CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)

CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)
Menyedihkan


__ADS_3

Sekarang di dalam mobil hanya ada isakan , entah mengapa Intan merasa bersalah kalau saja Ia dapat mencegah ini sebagai teman yang baik .Dan kevin masih dengan posisi yang sama tertunduk dan hanya diam merasakan aura kemarahan dari Intan .


Intan yang sedari tadi mengintrogasi Kevin sambil mengemudi , tindakan bahaya yang mungkin jika Johnny tau Ia akan terkena amarah besar . Intan menghentikan mobilnya pada sebuah jalan yang di kelilingi kebun mangga .


“ ke kenapa lo berhenti di sini ?” tanya Kevin namun tak di gubris oleh Intan .


Intan malah melepas sabuk pengamannya dan segera turun dari mobil lalu menutup dengan keras pintu mobil membuat Kevin tertegun .


“ rumah pak slamet deket sini kan , ayo masuk lagi biar gua yang antar “ ucap Kevin ikut keluar dari mobil dan menyusul Intan yang berjalan sambil menghubungi seseorang .


Kevin tak mengenali jalan itu , sebenarnya jalan itu adalah jalan menuju rumah milik Intan sendiri , tempat yang biasanya Intan kunjungi untuk menenangkan diri , yang Kevin tau itu adalah jalan dekat kebun mangga milik Pak Slamet .


Pak Slamet pernah menunjukkannnya pada Kevin ,tapi Pak Slamet tak pernah memberitahu siapa pun kecuali keluarga tentang keberadaan rumah itu untuk menjaga privasi Intan .


Intan sedang mencoba menghubungi Johnny yang sedang dalam perjalan untuk keluar kota , Johnny masih dengan emosinya dan mungkin lupa kalau istrinya sedang hamil besar . Johnny mungkin masih tak percaya ini pertama kalinya Intan membantahnya .


“ bagaimana apakah kau sudah dengan urusan mu , dan akhirnya ingat pada suamimu ini “ ucap Johnny datar di balik telfon .


“ aku mau nenangin diri , udah sana lo pergi “ jawab Intan pada perkataan Johnny tadi namun malah terganggu karena Kevin menarik tangannya .


“ bagaimana kamu mau menenangkan diri sedangkan kamu masih dengan keributan yang kamu inginkan untuk kamu lakukan sendiri “ ucap Johnny .


“ maaf “ ucap Intan lirih saat perlahan Johnny mematikan telfonnya .


“ lo ga seharusnya gitu ke intan “ ucap Putra yang sedang menyetir mobil yang di tumpangi Johnny .


“ iya gua tau kok lo bakal jaga intan kalo intan milik lo . tapi sayangnya intan istri gua , jadi gua tau apa yang gua lakuin “ ucap Johnny angkuh .

__ADS_1


Putra yang mendengarnya tak bisa melawan , Ia akui Ia masih mempunyai perasaan pada Intan , namun semuanya sedikit terpendam saat Ia mulai menerima perjodohannya .


Di sisi lain


“ apa sih lo “ ucap Intan jengkel .


“ terserah lo deh “ ucap Kevin menyerah untuk membujuk Intan .


“ dih “ Intan beralik dan melanjutkan perjalanan menuju rumahnya .


Kevin melajukan mobilnya menuju rumah Pak Slamet untuk mengantar mobil Intan dan mengambil beberapa berkas pekerjaannya di rumah Pak Slamet .


Kevin tak memberi tahu keributan yang telah Intan alami dengannya karena takut Pak Slamet akan kecewa dan Ia akan kehilangan pekerjaannya , Kevin hanya memberi tahu kalau Intan berhenti di jalan dekat area perkebunan mangga


Namun Kevin heran kenapa Pak Slamet tidak khawatir anaknya ada di sana . kembali ke Intan yang sedang berjalan lesu menuju rumahnya .


“ kamu memang wanita yang mandiri , sangat menarik sampai kamu membantah suamimu dan memilih mencari jalan keluar sendiri “ ucap Seseorang dari dalam mobil yang mendadak berhenti di belakang Intan ,


“ aku tau dimana temanmu siapa itu oh ya mita “ ucap Seseorang itu .


Intan yang mendengarnya langsung menoleh . orang itu adalah Ayah Novi partnership Johnny , yang tadi pagi Ia ajak debat .


“ ternyata bapak mengikutiku , aku tau meeting perusahaan bapak tunda besok pagi , tapi kenapa bapak tak diam saja di sana, suami ku saja sebagai tamu rela berangkat lebih awal “ ucap Intan .


“ ya dan berangkat dengan emosi , kasihan sekali dirimu mendapat kan suami seperti dia “ ucap Ayah Novi .


“ lebih menyedihkan lagi nasib bapak yang menghabiskan sisa hidup seperti ini “ ucap Intan .

__ADS_1


“ yah aku memang menyedihkan tapi aku bisa membuat yang lebih menyedihkan lagi pada temanmu , mau melihatnya untuk yang terakhir kalinya , mungkin dia akan senang permintaan terakhirnya untuk bertemu teman kuliahnya terkabul “ ucap Ayah Novi membukakan pintu samping Supir .


“ dan kau bangga , ku harap kau tak mengambil jalan yang salah untuk mengajakku melihat kebanggaanmu “ ucap Intan membuka sendiri pintu tengah kursi penumpang .


“ oh kau menjadikan ku supir “ ucap Ayah Novi .


“ kau pantas untuk posisi itu “ ucap Intan


.


.


.


.


.


ga kerasa wehh udah mau 100 eps🎊🎊


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


FAVORIT boleh

__ADS_1


VOTE boleh


HADIAH boleh


__ADS_2