
Intan menatap Johnny yang nampak begitu lelap memutuskan untuk tak membangunkan dan mencoba untuk turun menghampiri Key. setelah berusaha , akhirnya intan bisa turun dan berjalan menghampiri box bayi yang tak jauh dari ranjangnya .
“ hay anak mama , anak disiplin ya , heum ya, udah bisa bangun pagi ya , pinter banget , key haus , ayo minum dulu , abis ini mandi okee “ ucap Intan menggendong Key .
Intan memberikan Key ASI dengan berdiri di sebelah box bayi sambil menimang nimang Key , Intan juga bersenandung pelan , tangannya mengelus elus pelan kepala Key yang sudah di tumbuhi rambut yang lumayan lebat .
“ kayak mama dulu , kata nenek dari lahir udah lebat rambutnya , rambut kamu juga agak bergelombang , cantik “ ucap Intan mengelus elus rambut Key .
Johnny terbangun karena mendengar senandung pelan dari mulut Intan , ia melihat Intan menimang nimang Key , Johnny memandangi dua orang yang berada di depan tak jauh dari tempatnya kini terduduk . perlahan Johnny berjalan dan memeluk Intan dari belakang .
“ morning “ ucap Johnny di dekat telinga Intan dengan suara serak khas orang yang baru bangun .
Intan terkejut dan sedikit merinding , bukannya seharusnya ia sudah biasa dengan itu mengingat usia pernikahan mereka lebih dari setengah tahun, tapi mungkin karena suara Johnny yang bersamaan dengan hembusan nafasnya dekat dengan leher Intan .
“ morning to udah bangun ?” ucap Intan menoleh ke Johnny setelah sedikit menjauhkan kepalanya dari kepala Johnny yang bersandar di bahunya karena kaget .
“ aku yang seharusnya nanya gitu , malah kamu yang bangun duluan , maaf yah bangunnya telat “ ucap Johnny mengeratkan pelukan .
“gapapa “ ucap Intan lalu memberikan ciumann sekilas pada pipi Johnny .
“ thanks morning kissnya “ ucap Johnny lalu membalas ciumann Intan dengan memberikan ciumann di pipi namun sedikit dengan leher Intan .
“ babe jangan gitu geli “ ucap intan kembali menjauhkan kepalanya .
“ hehe maaf , eh anak papa kenapa udah bangun “ ucap Johnny mengangkat kepalanya dari bahu Intan lalu berjalan memutar kehadapan Intan .
“ anak disiplin dia babe , teratur bangunnya pagi “ ucap Intan mengelus elus kepala Key .
__ADS_1
“ ih anak pinter , anak papa disiplin yah , udah yah nyusunya jangan banyak banyak , nanti papa ga kebagian , sini papa mau gendong “ ucap Johnny menarik pelan tubuh Key untuk mengalihkan gendongan Intan ke tangannya .
Intan hanya menggelengkan kepala melihat tingkah suaminya , ia merapikan bajunya lagi lalu mengancingkan kembali bajunya , lalu tangannya masuk ke sela sela tangan Johnny yang sedang menggedong Key , Intan merangkulkan tangannya lalu menyenderkan kepalanya di lengan kekar Johnny .
“ kata ibu dulu rambut aku dari lahir udah lebat , persis kaya key “ ucap Intan .
“ anak papa emang cetakan mamanya , plek katiplek , papa cuma kebagian hidung sama mata kayaknya “ ucap Johnny .
“ oh yah anak kita yang satu lagi mana , di bawa kabur sama mama kamu ga balik balik , padahal kemarin bilangnya mau ketemu adiknya “ ucap Intan .
“ oh ya lupa anak kita ada dua , ga tau itu satunya lagi , di culik sama mama “ ucap Johnny .
“emang mama ada ada aja , ya udah aku tinggal bentar , kamu ajak main key dulu “ ucap intan melepas rangkulan tangannya .
“ eh mau kemana “ ucap Johnny .
“ oh oke kamu bisa kan “ ucap Johnny .
“ bisa kok “ ucap Intan . Intan menyiapkan air hangat dan peralatan mandi Key .
“ babe , key bawa kesini “ panggil Intan dari dalam kamar mandi .
“ eh mama udah manggil , oke maa key meluncur “ ucap Johnny menggendong Key lalu membawanya ke kamar mandi .
“ mana , udah puas mainnya , sekarang waktunya mandi “ ucap intan mengalihkan gendongan Key ke tangannya .
“assalamulaikum “ ucap Pak Slamet dan Bu Yuli yang baru saja datang ,
__ADS_1
“ eh ibu sama ayah babe “ ucap Intan mendengar salam dari orang tuanya .
“ kemana semua ini orangnya “ ucap Pak Slamet .
“ kamar mandi bu yah , lagi mandiin key “ ucap Johnny .
.
.
.
.
.
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT boleh
VOTE boleh
HADIAH boleh
__ADS_1
MAKASIH SEMUANYAAAA