CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)

CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)
Nguping


__ADS_3

“ ibu tau aja , ya udah , babe bisa nggak ?” tanya Johnny pada Intan sambil berjalan ke kamar mandi .


“ udah nemu jawabannya kenapa intan jadi kaya gitu setelah nikah , emang bener kata mama seo kalo johnny sama intan itu sama sama kantong hormone , ya sama kalo seseorang udah ketemu orang yang pas , keluar semua tuh yang dari dulu di simpan sendiri “ ucap Bu Yuli .


” iya iya bisa aja kamu dek “ ucap Pak Slamet .


beralih ke pasangan suami istri yang sedang berdua di kamar mandi . mereka berdua masih dengan posisi yang sama , yaitu menempelkan telinga mereka di dinding kamar mandi dan tak kadang memberikan reaksi atas apa yang mereka dengar , walaupun itu sangat menyiksa diri mereka , terutama Johnny yang harus sangat menahan gejolak dari dalam dirinya .


Flashback on


“ babe , kamu ngapain “ ucap Johnny yang melihat Intan hanya memakai handuk yang di belitkan di tubuhnya sedang menempelkan telinganya di tembok .


“ dengerin apa ?” tanya Johnny .


“ sstth “ ucap Intan memberi isyarat pada Johnny untuk diam dan ikut bergabung dengannya .


“ih kamu jangan gitu” suara seseorang di ruangan sebelah Intan yang bersebrangan dengan tembok kamar mandi ruangan Intan.


“ eh eh mereka ngapain “ ucap Johnny kaget dengan apa yang ia dengar .


“ sst dari tadi mereka begitu , kayaknya sebrang juga kamar mandi “ ucap Intan pelan .


“ apa ga di laporin aja babe , ga pantes banget begituan di rumah sakit , walaupun ruangan yang mereka sewa VIP , tapi kan rumah sakit bukan tempatnya “ ucap Johnny .


“ ehh babe , mereka kayaknya mulai “ ucap Intan menepuk Johnny yang duduk di depannya .


Intan duduk di atas pinggiran bathup pojok dekat tembok , sedangkan Johnny ikut duduk di pinggiran bathup namun di depan Intan , karena ajakan Intan tadi .

__ADS_1


“ aku udah ga tahan lagi “ ucap seseorang laki laki yang berada di sebrang tembok .


“ahh” suara dari perempuan yang bersama dengan laki laki tadi .


“ eh “ ucap Intan kaget lalu menutup mulutnya .


Johnny hanya menelan ludah berada dalam posisi seperti saat ini , apalagi Johnny yang di kenal kantong hormone oleh keluarganya . dan Intan yang hanyak memakai handuk , namun sudah memakai daleman . Johnny menoleh ke Intan yang masih asik mendengarkan apa yang terjadi di sebrang tembok .


“ babe “ ucap Johnny .


“sst” ucap Intan meletakkan jari telunjuknya di depan bibirnya .


akhirnya Johnny hanya pasrah dan berdiam menunggu Intan selesai dengan rasa ingin tahunya , namun Johnny memutuskan untuk tak menempelkan lagi kepalanya ditembok agar tak begitu jelas terdengar . Johnny hanya bisa geleng geleng dengan kelakuan istrinya yang betah dengan posisi yang sama dalam beberapa menit berlalu


Flashback off


“ mereka berdua kok lama dek , di kamar mandi “ucap Pak Slamet yang telah selesai membantu Bu Yuli membereskan barang barang untuk kepulangan Intan dari rumah sakit .


“ panggil gih mas “ perintah Bu Yuli pada Pak Slamet agar menegur kelakuan anaknya dan menantunya .


“ INTAN JOHNNY JANGAN LAMA LAMA DI KAMAR MANDI , INGET TEMPAT KALIAN BERDUA “ ucap Pak Slamet sedikit teriak .


mungkin teriakan teguran dari Pak Slamet juga dapat di dengar oleh orang yang berada pada sebrang tembok kamar mandi , sehingga mereka menghentikan aksinya .


“ eh yang , berarti ada yang nguping di kamar mandi sebrang “ ucap seorang perempuan .


“ waduh gimana nih , tapi nanggung yang” ucap laki laki yang bersamanya .

__ADS_1


“ HAYOO KALIAN ITU YAH GA TAU TEMPAT , KALIAN ITU BELUM SAH , ASTAGHFIRULLAH “ ucap seseorang yang menggerebek aksi mereka dan menyeret mereka keluar .


“hem mampus , habis ga tau tempat hihi “ ucap Intan tertawa mendengar apa yang terjadi .


Intan melihat Johnny di depannya sedang duduk dengan gelisah dan seperti menahan sesuatu , intan paham karena kelakuannya Johnny harus menahan nafsunya


.


.


.


.


.


ada aja kelakuannya


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


FAVORIT boleh


VOTE boleh

__ADS_1


HADIAH boleh


MAKASIH SEMUANYAAAA


__ADS_2