
“ babe , maaf yah “ ucap Intan menepuk pundak Johnny .
“ gapapa kok aku bisa tahan , kamu kan masih nifas “ ucap Johnny .
“ biar aku bantu , tapi kamu duduk di sebelah wastafel soalnya aku ga bisa terlalu bungkuk “ ucap Intan berdiri , lalu mendorong pelan Johnny untuk duduk di sebelah wastafel depan kaca besar yang tersedia di kamar mandi .
“ kamu mau ngapain “ tanya Johnny .
“ **** ***, kamu tahan suara kamu “ ucap Intan lalu perlahan membuka resleting celana Johnny dan melayani suaminya .
sementara di depan
Bu Yuli mendengar kegaduhan yang berasal dari pasangan yang di ciduk oleh satpam sedang melakukan hal yang tidak pantas dikamar mandi di ruangan sebelah .
“ ada apa itu mas “ ucap Bu Yuli mendongakan kepalanya untuk mengintip ke depan ruangan .
“ bentar aku lihat “ ucap Pak Slamet lalu keluar ruangan .
“ ada apa ini pak “ ucap Pak Slamet pada satpam yang sedang mengintrogasi pasangan yang hanya menunduk malu .
“ mereka ketahuan ngelakuin hal yang tidak pantas di kamar mandi rumah sakit , padahal mereka masih tunangan “ ucap Pak satpam .
“ mumpung udah tunangan gitu dari pada terjadi lagi , lebih baik segera di nikahkan saja , supaya tidak maksiat lagi , ya sudah , segera di urus saja , soalnya di dalam cucu saya baru saja tidur “ ucap Pak Slamet memberi saran .
“ oh maaf pak , ya udah bapak masuk saja , biar saya bereskan , maaf mengganggu pak yah , permisi , ayo kalian ke kantor satpam di depan “ ucap Pak satpam lalu meninggalkan Pak slamet yang juga memutuskan untuk masuk kembali keruangannya .
di kamar mandi akhirnya Johnny mencapai pelepasannya , Johnny mendongakkan kepalanya merasakan kenikmatan yang di hasilkan dari layanan istrinya , Johnny menggigit tangannya untuk menahan suaranya keluar .
__ADS_1
“ hah hah makasih banyak babe “ ucap Johnny dengan nafas yang sedikit memburu .
“ sama sama , aku harus tanggung jawab dong gara gara aku kamu jadi nahan “ ucap Intan setelah menelan apa yang di keluarkan Johnny di dalam mulutnya .
“ udah kan kamu mandinya , ayo keluar tadi ayah udah manggil , lagian mereka juga masak bikinnya di rumah sakit mana di kamar mandi ga estetik banget di kamar mandi rumah sakit “ ucap Johnny .
“ bentar pake baju babe ,mungkin mereka sekalian kan mau daftar buat persiapan lahiran , padahal baru di investasi , mana tadi aku dengernya mereka belum sah , is ga pantes di contoh “ ucap Intan sambil memakai pakaian juga di bantu oleh Johnny .
“ bener kata kamu babe , mereka prepare banget sampe udah nyiapin lahiran sejak dini hahaha“ ucap Johnny lalu tertawa .
“ iya kan hahah “ ucap Intan sambil berjalan keluar kamar mandi .
“ kita juga ngapain kepo , padahal udah sering “ ucap Johnny ,
“ kamu keturalan aku , jadi suka nguping , awas kamu suka julid juga hahah” ucap Intan,
” tuh kan julid hihihi “ ucap Intan .
Pak Slamet dan Bu Yuli yang melihat mereka keluar kamar mandi dengan tertawa tawa , bingung namun juga bersyukur dan menghapus rasa curiga mereka terhadap Intan dan Johnny .
“ kalian kenapa ?” tanya Pak Slamet .
“ heum gapapa” ucap Intan dan Johnny bersama , lalu mereka juga langsung saling diam .
“ aneh banget “ ucap Bu Yuli pelan .
baiklah ayo tinggalkan sejenak rumah sakit dan kejadian tak terduganya , ini sudah pagi hari dan apa kabar tim sukses kejutan yang di rencanakan Nadia cs , mereka benar benar lembur namun juga tak memaksa salah satu dari mereka jika tertidur karena kelelahan .
__ADS_1
sepanjang malam mereka masih mempersiapkan kejutan , tapi satu persatu mulai dari Rara yang tertidur dan oleh Kevin di pindahkan kekamar tamu . dan yang paling akhir tertidur adalah Nadia , karena Nadia menyelesaikan tiupan balon terakhir yang tersisa setelah ia tadi berkeliling melihat apakah kejutannya sudah matang atau belum .
Pagi harinya rara terbangun dan melihat hanya dirinya yang tertidur di kamar tamu , lalu ia berjalan dengan gontai karena mungkin nyawanya belum sepenuhnya terkumpul .
.
.
.
.
.
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT boleh
VOTE boleh
HADIAH boleh
MAKASIH SEMUANYAAAA
__ADS_1