
Angga menaruh gulungan tali di lantai lalu menghampiri Rara yang berada di dapur . Angga memperhatikan Rara yang sedang membuat sandwich , ia sedikit sungkan saat ingin mengambil potongan sandwich yang berada di piring .
“ ngga , angga minta tolong batuin pindahin lemari “ panggil Nadia sambil berjalan menuruni tangga .
“ oke , ra minta sandwichnya “ ucap Angga mengambil satu potong sandwich lalu pergi ke atas.
“ udah masak apa aja ?” tanya Nadia menuang minuman dingin yang di buat Rara .
“cuma sandwich bingung mau buat apa ? gua juga ga terlalu bisa masak “ ucap Rara menyelesaikan potongan terakhir sandwich yang ia buat .
“ lah emang ada apa aja di kulkas “ ucap Nadia beranjak menuju kulkas .
“ tumben cuman ada ini , emang bang jo sama mbak intan jarang kesini sih banyakan nginep di rumah yang di kota atau nggak rumah ayah , ya udah ra , lanjutin masang talinya sampe pintu depan , jangan sampe gerbang “ ucap Nadia mengambil satu potong sandwich dan hendak kembali ke lantai atas .
“”drrtt drrt” suara getaran telfon milik Nadia .
“ eh hp lo nad “ ucap Rara .
“ dari mbak ,assalamualaikum , ada apa mbak , udah di cucikan bajunya ?” tanya Nadia mengangkat telfonnya .
“ waalaikum salam nad , ini gimana ceritanya pick up yang bawa peralatan bayinya kok ditujuin ke tempat laundry juga , ga muat , nad “ ucap Mbak Ismi di balik telefon .
“ waduh lupa , mm gini deh , coba telfonya kasih ke mas yang nyupir pick upnya “ pinta Nadia .
“ mau ngapain , nih mas yang punya barang , mau ngomong “ ucap Mbak Ismi memberikan HP nya pada supir pick up .
“ misi , iya ada apa mbak ?” tanya supir pick up .
__ADS_1
“ mas , bisa anterin ke pinggiran kota , lumayan jauh sih , deket pantai soalnya “ ucap Nadia .
“ ngga bisa mbak , soalnya ini di luar perintah pengiriman pertama dan ini sudah hampir selesai jam kerja saya , kalau mbak mau , kebetulan tempat kerja saya membuka rental mobil , jadi mbak bisa sewa dulu pick upnya , tapi yah kalo gitu , harus memberi dana tambahan sebagai kompensasi nya “ ucap supir pick up .
“NAD BANTUIN BERAT “ panggil Angga dari lantai atas .
nadia menekan mute pada panggilan di HPnya .
“ YAH TUNGGUIN “ ucap Nadia menjawab panggilan Angga .
” mas kevin biasanya punya cash “ ucap Rara .
“ ya udah mas minta ke orang disana namanya kevin , bilangin di suruh saya nadia , nanti mas nya juga di antar lagi ke tempat kerja sama orang itu , ya udah mas “ ucap Nadia .
“ oh baik mbak , ini mbak HPnya “ ucap supir pada Nadia , lalu memberikan HP Mbak Ismi kembali .
“ NAD AYOO “ teriak Angga lagi .
“ IYA BENTAR SABAR AH “ ucap Nadia yang lama kelamaan jengkel dengan panggilan dari Angga .
“ lah buat apa gimana nyupirnya , nad halo nad “ ucap Mbak Ismi yang belum melanjutkan ucapannnya namun telefon sudah di tutup oleh Nadia karena Nadia langsung menuju pada Angga yang sedari tadi berteriak memanggilnya .
“ orang nya di dalem mas , minta aja sendiri , yang badannya kecil , ya udah saya tinggal angkat jemuran dulu yah mas “ ucap Mbak Ismi
sang supir pun menurutinya dan masuk ke dalam tempat laundry dan benar saja di sana hanya ada dua orang laki laki yang memiliki badan yang bertolak belakang , supir mengerti orang yang di maksud dan menghampiri kevin yang sedang mengoprasikan mesin cuci .
“ mas kevin yah , di suruh istrinya buat bayar sewa pick up sama minta tolong anterin saya ke tempat kerja “ ucap sang supir .
__ADS_1
“ iya , eh tapi siapa , saya ga punya istri , istri saya baru aja meninggal “ ucap Kevin .
“ innalillahi , tapi yang pesen barang di depan siapa yah , tadi di depan masih bisa telfon loh , masa sekarang udah boleh bawa HP ke alam barzah “ ucap supir pick up kebingungan namun juga sedikit merinding .
.
.
.
.
.
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT boleh
VOTE boleh
HADIAH boleh
MAKASIH SEMUANYAAAA
__ADS_1