
“ kok belum pada tidur “ ucap Johnny sambil menuruni tangga karena melihat para tim sukses Nadia dan Lek Mimi juga suaminya belum memasuki kamarnya masing masing .
semenjak acara kejutan yang di dalangi oleh Nadia . Johnny menyebut Angga , Kevin , Mas Adi , Mbak Ismi , Rara, dan juga Nadia sendiri adalah tim sukses Nadia , karena mereka telah ikut serta dalam kejutan yang berasal dari ide Nadia .
“ gimana mau tidur kamarnya kurang “ ucap Mbak Ismi .
“ iya kamar tamu cuma ada tiga , kamar pertama mas adi sama mbak ismi , kamar yang kedua lek mimi sama suaminya , tinggal kamar ke tiga , kata bang jo kan ga boleh tidur sekamar dulu “ ucap Nadia .
“ ya iya kalau intan tau kena omel kalian apalagi kevin “ ucap Johnny lalu duduk di sofa utama .
“ padahal juga lo sama intan sering sekamar sebelum sah , malah first meet udah sekamar , apalagi liburan romantis di jeju beuh “ ucap Putra lagi lagi membuka kedok Johnny dan Intan di masa lalu .
“ wuoow , tapi intan mah sering di temenin temen cowonya dari dulu kalo sama ayah di tinggal kirim barang ke bali , waktu ayah masih kerja di meubel dulu “ ucap Mbak Ismi yang tadinya kaget dengan apa yang di katakan Putra tentang betapa sering Intan sekamar dengan Johnny karena yang ia tahu sebelumnya Intan memang sering se atap dengan Johnny namun itu juga Pak Slamet yang memberi ijin , tapi Mbak Ismi juga langsung teringat kebiasaan Intan .
“iya lagian gak gua apa apa in , bener bener first intan gua ambil pas puasa kemarin setelah nikah , gua juga udah cerita semua kan sama pak slamet , gini aja , kalian cowo cowo kan belum sah , ya udah tidur di ruang tamu aja , atau di sini aja , tuh pas sofa panjangnya pas , disini ada dua sofa panjang satu kevin satu angga , satu lagi di ruang tamu , nah itu lo bro sekalian jadi satpam “ ucap Johnny membagi kamar dan tempat tidur .
“ nah kalo gitu gua setuju , yuk yang tidur kita “ ucap Mbak Ismi lalu menarik tangan Mas Adi dan mngajaknya ke kamar .
“ ya udah gua sama suami gua ke kamar dulu , ayo mas “ ucap Lek Mimi lalu mengajak suaminya ke kamar .
__ADS_1
“ rara sama nadia sana masuk kamar istirahat , dan lo bertiga tau kan harus tidur dimana , masak harus gua jelasin lagi “ ucap Johnny lalu tangannya mempersilahkan orang orang yang tersisa di ruang tengah untuk pergi ke tempatnnya masing masing .
Johnny pun mengambil hp di sakunya lalu menghubungi restoran yang akan ia pesan makanannnya untuk nanti malam . Johnny memesan berbagai macam makanan dalam porsi yang besar , sekarang Johnny harus memutar otak lagi untuk bagaimana caranya menghabiskan banyak makanan , ia tau orang orang yang berada di rumahnnya memang banyak namun makanan yang ia pesan sangat melebihi kebutuhan .
“ bro?” panggil Johnny pada Putra yang berada di ruang tamu .
“ paan ?” ucap Putra membalas panggilan Johnny .
“ lo bisa nggak, cari kontak panti asuhan yang ada di kota ?” tanya Johnny .
“ bisa , gampang aja kalo gitu , bukannya perusahaan kita juga jadi donatur di beberapa panti asuhan sama badan amal , perusahaan kita mulai sering jadi donatur kan semenjak ada intan “ ucap Putra sambil matanya terpejam karena mencoba untuk tidur .
“ gampang kan, ya udah , cari kontak panti asuhan yang deket alun alun kota , terus bikin surat undangan buat dateng ke rumah , sama hubungin pihak travel buat kirim bis ke sana “ ucap Johnny memberi perintah pada Putra .
“ ya elah bentar doang , lagian lo juga kan baru dateng” ucap Johnny
“ iya dah , gua mau ngambil laptop gua dulu di mobil “ ucap Putra lalu pergi dengan menghentak hentakkan kaki .
“ biasanya CEO kaya gua di cerita cerita kan , punya sekretaris yang patuh , pendiem banget , sopan , ini kaga ngeselin banget , gini kalo kerja sama sahabat sendiri , setinggi apapun jabatan lo kaga bakal ada gunanya “ omel Johnny yang tanpa sadar di dengar oleh Angga dan Kevin yang memang berbaring di sofa panjang berada di ruang tengah.
__ADS_1
.
.
.
.
.
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT boleh
VOTE boleh
__ADS_1
HADIAH boleh
MAKASIH SEMUANYAAAA