
Mama Seo menepuk pundak Johnny dan memberikan sebuah Mahkota, ia juga mengkode Johnny untuk memakaikan ke Intan .Johnny tersenyum dan menghampiri Intan.
“and this is also very appropriate for you babe “ ucap Johnny memakaikan mahkota pada kepala Intan
(ini juga sangat pantas untuk kamu babe-artinya ) .
“ heum , crown ? “ ucap Intan memegang mahkota yang di pakaikan Johnny di atas kepalanya .
“ right , you are my queen on my kingdom , where im a kingdom in there “ ucap Johnny meraih kedua tangan Intan dan menggenggamnya
( benar , kamu adalah ratuku di kerajaan , dimana disana aku adalah rajanya-artinya ) .
“ are you right to say you a king , where your crown to ?” ucap Intan
(apakah kamu benar dengan mengatakan kamu adalah raja , dimana mahkotamu-artinya ) .
“ hem , do i need a crown ? while I have a queen who loves me very much, right?” ucap Johnny melingkarkan tangannya di pinggang Intan membuat jarak di antara mereka semakin menipis
(hem, apakah aku membutuhkan mahkota sedangkan aku mempunyai seorang ratu yang sangat mencintaiku bukan-artinya) .
“ rigth , I love you my king “ ucap intan membalas pelukan johnny .
(benar , aku cinta kamu rajaku-artinya)
“di kira acara prom sekolah pake ada mahkota raja ratu , lagian mana katanya ga suka di gombal , tapi kalo pake bahasa inggris mau yah , nyamar gelinya kalo bahasa inggris “ ucap Nadia menyindir tingkah laku kakaknya yang tak ingat kalau di sana masih banyak orang namun malah ber romantisan tak tau tempat .
“ kenapa lo mau , mangkanya ayo nikah “ ucap Angga dengan mudahnya .
“ ngajak anak orang nikah gampang banget kayak mau ngajak main ke empang “ ucap Mbak Ismi .
“ tau katanya mau nunggu 2 3 tahun lagi mana , sabar dong , belum juga ngomongnya dapet seminggu , masih kemarin lusa juga “ ucap Nadia .
“ oke , di tunggu “ ucap Angga mencubit pipi Nadia .
__ADS_1
“ iihh papa udah peluk mama nya “ ucap Cio yang berusaha memisahkan kedua pasutri yang masih saling berpelukan .
“ biarin kan mama istri papa “ ucap Johnny sedikit melonggarkan pelukannya namun tangannya masih berada di pinggang Intan .
“ cio mau gendong princessnya ?” tanya Intan .
“ boleh ?” ucap Cio .
“ boleh kenapa nggak “ ucap Intan .
“ hihihi mau mau “ ucap Cio kegirangan .
“ sekarang cio duduk dulu , kalo sambil berdiri nanti kamu jatuh, babe minta tolong key bawa ke sini “ ucap Intan .
“ emang adeknya ga bisa berdiri sendiri ma ?” tanya Cio .
” belum bisa sayang , mungkin 7 atau 8 bulan lagi baru bisa , itu aja belum bisa jalan , cio juga gitu dulunya “ ucap Intan menjelaskan pada Cio .
“ makasih , ini sayang , kamu jangan banyak gerak yah nanti adenya bangun “ ucap Intan menerima Key dari gendongan Johnny lalu pelan pelan memberikan Key pada Cio .
“ oh ok , ush ush “ ucap Cio langsung mengubah nada bicaranya menjadi pelan hampir seperti berbisik .
“ jangan terlalu kaku juga , nanti adek kamu ga nyaman “ ucap Mama Seo yang melihat Cio mendadak seperti patung yang hanya bisa menatapi wajah adiknya .
“ terus gimana oma “ ucap Cio berbisik .
“ santai aja hihi “ ucap Johnny mengusap usap rambut Cio .
“ ih papa , nanti princessnya bangun , padahalkan belum cio kiss “ ucap Cio menatap kesal Johnny karena mengacak ngacak rambutnya .
” engh eung “ gumam Key .
“ eh eh , tuh kan papa , mah mamah “ ucap Cio .
__ADS_1
“ apa “ ucap intan .
“ siapa tadi nama princessnya cio mah ?” tanya Cio .
“ key , kamu bisa pegangin telunjuk amu kaya gini “ ucap Intan mengarahkan telunjuk tangan Cio ke tangan kecil Key .
“ hai key hihi , ini kakak , hihi tangan kamu kecil hihi “ ucap Cio memainkan tangan Key .
Key mungkin tau kalau yang tengah menggendongnya adalah kakaknya yang sangat menantikannya , bahkan jika di ingat Key adalah kado ulang tahun permitaan Cio sendiri beberapa bulan yang lalu . Key terlihat sangat nyaman walaupun tangannya sedang di gerak gerakkan .
.
.
.
.
.
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT boleh
VOTE boleh
HADIAH boleh
MAKASIH SEMUANYAAAA
__ADS_1