
Pukul 7 malam waktu korea , intan dan dimas di panggil ke ruang tengah , vero ingin melakukan malam pertamanya di ruang tengah , tapi sesuai permintaan intan , tak ada bodyguard yang berjaga di dalam .
Intan memakai jubah tidur untuk menutupin linggeri yang terawang , berbeda dengan dimas yang hampir full naked , hanya memakai satu alat yang penn*s nya .
Intan terlebih dahulu mengoda vero dengan menaiki tubuh vero , ia diam diam mengambil pistol di sabuk vero , lalu dengan cepat mengikat tangan vero dengan sabuk . Sementara dimas juga menodongnya dengan pistol .
" lo harusnya nodongnya ke dia , dia bawa pistol buat nyingkirin lo , bodo" ucap intan .
entah karena panik dimas menuruti intan , dan menembakkan satu peluru ke samping tubuh vero . Sementara intan berlari ke pintu depan .
" sayang maafin aku , tapi dia mau kabur , dia nipu kamu " ucap vero .
" BERHENTI !!" teriak dimas mengejar intan , karena pistolnya kehabisan peluru .
Intan bekerja sama dengan para boddy guard , dengan mengurangi jumlah peluru yang biasa di pakai dimas dan vero .Saat hampir sampai di pintu , dimas menarik jubah tidur intan hingga lepas .
" kenapa lo ngejar gua , jagain dia nanti kabur , bentar lagi polisi dateng lo ga mau kan masuk penjara sendirian , nih pistol masih ada kan " ucap intan sambil menembakkan peluru ke lantai .
Dimas pun menurutinya lagi dan membawa pistol pemberian intan yang ternyata kehabisan peluru juga. Intan segera keluar dari mansion dan menemui johnny yang telah berhasil melawan beberapa bodyguard .
" mana polisinya " tanya intan .
" nih pake , bentar lagi polisi dateng" ucap johnny memberikan jas nya untuk di pakai intan .
" emang kenapa ? " tanya intan menggoda johnny .
" aset gua itu , udah ayok " ucap johnny .
" ke pantai dekat sini yok , gua mau nenangin diri dulu , nih alatnya " ajak intan sambil memberikan alat perekam yang ia ambil dari tali lingerinya .
" gua ga bawa mobil " ucap johnny .
" yaudah jalan aja deket kok " ucap intan .
" kenapa ga pake mobil di mansion ini aja kan banyak " tanya johnny .
" yaak pabo , johnny yaa , itu barang bukti juga , mau lo di penjara gara gara bawa barang bukti , dah ayok" jawab intan sambil menarik johnny .
"akhh kaki gua sakit bentar" kaki intan lecet karena berjalan terlalu lama menggunakan highels .
" mau duduk di sini aja?" tanya johnny menunjuk bangku taman .
" gua pengen deket ombaknya , tapi" ucapan intan terpotong karena johnny tiba tiba menggendongnya ala pengantin baru .
" jangan main air dulu , nanti kaki lo perih " ucap johnny menurunkan gendongan intan .
Intan menikmati angin pantai dengan rambut yang terurai menyapu wajahnya , Johnny mengambil karet rambut di tangan intan dan menguncir rambut intan .
"makasih " ucap intan .
"lagian kenapa lo pake linggerie segala , udah segitu siapnya nyerahin tubuh lo ? " tanya johnny .
__ADS_1
"toh mereka udah ngambil mahkota gua " ucap intan lalu menundukkan kepalanya .
" kata siapa? Emang lo liat mereka ngelakuin itu? " tanya johnny .
" dia sendiri yang bilang , trus badan gua juga sakit semua waktu bangun " ucap intan .
" tapi bagian itu lo ga sakit kan , pas bangun masih bisa jalan kan ? " tanya johnny lagi .
" iya lah , emang kalo gitu sakit ? , vero juga bilang sih waktu sore tadi katanya malam ini mau bener bener ngambil mahkota gua " ucap intan .
" paboo yaa dah tau gitu lo masih mau nyerahin diri , kenap" ucapan johnny terpotong .
"ya gua udah pasrah , toh lo udah ngelamar orang lain " cetus intan .
" itu cuma perjanjian , gua terpaksa demi lo " ucap johnny .
"gua juga nglakuin ini demi lo " saut intan .
"haha bodohnya kita ngikutin alur mereka , lo sangking bodohnya sampe nyakitin diri lo " ucap johnny memeluk intan .
" eh lo juga bodoh ya mau maunya di suruh pura pura nge lamar di depan orang orang, live lagi , tapi bodonya gua percaya hahaha" ucap intan tertawa sedikit terisak .
" hahah Paboo" ucap johnny .
" nodo Pabo ya" ucap intan singkat .
Saat tepat tengah malam , banyak kembang api muncul di langit , menandakan pergantian tahun .
" ya kita udah lewatin setengah tahun ini bareng dan gua mau lo juga nemenin sisa hidup gua " ucap johnny .
" maksudnya ?" ucap intan .
Johnny mengambil cincin di sakunya dan bersimpuh di hadapan intan .
" ya , lo mau nggak jadi istri gua? , sorry cincinnya pake punya gua dulu , gua mau manfaatin moment yang bagus ini " ucap johnny .
" lo sadar ga sih kita ini beda ?" ucap intan .
" beda apa? Pengorbanan kita udah besar satu sama lain " ucap johnny lalu berdiri .
"dinding yang ngehalangin kita itu terlalu tinggi bro , perjuangan kita emang besar , tapi semua nya tak berlaku di mata agama , kita beda , gua sayang lo , tapi gua juga sadar " jelas intan dengan air mata yang semakin deras .
" gua tau , ya kalo lo ga mau ikut gua , gua bakalan mualaf , cio juga islam , gua ikhlas " jelas johnny .
" hei lo bodoh , kenapa lo ngorbanin agama lo , di agama lo ada pepatah , orang yang berani ninggalin agamanya demi cinta , maka mudah juga orang itu meninggalkan cinta itu , gua ga mau ngelakuin ini , gua gapapa , perlahan gua bakalan lupa " jelas intan .
"gua ga gitu kok ? Gua emang dari awal emang mau mualaf karena cio, tapi gua masih ragu dan setelah ketemu lo gua jadi sangat yakin lagi , itu cuma pepatah "jelas johnny memeluk intan
" lo yakin sama jalan lo " tanya intan dalam dekapan johnny .
" gua 100% yakin , gua sayang lo , gua gamau lagi ninggalin lo " ucap Johnny .
__ADS_1
" gua juga takut kehilangan lo " balas intan .
johnny memeluknya semakin erat (sampul novel ) .
" tapi gua butuh waktu , setelah kejadian sebesar ini , boleh kan , gua juga gamau maksa lo , dan lo sebaiknya pikirin jalan kedepannya juga " ucap intan melepas pelukannya .
"ok , makasih udah ngasih gua waktu " ucap johnny mengusap kepala intan dan mereka pun duduk di pasir lagi .
"makasih udah ngertiin gua " Ucap intan juga .
Saat tengah menikmati pemandangan ada segerombolan burung terbang .
" wah keren , pasti yang depan primadona , jadi semua nya ngejar dia " ucap johnny mencairkan suasana .
" yang di depan itu pemimpin kelompok biasanya jantan " ucap intan .
"kalo di dunia perburungan , enak yah cowonya yang di kejar " ucap johnny dengan watados .
"beda lah , kalo di dunia permanusiaan harus berjuang satu sama lain , tapi ya gitu cowo harus berjuang lebih" ucap intan .
" seenggaknya mereka harus ngakuin perasaan juga , ga usah gengsi , masa nunggu cowo ngungkapin " ucap johnny .
" mau tau kenapa cewe ga pernah mau bersimpuh dan ngelamar cowo ? " ucap intan .
" gengsi ? " tebak johnny .
" itu bener sih tapi lebih tepatnya , coba lo sekarang berdiri " pinta intan .
.
.
.
.
.
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT boleh
VOTE boleh
HADIAH boleh
TERIMA KASIH:)
__ADS_1