah “ ucap Intan mengecup pipi Johnny .
“ aku juga maaf “ ucap johnny .
“ nanti aja dramanya “ ucap Dita .
“ astaga iya “ ucap Intan dan Johnny bersamaan
Johnny menggendong Intan ke mobil untuk di bawa ke rumah sakit . Johnny mengambil kemudi dan dita menemani intan di kursi penumpang . intan masih merasakan sedikit sakit seperti mulas pada perutnya , namun ia dapat menahan dan mencoba rileks agar semua orang tak panik .
“ suster brankar “ ucap Dita berlari ke dalam rumah sakit saat mobil Johnny berhenti di depan rumah sakit .
Johnny ikut panik saat Intan berkeringat karena menahan rasa sakit ,wajah Intan juga terlihat pucat .
“ kamu kuat babe “ ucap Johnny .
“ pasien masih pembukaan 1 , belum ada tanda tanda pembukaan selanjutnya , lakukan pemeriksaan saja “ ucap Dita sambil berjalan mengiringi brankar Intan . Johnny ikut masuk dan menemani Intan yang sedang di cek
.
.
.
.
.
maaf telat yakk , ga mau alesan apa apa cuma maaf deh telat
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT boleh
VOTE boleh
HADIAH boleh
__ADS_1