CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)

CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)
Pick Up


__ADS_3

Angga menaruh gulungan tali di lantai lalu menghampiri Rara yang berada di dapur . Angga memperhatikan Rara yang sedang membuat sandwich , ia sedikit sungkan saat ingin mengambil potongan sandwich yang berada di piring .


“ ngga , angga minta tolong batuin pindahin lemari “ panggil Nadia sambil berjalan menuruni tangga .


“ oke , ra minta sandwichnya “ ucap Angga mengambil satu potong sandwich lalu pergi ke atas.


“ udah masak apa aja ?” tanya Nadia menuang minuman dingin yang di buat Rara .


“cuma sandwich bingung mau buat apa ? gua juga ga terlalu bisa masak “ ucap Rara menyelesaikan potongan terakhir sandwich yang ia buat .


“ lah emang ada apa aja di kulkas “ ucap Nadia beranjak menuju kulkas .


“ tumben cuman ada ini , emang bang jo sama mbak intan jarang kesini sih banyakan nginep di rumah yang di kota atau nggak rumah ayah , ya udah ra , lanjutin masang talinya sampe pintu depan , jangan sampe gerbang “ ucap Nadia mengambil satu potong sandwich dan hendak kembali ke lantai atas .


“”drrtt drrt” suara getaran telfon milik Nadia .


“ eh hp lo nad “ ucap Rara .


“ dari mbak ,assalamualaikum , ada apa mbak , udah di cucikan bajunya ?” tanya Nadia mengangkat telfonnya .


“ waalaikum salam nad , ini gimana ceritanya pick up yang bawa peralatan bayinya kok ditujuin ke tempat laundry juga , ga muat , nad “ ucap Mbak Ismi di balik telefon .


“ waduh lupa , mm gini deh , coba telfonya kasih ke mas yang nyupir pick upnya “ pinta Nadia .


“ mau ngapain , nih mas yang punya barang , mau ngomong “ ucap Mbak Ismi memberikan HP nya pada supir pick up .


“ misi , iya ada apa mbak ?” tanya supir pick up .

__ADS_1


“ mas , bisa anterin ke pinggiran kota , lumayan jauh sih , deket pantai soalnya “ ucap Nadia .


“ ngga bisa mbak , soalnya ini di luar perintah pengiriman pertama dan ini sudah hampir selesai jam kerja saya , kalau mbak mau , kebetulan tempat kerja saya membuka rental mobil , jadi mbak bisa sewa dulu pick upnya , tapi yah kalo gitu , harus memberi dana tambahan sebagai kompensasi nya “ ucap supir pick up .


“NAD BANTUIN BERAT “ panggil Angga dari lantai atas .


nadia menekan mute pada panggilan di HPnya .


“ YAH TUNGGUIN “ ucap Nadia menjawab panggilan Angga .


” mas kevin biasanya punya cash “ ucap Rara .


“ ya udah mas minta ke orang disana namanya kevin , bilangin di suruh saya nadia , nanti mas nya juga di antar lagi ke tempat kerja sama orang itu , ya udah mas “ ucap Nadia .


“ oh baik mbak , ini mbak HPnya “ ucap supir pada Nadia , lalu memberikan HP Mbak Ismi kembali .


“ NAD AYOO “ teriak Angga lagi .


“ IYA BENTAR SABAR AH “ ucap Nadia yang lama kelamaan jengkel dengan panggilan dari Angga .


“ lah buat apa gimana nyupirnya , nad halo nad “ ucap Mbak Ismi yang belum melanjutkan ucapannnya namun telefon sudah di tutup oleh Nadia karena Nadia langsung menuju pada Angga yang sedari tadi berteriak memanggilnya .


“ orang nya di dalem mas , minta aja sendiri , yang badannya kecil , ya udah saya tinggal angkat jemuran dulu yah mas “ ucap Mbak Ismi


sang supir pun menurutinya dan masuk ke dalam tempat laundry dan benar saja di sana hanya ada dua orang laki laki yang memiliki badan yang bertolak belakang , supir mengerti orang yang di maksud dan menghampiri kevin yang sedang mengoprasikan mesin cuci .


“ mas kevin yah , di suruh istrinya buat bayar sewa pick up sama minta tolong anterin saya ke tempat kerja “ ucap sang supir .

__ADS_1


“ iya , eh tapi siapa , saya ga punya istri , istri saya baru aja meninggal “ ucap Kevin .


“ innalillahi , tapi yang pesen barang di depan siapa yah , tadi di depan masih bisa telfon loh , masa sekarang udah boleh bawa HP ke alam barzah “ ucap supir pick up kebingungan namun juga sedikit merinding .


.


.


.


.


.


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


FAVORIT boleh


VOTE boleh


HADIAH boleh


MAKASIH SEMUANYAAAA

__ADS_1


__ADS_2