
Nadia menutup mulutnya karena kaget apa yang telah ia lihat , tanpa sadar tangannya menyenggol pintu .
" ada orang ? , ya udah babe aku pulang dulu , kiss dulu " ucap Johnny memegang dagu Intan agar mendongak lalu mengecup pelan bibir intan
“eh nad , ngapain , ga jadi pestanya ?” tanya johnny yang membuka pintu hendak pulang kembali ke rumahnya dan melanjutkan pekerjaannya .
“ oh , kebetulan , bang minta uangnya dong , kulkas di rumah sana , tumben kosong “ ucap Nadia .
“ yee ini , yang ngadain pesta siapa juga “ ucap Johnny mengeluarkan beberapa lembar uang dari saku celana lalu memberikan pada Nadia .
“ makasih bang jo , seriusan ini “ ucap nadia kegirangan menerima beberapa lembar uang yang cukup untuk belanja bulanan jika untuk isi kulkas saja .
“iya itu cuma 1juta beli secukupnya aja , oh yah , bilangin angga ga jadi minta tolong gantiin soalnya saya sudah izin cuti satu bulan , kebetulan minggu ini saya hanya ada tiga kelas , jadi saya masih bisa handle dari rumah , ga mau ganggu yang mau pesta juga “ ucap Johnny .
“ sip dah , makasih banyak pokoknya bang jo , ya udah gua permisi dulu ,titip salam buat si bocil “ ucap Nadia lalu pergi dengan berlari kegirangan di sepanjang koridor rumah sakit .
“ dasar “ ucap Johnny masuk lagi keruangan Intan .
“ eh ada johnny “ ucap Lek Mimi yang baru bangun dari tidurnya .
“ eh udah bangun lek , mendingan lek pulang aja istirahat nanti gantian sama yang lain , nanti mama kesini , biar intan sama aku sekarang “ ucap Johnny .
“ ya udah deh , gua pamit ya “ ucap Lek Mimi membereskan barang barangnya lalu memakai tasnya .
“ assalamualaikum “ ucap Lek Mimi pergi keluar ruangan untuk pulang .
“ waalaikum salam " jawab Intan dan Johnny .
“ siapa tadi babe?” tanya Intan setelah Lek Mimi keluar ruangan .
“ lek mimi lah , masa kamu kena amnesia setelah ngelahirin ga kan babe , masa iya “ ucap Johnny .
__ADS_1
“bukan, maksud aku yang tadi kamu ajak bicara di depan pintu , kenapa ga disuruh masuk “ ucap Intan .
“ oh nadia , minta uang , soalnya isi kulkas rumah yang deket pantai udah mulai habis , dia tadi bilang mau ngadain pesta “ ucap Johnny .
“ kenapa ga jadi masuk , habis kamu kasih uangnya langsung pergi ?” tanya Intan .
“ mungkin keburu buat pestanya kayanya , tapi dia bilang titip salam buat si bocil “ ucap Johnny
“( mereka mau pesta , emang dalam rangka apa )” batin Intan .
“ ouh” ucap Intan singkat .
“ kamu kenapa , biarin lah , cuma 1 juta babe , sekalian biar Nadia belanja lebih , kamu nanti aku kasih sendiri aku tambahin deh “ ucap Johnny yang mengira intan iri dengan uang yang ia beri pada nadia .
“ ih apa cuma 1juta , aku gapapa kalo gitu , tapi kenapa mereka pesta ngga ngajak aku ih , padahal aku masih di rumah sakit , aku kan pingin ikut juga , pulang ayo babe “ pinta Intan .
" Mama juga tadi bilang mau ngajakin anak anak pesta , camping sih kayaknya ,lagian kamu belum waktunya babe " ucap Johnny.
“assalamualaikum “ ucap Dita di ikuti suami dan anaknya yaitu Vinta .
“ waalaikum salam “ jawab Intan dan Johnny .
Johnny menoleh ke arah Dita yang memasuki ruangan , lain dengan Intan yang menjawab salam tanpa menoleh dan memasang muka cemberut .
” udah dong , itu mumpung ada dokternya ,tanya aja boleh apa nggak ? “ ucap Johnny .
“ apa , kenapa ?” tanya Dita kebingungan .
“ dita , gua boleh pulang nggak ?” tanya Intan yang akhirnya menoleh ke arah Dita .
“ boleh , besok” jawab Dita .
__ADS_1
“ sekarang dong ?” pinta Intan .
“ ga boleh belum pulih , hasil resum kesehatan lo belum keluar buat di serahin ke polisi “ ucap Dita .
“ kan bisa nunggu di rumah , kalo di butuh in di rumah sakit yah tinggal kesini “ ucap Intan .
“ besok pagi keluar , siangnya di serahkan ke polisi , jangan nanggung “ ucap Dita .
“ tuh , ga boleh kan , ya udah deh , nanti kalo kamu pulang aku bikin pesta “ ucap Johnny .
.
.
.
.
.
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT boleh
VOTE boleh
HADIAH boleh
__ADS_1
MAKASIH SEMUANYAAAA