
Nadia sedikit menegang saat Johnny menanyakan apa yang akan terjadi sehingga Nadia menawar waktu kepulangan Intan dari rumah sakit .
" lah bang Jo , tau dari mana aku mau ada acara ? " tanya Nadia mencoba tidak panik .
"ya nebak aja " jawab Johnny
" oh , ya udah tebak aku mau ada apa hayoo" ucap Nadia memberi tebakan .
" emang apa?" tanya Johnny .
" privasi jigeum, no kepo " ucap Nadia menjahili Johnny .
" sia sia gua nanya " ucap Johnny pasrah di jahili adik ipar nya
“ mmm bang boleh minta kunci rumah yang deket pantai nggak ?” tanya Nadia .
“ oh bentar , bi sayu , bi” panggil Johnny pada Bi Sayu .
“ ya tuan ada apa ?” ucap Bi Sayu yang baru saja datang dari halaman rumah .
“ minta tolong ambilin kunci rumah yang di meja riasnya intan “ perintah Johnny .
“ baik tuan “ ucap Bi Sayu lalu pergi ke kamar Johnny yang berada di lantai 2 .
“ loh emang semua pekerja , di bolehin keluar masuk kamar , setau aku mbak itu jaga kamar banget , pokoknya kamar itu privasi “ ucap Nadia setelah kepergian Bi Sayu .
“ ya kan mau ga mau bukan privasi , orang udah ada suami , ga sendirian lagi “ ucap Angga .
“ masih kok , pekerja di sini boleh masuk kamar kalau di suruh aja , jarang ada yang masuk , kalo kamar lain kaya kamar mama papa itu masih boleh , soalnya mama masih minta tolong bi sayu buat bantuin bersihin kamarnya , khusus kamar gua sama intan , intan sendiri yang bersihin , bahkan kamarnya cio udah mulai jarang di bersihin sama pekerja di sini “ ucap Johnny menjawab pertanyaan Nadia .
“ ngga heran sih “ ucap Nadia .
“ emang segitunya ?” tanya Rara .
__ADS_1
“ ya bukan berlebihan , kadang sifat intan yang selalu terbuka juga butuh ruang sendiri , gua juga selalu berusaha buat jaga privasinya , tapi sebisa mungkin buat sering share , ada manfaatnya juga , jaga privasi kamar , apa lagi buat suami istri kan “ ucap Johnny .
“ iya bang paham gua” ucap Nadia .
“ tuh ngga udah paham dia , gas ngga “ ucap Johnny menyenggol lengan Angga .
“ ya syukur deh , kalo gitu , nanti udah nikah ga perlu kode kode an “ ucap Angga .
“ yee kode kode , di kira kode morse pramuka apa “ ucap Nadia .
” bahas apa sih “ tanya Rara.
“ ini tuan kuncinya “ ucap Bi Sayu yang baru saja turun dari tangga .
“ ini, emang mau buat apa ?” tanya Johnny memberikan kuncinya .
“ mmm anu , mau buat pesta kecil kecil an aja “ ucap Nadia mencari alasan , dan memutuskan untuk merahasiakan juga pada Johnny .
“ oh ya udah “ ucap Johnny .
“ ya silahkan , asal jangan masuk ke kamar utama , semua kamar kuncinya sama , kecuali kamar gua “ ucap Johnny .
”beres deh , oh ya bang nanti jangan ada yang boleh ke sana yah “ ucap Nadia .
“ kenapa?” tanya Johnny .
“ pokoknya jangan deh “ ucap Rara .
“ ya udah bang dari pada tambah panjang kita balik dulu yah bang “ ucap Angga berpamitan pada Johnny lalu kedua tangannya menarik tangan Nadia dan Rara bersamaan .
“eh eh wasalamualaikum bang “ ucap Nadia dan Rara bersamaan .
“ waalaikum ssalam wah gila juga si angga sekali gandeng dapet dua “ ucap Johnny lalu melanjutkan pekerjaannya .
__ADS_1
“ ke rumah mbak dulu survey lokasi , nanti mampir ke toko hiasan , mau cari tali yang estetik buat gantungan dinding “ ucap Nadia memasuki mobil lalu duduk di samping kursi supir .
“ siap “ ucap angga yang duduk di samping Nadia .
“ buat apa tali ?” tanya Rara yang baru saja masuk mobil karena kesulitan saat kakinya sulit di tekuk .
“ buat gantung diri “ ucap Nadia yang sedang enggan untuk menjelaskan lagi pada Rara .
“ eh beneran , astaghfirullah istighfar nad baru tunangan loh “ ucap Rara .
Nadia yang mendengarnya menjadi malas dan memutar kedua bola matanya , sedangkan Angga yang berada di antara Rara dan Nadia hanya bisa mengelus dadanya.
.
.
.
.
.
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT boleh
VOTE boleh
HADIAH boleh
__ADS_1
MAKASIH SEMUANYAAAA