CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)

CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)
Sok Imut


__ADS_3

“ kita tunangan aja dulu , aku bakal nunggu kamu 2 sampai 3 tahun ke depan, sesuai ketentuan kontrak kerja pramugari kan “ ucap Angga memasangkan cincinnya di tangan Nadia .


“kalau kamu belum punya kemauan dan kepercayaan penuh gapapa , kita jalani saja , saya juga belum mendapatkan kepercayaan keluarga kamu terutama kakak kamu , karena perilaku saya , jadi saling menunggu saja” ucap Kevin membuat Rara malu dan menutupi wajahnya .


“ mah maksudnya apa sih “ ucap Vinta yang belum mengetahui apa yang orang orang bicarakan karena usianya yang masih balita .


“ kamu mau punya mama baru nak , dari papa Kevin “ ucap Dita menoleh ke Vinta dan memegang tangan Vinta .


“ wah mama vinta banyak yah , serius kan mah , mana mama baru vinta “ ucap Vinta eksited .


“ itu yang duduk di atas “ ucap Dita menunjuk Rara yang berada di depan kerumunan orang orang .


Namun Vinta melihat ada 2 orang yang duduk di atas atau gazebo yaitu Intan dan Rara . Vinta beranjak dari pangkuan Dita dan berlari kearah gazebo dan memeluk kaki Intan , karena ia mengira yang di maksud bundanya adalah Intan .


“ eh vinta kenapa ?” tanya Intan yang kaget kakinya di peluk Vinta .


“ berarti vinta mau punya adik dari mama baru vinta “ ucap Vinta polos .


“ eh bukan , ini mama baru vinta “ ucap Intan merangkul Rara.


Rara yang melihat Vinta merentangkan tangannya dan berharap Vinta mau menerima gendongannya , Rara kesulitan untuk mengangkat Vinta ke pangkuannya karena kakinya yang kaku . Kevin yang melihatnya mengangkat Vinta dan menaruhnya di pangkuan Rara .


“ vinta suka ?” tanya Kevin mendapat anggukan dari Vinta yang sedang memeluk Rara .


“ kamu ga masalah kan , kalau harus ada vinta ?” tanya Kevin .

__ADS_1


“ vinta ga nakal kok , janji deh , vinta seneng walaupun belum pernah ketemu mama mita , tapi kayaknya mama vinta yang baru ini juga baik “ ucap Vinta yang menangis haru karena Rara mau memeluknya .


“gapapa kok , makasih anak cantik “ ucap Rara mencium pipi Vinta .


”saya belum punya apa apa , emang Allah punya kejutannya sendiri , ga terduga , jadi kamu pakai cincin ini saja sebagai ikatan , secepatnya saya siapkan yang lebih pantas buat kamu “ ucap Kevin memakaikan cincin ke jari Rara .


“ wah mendadak jadi acara lamaran massal nih , pak supri ga ikut ? sekalian bi sayu tuh ekhem “ ucap Intan menggoda Pak Supri.


“ kalo saya kan udah tua ga pake lamaran segala , tinggal nunggu bi sayu maunya kapan saya sah in “ ucap Pak Supri penuh kepercayaan diri .


“ lah ikut ikut an juga nih orang tua , pulang aja deh “ ucap Putra yang masih menunggu calonnya yaitu Mina yang masih terikat kontrak kerja di luar negri .


“ gitu aja ngambek , pulang , ga asik “ ucap Johnny .


Terlihat jelas kalau Putra sedang merasa jengkel , sedikit aneh saat pria berusia sudah hampir kepala 3 ini bertingkah seperti anak kecil saat jengkel , putra meremas ujung bajunya dan sedikit memonyongkan mulutnya , ayolah apakah dia sedang beraegyo .


“ anj-“ Putra ingin mengumpat tapi di tatap oleh Mama Seo .


“Heh” ucap Mama Seo .


“ kena mulu gua , ih “ ucap Putra .


“jangan ngambek atuh , kayak bayi gede , ulu ulu ulu “ ucap Intan seperti memanjakan Putra .


Intan sudah terbiasa melihat hal seperti itu , ya artis korea ada yang sudah berumur sama dengan Johnny dan melakukan aegyo itu lucu bagi Intan , tapi ayolah ini Putra .

__ADS_1


orang orang sedikit terkejut dengan respon Intan , tapi mereka juga tau kalau Intan hanya menanggapinya untuk guyonan saja . lagi pula Intan adalah orang yang suka berterus terang tapi Intan tau kapan saatnya bersikap seperti itu.


“ gimana john , kamu mau angkat jadi anak angkat gak” ucap Papa Seo menguyoni Johnny yang terlihat jijik dengan perilaku Putra .


Johnny yang kaget menoleh ke Papa Seo dengan wajah Julid bercampur jijik kegelian .


.


.


.


.


.


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


FAVORIT boleh


VOTE boleh

__ADS_1


HADIAH boleh


MAKASIH SEMUANYAAAA


__ADS_2