CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)

CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)
Pabo!


__ADS_3

Pukul 7 malam waktu korea , intan dan dimas di panggil ke ruang tengah , vero ingin melakukan malam pertamanya di ruang tengah , tapi sesuai permintaan intan , tak ada bodyguard yang berjaga di dalam .


Intan memakai jubah tidur untuk menutupin linggeri yang terawang , berbeda dengan dimas yang hampir full naked , hanya memakai satu alat yang penn*s nya .


Intan terlebih dahulu mengoda vero dengan menaiki tubuh vero , ia diam diam mengambil pistol di sabuk vero , lalu dengan cepat mengikat tangan vero dengan sabuk . Sementara dimas juga menodongnya dengan pistol .


" lo harusnya nodongnya ke dia , dia bawa pistol buat nyingkirin lo , bodo" ucap intan .


entah karena panik dimas menuruti intan , dan menembakkan satu peluru ke samping tubuh vero . Sementara intan berlari ke pintu depan .


" sayang maafin aku , tapi dia mau kabur , dia nipu kamu " ucap vero .


" BERHENTI !!" teriak dimas mengejar intan , karena pistolnya kehabisan peluru .


Intan bekerja sama dengan para boddy guard , dengan mengurangi jumlah peluru yang biasa di pakai dimas dan vero .Saat hampir sampai di pintu , dimas menarik jubah tidur intan hingga lepas .


" kenapa lo ngejar gua , jagain dia nanti kabur , bentar lagi polisi dateng lo ga mau kan masuk penjara sendirian , nih pistol masih ada kan " ucap intan sambil menembakkan peluru ke lantai .


Dimas pun menurutinya lagi dan membawa pistol pemberian intan yang ternyata kehabisan peluru juga. Intan segera keluar dari mansion dan menemui johnny yang telah berhasil melawan beberapa bodyguard .


" mana polisinya " tanya intan .


" nih pake , bentar lagi polisi dateng" ucap johnny memberikan jas nya untuk di pakai intan .


" emang kenapa ? " tanya intan menggoda johnny .


" aset gua itu , udah ayok " ucap johnny .


" ke pantai dekat sini yok , gua mau nenangin diri dulu , nih alatnya " ajak intan sambil memberikan alat perekam yang ia ambil dari tali lingerinya .


" gua ga bawa mobil " ucap johnny .


" yaudah jalan aja deket kok " ucap intan .


" kenapa ga pake mobil di mansion ini aja kan banyak " tanya johnny .


" yaak pabo , johnny yaa , itu barang bukti juga , mau lo di penjara gara gara bawa barang bukti , dah ayok" jawab intan sambil menarik johnny .


"akhh kaki gua sakit bentar" kaki intan lecet karena berjalan terlalu lama menggunakan highels .


" mau duduk di sini aja?" tanya johnny menunjuk bangku taman .


" gua pengen deket ombaknya , tapi" ucapan intan terpotong karena johnny tiba tiba menggendongnya ala pengantin baru .


" jangan main air dulu , nanti kaki lo perih " ucap johnny menurunkan gendongan intan .


Intan menikmati angin pantai dengan rambut yang terurai menyapu wajahnya , Johnny mengambil karet rambut di tangan intan dan menguncir rambut intan .


"makasih " ucap intan .


"lagian kenapa lo pake linggerie segala , udah segitu siapnya nyerahin tubuh lo ? " tanya johnny .

__ADS_1


"toh mereka udah ngambil mahkota gua " ucap intan lalu menundukkan kepalanya .


" kata siapa? Emang lo liat mereka ngelakuin itu? " tanya johnny .


" dia sendiri yang bilang , trus badan gua juga sakit semua waktu bangun " ucap intan .


" tapi bagian itu lo ga sakit kan , pas bangun masih bisa jalan kan ? " tanya johnny lagi .


" iya lah , emang kalo gitu sakit ? , vero juga bilang sih waktu sore tadi katanya malam ini mau bener bener ngambil mahkota gua " ucap intan .


" paboo yaa dah tau gitu lo masih mau nyerahin diri , kenap" ucapan johnny terpotong .


"ya gua udah pasrah , toh lo udah ngelamar orang lain " cetus intan .


" itu cuma perjanjian , gua terpaksa demi lo " ucap johnny .


"gua juga nglakuin ini demi lo " saut intan .


"haha bodohnya kita ngikutin alur mereka , lo sangking bodohnya sampe nyakitin diri lo " ucap johnny memeluk intan .


" eh lo juga bodoh ya mau maunya di suruh pura pura nge lamar di depan orang orang, live lagi , tapi bodonya gua percaya hahaha" ucap intan tertawa sedikit terisak .


" hahah Paboo" ucap johnny .


" nodo Pabo ya" ucap intan singkat .


Saat tepat tengah malam , banyak kembang api muncul di langit , menandakan pergantian tahun .


" ya kita udah lewatin setengah tahun ini bareng dan gua mau lo juga nemenin sisa hidup gua " ucap johnny .


" maksudnya ?" ucap intan .


Johnny mengambil cincin di sakunya dan bersimpuh di hadapan intan .


" ya , lo mau nggak jadi istri gua? , sorry cincinnya pake punya gua dulu , gua mau manfaatin moment yang bagus ini " ucap johnny .


" lo sadar ga sih kita ini beda ?" ucap intan .


" beda apa? Pengorbanan kita udah besar satu sama lain " ucap johnny lalu berdiri .


"dinding yang ngehalangin kita itu terlalu tinggi bro , perjuangan kita emang besar , tapi semua nya tak berlaku di mata agama , kita beda , gua sayang lo , tapi gua juga sadar " jelas intan dengan air mata yang semakin deras .


" gua tau , ya kalo lo ga mau ikut gua , gua bakalan mualaf , cio juga islam , gua ikhlas " jelas johnny .


" hei lo bodoh , kenapa lo ngorbanin agama lo , di agama lo ada pepatah , orang yang berani ninggalin agamanya demi cinta , maka mudah juga orang itu meninggalkan cinta itu , gua ga mau ngelakuin ini , gua gapapa , perlahan gua bakalan lupa " jelas intan .


"gua ga gitu kok ? Gua emang dari awal emang mau mualaf karena cio, tapi gua masih ragu dan setelah ketemu lo gua jadi sangat yakin lagi , itu cuma pepatah "jelas johnny memeluk intan


" lo yakin sama jalan lo " tanya intan dalam dekapan johnny .


" gua 100% yakin , gua sayang lo , gua gamau lagi ninggalin lo " ucap Johnny .

__ADS_1


" gua juga takut kehilangan lo " balas intan .


johnny memeluknya semakin erat (sampul novel ) .


" tapi gua butuh waktu , setelah kejadian sebesar ini , boleh kan , gua juga gamau maksa lo , dan lo sebaiknya pikirin jalan kedepannya juga " ucap intan melepas pelukannya .


"ok , makasih udah ngasih gua waktu " ucap johnny mengusap kepala intan dan mereka pun duduk di pasir lagi .


"makasih udah ngertiin gua " Ucap intan juga .


Saat tengah menikmati pemandangan ada segerombolan burung terbang .


" wah keren , pasti yang depan primadona , jadi semua nya ngejar dia " ucap johnny mencairkan suasana .


" yang di depan itu pemimpin kelompok biasanya jantan " ucap intan .


"kalo di dunia perburungan , enak yah cowonya yang di kejar " ucap johnny dengan watados .


"beda lah , kalo di dunia permanusiaan harus berjuang satu sama lain , tapi ya gitu cowo harus berjuang lebih" ucap intan .


" seenggaknya mereka harus ngakuin perasaan juga , ga usah gengsi , masa nunggu cowo ngungkapin " ucap johnny .


" mau tau kenapa cewe ga pernah mau bersimpuh dan ngelamar cowo ? " ucap intan .


" gengsi ? " tebak johnny .


" itu bener sih tapi lebih tepatnya , coba lo sekarang berdiri " pinta intan .


.


.


.


.


.


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


FAVORIT boleh


VOTE boleh


HADIAH boleh


TERIMA KASIH:)

__ADS_1


__ADS_2