CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)

CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)
Kucing Lahiran


__ADS_3

“ yah pah browniesnya , iya pah biar johnny ngomong sama intan nanti “ ucap Johnny hanya pasrah kue buatannya di makan oleh Papa Seo .


“oh yah kalo emang rumahnya kurang gede , biar nanti papa renovasi sekalian jadiin mansion aja , nanti pegawainya pindah sementara ke sini “ ucap Papa Seo masih sambil menikmati per potongan brownies buatan Johnny .


“ jangan deh kasian bi sayu rumahnya jauh dari sini “ ucap Johnny .


“ yaudah , saran papa kamu juga harus bisa bikin keputusan kamu sendiri , papa tau intan itu bisa bedain mana yang benar dan tepat buat keluarganya , tapi kamu sebagai kepala rumah tangga harus bisa jagain keluarga kamu , jagain intan , dia anak cewek kesayangan papa , yaudah papa ke atas dulu “ ucap Papa Seo mengambil potongan terakhir brownies .


“ manis sih omongannya papa , tapi yah gitu abis juga nih brownies , bikin spoonscake aja deh , masih nutuk lah “ ucap johnny memperkirakan waktunya sambil melihat jam dinding .


Sementara di rumah sakit .


Lek Mimi sedang bermain HP dan bersantai di sofa , Intan sedang menonton acara idol korea kesukaannya di TV yang tersedia di ruangannya .


“”tring tring tring”” suara nada dering telfon yang terdengar samar .


“HP siapa?” tanya Lek Mimi masih berfokus pada layar HPnya.


“lah emang ada HP siapa aja “ tanya Intan balik , karena HP Intan sudah di serahkan ke polisi tadi siang .


sedangkan di ruangan itu hanya ada Intan dan Lek Mimi . Nadia dan Mbak Ismi membawa HPnya saat ke kantin tadi


“ga ada HP lu kali “ucap Lek Mimi setelah melihat sekeliling tak menemukan HP lain .


“ bentar , coba deketin HP lek ke telinga, gimana “ ucap Intan menaikkan satu alis saat Lek Mimi mendengarkan nada dering panggilan masuk dari HPnya .


“eh iya , oh rara” ucap Lek Mimi cengengesan .


“nah itu , padahal di pegang sendiri loh , uhgg” ucap Intan lalu terpotong karena merasakan mulas pada perutnya .

__ADS_1


“ASSALAMULAIKUM MA!!, INI GIMANA MONTY ANAKNYA DI AJAK LARI LARI “ ucap Rara saat telfonya baru di angkat .


“WAALAIKUM SALAM , MAKSUDNYA GIMANA ?” tanya Lek Mimi berteriak juga .


“augh lek kenapa teriak juga “ ucap Intan masih menahan sakit .


“hehe reflek maap , kata rara monty lahiran , anaknya masih nyantol , tapi monty udah panik di bawa lari lari “ ucap Lek Mimi setelah menutup telfon .


“ pulang aja lek gapapa , bentar lagi mas johnny kesini , kasian rara bingung itu, monty emang baru pertama lahiran “ ucap Intan .


”lah emang baru pertama gitu , lu nggak bakalan lari lari kan kalo anaknya udah keluar “ ucap Lek Mimi .


“ astaga , ga lah masih manusia ini “ ucap Intan .


“ya kirain , orang dulu bilangnya mau nikah sama miko aja kucing jantan kesayangan kamu “ ucap Lek Mimi .


“ga jadi , udah sana kasian rara , om masih di kantin kan ?” ucap Intan .


“ iya lek , itu kebetulan dokternya dateng lagi “ ucap Intan melihat Dita memasuki ruangannya .


“ dok titip bentar yah “ ucap Lek Mimi lalu pergi .


“ kemana semua , perasaan tadi rame “ ucap Dita mulai memeriksa keadaan Intan dan kandungannya .


“ yah mangkanya jangan pake perasaan hihihi “ ucap Intan .


“ huft udah deh lo , dari kapan lo nahan huh , pembukaan ke 3 , lo mau ngelahirin tan, ini bukan kesakitan yang biasa lo tahan , keluarga lo berhak tau kesakitan lo ini “ ucap Dita .


setelah omelan Dita , barulah Intan menunjukan rasa sakitnya karena kontraksi di pembukaan ketiga yang Ia tahan sejak bersama Lek Mimi tadi , Intan tak ingin merepotkan Lek Mimi , karena Ia sedang hanya bersama dengan Lek Mimi .

__ADS_1


“akh dit aa” ucap Intan menggenggam erat tangan Dita .


“ rileks tarik nafas buang “ ucap Dita memandu Intan untuk menenangkan diri .


“ dita gua boleh minta tolong temenin gua di sini “ ucap Intan .


“ kenapa masih minta? “ ucap Dita .


.


.


.


.


.


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


FAVORIT boleh


VOTE boleh


HADIAH boleh

__ADS_1


MAKASIH SEMUANYAAAA


__ADS_2