
Intan yang sudah tahu bahwa Cio akan membicarakan hal itu karena Johnny memberi tahunya tadi pagi , namun Intan juga bingung saat Cio menyampaikan akan menginap lama yang artinya , tinggal dengan ayah ibunya .
“ cio beneran yakin pengen tinggal sama kakek sama nenek ? , cio ga mau sama adek dulu ?” ucap Intan memegang kedua tangan Cio .
“ cio yakin... , papa sama mama ih emang cocok , pertanyaannya bisa sama , pokoknya kalo adek udah gede , jangan bilang cio ga sayang adek loh , cio itu sayang adek tau “ ucap Cio yang kesal di beri pertanyaan yang sama sedari tadi .
“ iya iya , ayo kita siap siap mama bantu , eh key mana , bukannya aku titip in ke mbak mbak SPA nya “ ucap Intan yang baru menyadari tidak adanya keberadaan Key dipavilion itu .
“ di dalem , ayo kita bilangin ke key kalau kakaknya ga mau tinggal sama key lagi “ ucap Johnny merangkulkan tangannya di pinggang Intan dan menyeretnya keluar meninggalkan Cio .
“ ihh engga tau , cio duluan yang bilang sama adek “ ucap Cio lalu berlalu melewati Intan dan Johnny yang menertawakannya di belakang .
“ loh ada mama , sama papa , ada apa ma ?” ucap Intan saat melihat Mama dan Papa Seo duduk di ruang tengah , lalu ia bersaliman dengan kedua mertuanya .
“ tadi habis jemput cio , sekalian nanti baliknya bawa cio ke rumah pak salmet sama bu yuli katanya cio mau nginep di sana , mama sama papa juga pamit nanti harus langsung terbang ke Chicago ngurus bisnis yang di sana udah lama ga di lihat , kamu di rumah aja , yang penting mama kan udah pamit “ ucap Mama Seo .
“ ga pokoknya kita nganter cio bareng , intan gapapa kok , bentar intan ganti baju dulu , ayo babe , aku mau ngomong sama kamu “ ucap Intan memberikan tatapan pada Johnny dan mendapat anggukan tanda setuju dari Johnny .
“ gimana pun intan itu udah banyak ngalamin banyak hal dalam hidupnya , jadi itu alesannnya kenapa di kalo mertimbangkan suatu keputusan pasti sedikit lama ,kalau pun intan ga setuju , johnny harus bisa nempatin dirinya buat istrinya yang serba bisa “ ucap Papa Seo menepuk pundak Mama Seo menatap intan dan Johnny yang menaiki tangga .
Sementara di kamar pasutri .
“ ya aku tau , ga semua anak itu sama , bukan aku terlalu takut atau bahkan doa in cio , tapi apalagi kan beberapa tahun lagi cio masuk usia remaja yang pasti orang tua harus bimbing , aku ga mau cio , kekurangan peran orang tua , aku dulu juga gitu aku dari kecil sama nenek ,terus nenek meninggal , aku ngerasa hidup aku berubah dan aku susah deket sama orang tua aku “ ucap Intan sambil berganti baju .
“ ...ya tujuannya kita nanti sering jengukin cio juga gitu babe , siapa tau juga cio punya keputusan baru nanti , aku yakin kamu bisa jadi ibu yang baik walaupun pisah sama cio , bahkan cio juga udah bilang kan ga ada bisa yang gantiin kamu sebagai mamanya “ ucap Johnny .
__ADS_1
“ apa ini gara gara aku yang masih ngurus bisnisnya ayah , kalo gitu aku nanti ngomong sama ayah deh “ ucap Intan menatap Johnny .
“ jangan! , aku ga mau ngerusak apa yang kamu capai , aku mau kamu tetep jadi si pemimpi besar , aku bersedia buat dampingin kamu , kasih kamu jalan , salah satunya ini , dengan ini kamu ga ngerusak mimpi kamu jadi ibu yang baik kok “ ucap Johnny memeluk Intan.
“ kamu harus sering ingetin aku kalo aku kelewat batas loh babe , ayo aku mau bantuin cio dulu “ ucap Intan melepas pelukannya .
“ ingusnya di hapus nyonya seo “ ucap Johnny menyentil hidung mini Intan .
“ ihhh , bener kata cio kamu ngeselin “ ucap Intan .
“ kan kamu emang tau babe “ ucap Johnny merangkulkan tangannya di pinggang Intan dan mengajaknya pergi ke kamar Cio .
“ cio sayang ,cio udah siap siap ?” tanya Intan .
“ kamu ngeluarin hampir setengah isi lemari kamu , pengen banget yah nginep di sana , nanti di sana pake kamar mama aja , mama titip kamar mama yah , banyak kenangan di sana , mama juga belajar banyak dari kamar itu juga “ ucap Intan duduk di tepi ranjang dan membantu Cio mengemasi pakaian .
“ cio ,mama boleh peluk ?” tanya Intan merentangkan tangannya dan di sambut oleh pelukan hangat dari Cio
” nanti pasti cio kangen sama mama hiks , sama adek juga hiks “ ucap Cio di pelukan Intan .
“ sama papa enggak ?” ucap Johnny yang sedari tadi menyimak .
“ kangen hiks...., berantem sama ngerjain papa hiks hiks “ ucap Cio yang masih sempatnya mengejek Johnny walaupun dengan terisak
.
__ADS_1
.
.
.
.
oh yah siap siap bakalan ada konflik rumah tangga , yah namanya pernikahan , kan episode nya sampe 200 sama nanti ada 1 eps bonus , jadi kan sisa 6 episode kemungkinan separuh lebih sisa episode nya isinya konflik
sekian terimakasih , BE POSITIVE , BE CAREFUL , BE HEALTY , BE HAPPY see you guyss
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT boleh
VOTE boleh
HADIAH boleh
MAKASIH SEMUANYAAAA
__ADS_1