
Layaknya sahabat yang lama tak bertemu , mereka berhutang penjelasan atas 3 tahun di butuhkan untuk mereka bertemu kembali . tapi Dita tetap menjalankan tugasnya sebagai dokter terlebih dahulu , apalagi Ia baru saja menjadi seorang dokter pada rumah sakit yang Ia tempati , jadi mungkin Intan harus menunggu sedikit untuk waktu makan siang .
“ ponakan gua sehat , jenis kelaminnya cewe , moga aja ga kayak maknya “ ucap Dita .
“ suami gua malah pingin yang sifatnya kayak gua , kan gua ngangenin , ye kan “ ucap Intan .
“ gua masih inget lo ngomong kayak gitu kita di kira pacaran , beruntung sekarang gua udah punya suami , dan lu cewe jadi jadi an bentar lagi beranak “ ucap Dita .
“ hahaha kesampean juga impian lo pake niqab setelah nikah , udah berapa tahun nikah “ ucap Intan .
“ dapet 4 tahun , di jodohin , tapi gua bahagia kok “ ucap Dita .
“ mending lo liat , kerjaan lo dulu gua bisa nunggu di kantin “ ucap Intan .
“ suster , apakah masih ada antrian “ ucap Dita pada asisten susternya .
“ tak ada dok kosong , sebentar lagi jam makan siang , antrean selanjutnya setelah makan siang “ ucap Suster .
“ kalau begitu saya ijin lebih awal untuk beristirahat “ ucap Dita .
“ mau makan siang dimana “ ucap Intan .
“ café deket mall aja , sekalian nunggu anak gua di antar balik “ ucap Dita .
“ wah lo udah punya anak , gercep banget lo “ ucap Intan .
“ nanti gua jelasin “ ucap Dita .
“ yaelah jelasin aja sih sambil jalan ke parkiran , plus otw ke café kan lumayan lama , cukup dah tuh mau jelasin berapa paragraf” ucap Intan .
“ ga enakan di café santai “ ucap Dita .
“ ah lu mah keburu kepo , tinggal cerita juga “ ucap Intan
“ gausah ngrengek nginget badan “ ucap Dita .
“ suami gua lebih gede dari pada gua , mungkin lo jadi kurcaci samping dia “ ucap Intan .
“emang iya , orang mana dia , kapan lo nikah kok udah berbuah aja “ ucap Dita .
” nanti gua jelasin di café wlee” ucap Intan .
Mereka berbincang sepanjang koridor rumah sakit menuju parkiran . banyak pasang mata yang memperhatikan perbedaan yang terlihat jelas dari dua orang tersebut .namun dari semua perbedaan banyak yang mengakui ke anggunan mereka .
__ADS_1
“ so sekarang udah lumayan santai , jadi gimana ceritanya “ ucap Dita .
“ ga mau enakan di kafe , tenang kawan , kita sama sama berhutang penjelasan , lu ngapa abis nikah ngilang juga “ ucap Intan .
“ oke santai santai hehe” ucap dita . sepanjang perjalan menuju cafe dengan betahnya mereka diam .
“ tumben diem lu “ ucap Dita .
“ lagi nyusun cerita gimana urutannya , trus gua lagi bikin kisi kisi gibah buat ujian lu , siap siap gua introgasi “ ucap Intan .
“”drrrrttt”” suara panggilan yang berasal dari HP Intan dan Dita
Panggilannya tak bersamaan terlebih dahulu HP Intan , namun Intan kesusahan untuk mencari HP nya dan lalu HP Dita terdapat panggilan juga .
“ siapa?” tanya Intan dan Dita secara bersamaan .
“ oke gua dulu , suami gua , eh lu juga “ ucap Intan mendapat anggukan dari Dita.
Johnny menghubungi untuk memberi tahu kalau Ia akan segera kembali karena meeting di luar kota di tunda besok siang .
“ yaudah kamu diem di situ aja dulu dari pada riwa riwi , yaudah kalo terlanjur puter balik , aku ijin keluar sama temen SMK aku , maaf baru ijin “ ucap Intan pada Johnny di balik telefon . Dita melihat wajah Intan berubah masam .
“ ga di bolehin ?” tanya Dita .
“ padahal lo dulu paling bebas keluar kemana pun dan pulang jam berapapun “ ucap Dita .
“ ya beda ditaaa , kan gua udah nikah , bawa buntut juga , anak pertama juga “ ucap Intan .
“yaudah yukk pesen , lu suka jus jambu kan “ ucap Dita .
“ dita lu ga amnesia kan “ucap Intan sedikit jengkel .
“ iya iya masih inget gua lu ga suka jambu “ ucap Dita .
“ sama ?” ucap Intan .
“ timun , dah yuk “ ucap Dita keluar dari mobil .
Mereka pun duduk di kursi pojok , tempat yang sangat pas untuk bertukar cerita alias gibah .
“ suami lu tentara ?” ucap Intan .
“ ets jadi siapa dulu yang mau cerita , ga boleh curang “ ucap Dita .
__ADS_1
“ okee masih inget gua “ ucap Intan
Intan mengambil HPnya dan meletakkan ke tengah meja untuk di putar . Hp Intan mengarah pada pelayan yang baru datang mengantarkan pesanan .
“ oke karna hpnya mengarah ke mbak ,sekarang giliran mbak cerita “ ucap Intan .
“ ha maaf cerita apa yah “ ucap Barista .
“ eh itu mbak , ini gimana ceritanya saya pesen chicken steak malah datengnya beef “ ucap Dita .
“ oh maaf nyonya , salah meja , mohon maaf saya antarkan dulu “ ucap Barista .
“ ett mbak , minta tolong puterin hpnya” ucap Intan . barista itu memutar Hp dan kembali mengenai dirinya sendiri .
“ mbak kalau mau ikut cerita boleh deh , sini mbak duduk “ ucap dita .
“ eh gak maaf , saya puter lagi “ ucap barista lalu memutar Hp Intan lagi .
.
.
.
.
.
pake HP bro , oh ya gimana udah keliatan bibit masalahnya?
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT boleh
VOTE boleh
HADIAH boleh
TERIMA KASIH:)
__ADS_1