CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)

CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)
Sekretaris


__ADS_3

Sesampainya di rumah , Johnny tetap membukakan pintu untuk Intan namun masih mendiamkan Intan .


“babe..” ucap Intan pelan saat turun dari mobil .


” ke kamar dulu , trus mandi “ ucap Johnny tanpa menoleh ke Intan.


Intan pun menurutinya dan naik ke lantai atas lalu masuk ke kamarnya untuk mandi dan menunggu Johnny di atas .


Setelah mandi Intan melamun di depan meja riasnya , Ia merasa bersalah membuat Johnny khawatir , saat melamun juga membuat Intan memikirkan hal lain , contohnya masalah jenis kelamin anaknya nanti .


“ jangan mikirin apa apa “ ucap Johnny menyadarkan lamunan Intan .


Johnny baru memasuki kamar sambil membawa susu dan rujak mangga muda dari mangga yang Intan petik tadi . Johnny mengambil sisir dan mulai menyisiri rambut intan lalu mencepolnya .


“ ini rujak mangga mudanya , abis itu minum susunya “ ucap Johnny .


“maaf in aku ya babe “ ucap Intan memeluk Johnny .


“ iyaa jangan di ulangin , maaf sempet diemin kamu , aku tadi udah khawatir banget “ ucap Johnny mengelus kepala Intan .


“ udah babe “ ucap Intan baru memakan beberapa potongan mangga muda .


“ yaudah ini minum susunya terus istirahat yah “ ucap Johnny membawa piring sisa rujak .


“sayang banget di buang “ ucap Johnny keluar kamar lalu menutup pintu .


“ astagfirullah bi , bikin kaget aja , oh ya bi minta tolong taruh di dapur buang aja sisa rujaknya “ ucap Johnny .


“ maaf tuan , sayang kalo di buang tuan buat saya aja yah “ ucap Bi Sayu mengambil piring yang di bawa Johnny .


“itu sisanya intan bi , tadi intan ngidam , cuma di makan dikit "ucap Johnny.


“gapapa tuan , masih seger kayaknya “ ucap Bi Sayu terlihat menelan ludahnya.


“ bi sayu ga hamil kan “ ucap Johnny .

__ADS_1


“ yah ngga lah tuan ,orang saya udah tua , kalo bisa pun sama siapa “ ucap Bi Sayu malu malu .


“ ya kali aja nikah diem diem sama pak supri “ ucap Johnny .


“ ngga tuan kalo nikah pasti saya undang tuan sama neng intan “ ucap Bi Sayu dengan pipi yang bertambah merah lalu pergi ke bawah .


“ astaga gini banget ART gua “ ucap Johnny , lalu berbalik memasuki kamar lagi .


“ babe aku pingin USG deh “ ucap Intan .


“ ga usah lah babe , biar surprise , nanti “ ucap Johnny .


“ tapi kan kita belum beli perlengkapan bayi , kalo kita beli yang buat cowo eh ternyata cewe gimana , masak tomboy sejak dini “ ucap Intan .


“ kalo perlatan mah gampang aku bisa beli se tokonya dalam hari itu juga waktu kamu lairan “ ucap Johnny .


“ tapi kan aku pingin liat gimana dedeknya “ ucap Intan .


“ kamu kan udah bisa ngerasain , apalagi dedeknya udah nendang nendang kan dek “ ucap Johnny mendekatkan wajahnya pada perut Intan .


“”dugh”” tendangan dari dalam perut Intan , membuat Intan meringis kesakitan .


“ emang bener kangen papa “ ucap Intan , lalu bayi di perutnya kembali menendang .


“ tuh kan” ucap Johnny .


“ gimana yah , boleh deh “ ucap Intan .


Wajah Johnny menjadi sangat sumringah atas perkataan Intan yang memberikannya izin untuk mengunjungi anaknya , atau bisa di katakan alasan lain untuk memintah jatah .


Johnny bermain pelan agar tak menyakiti Intan dan bayi yang ada di perut Intan , Johnny juga hanya bermain sebentar , tak seperti biasanya yang kadang membuat intan kesulitan berjalan saat pagi harinya .


Pagi harinya Johnny menerima telfon dari perusahaan yang Ia batalkan kerja samanya .


“babe ada telfon “ ucap Intan memanggil Johnny yang sedang berada di kamar mandi .

__ADS_1


“angkat aja babe , kalau pun urusan perusahaan ,kamu masih sekretaris aku” ucap Johnny .


“halo selamat pagi , ini sekretaris CEO , tuan johnny sedang ada urusan , sebentar lagi akan di hubungi kembali , apakah ada yang ingin di sampaikan “ ucap Intan mengangkat telfon layaknya sekretaris Johnny seperti biasa .


“oh nona sudah berada dengan tuan johnny sepagi ini “ ucap seseorang di balik telfon .


“ iya kebetulan , saya juga istrinya tuan johnny , jadi apakah ada yang ingin di sampaikan , atau ingin menunggu untuk di hubungi kembali saja “ ucap Intan .


“ oh maaf nyonya , saya dari perusahaan yang kemarin di batalkan partnership nya , minta tolong untuk sampaikan pada tuan johnny , untuk menelfon kembali saja , ada yang perlu saya sampaikan pada tuan johnny , kalau begitu , mohon maaf mengganggu sepagi ini , terima kasih “ ucap seseorang di balik telfon .


“ baik pak ,akan saya sampaikan pada tuan johnny “ ucap Intan .


“oh apakah benar nyonya istri CEO perusahaan tuan johnny , kenapa nona masih memanggil tuan johnny "tanya orang itu.


“ apakah ada hal lain yang lebih penting untuk di sampaikan , jika tidak ada maka terima kasih , akan saya sampaikan pada tuan johnny saat tuan selesai mengurus urusan , sekali lagi terima kasih “ ucap Intan lalu menutup telfonnya .


.


.


.


.


.


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


FAVORIT boleh


VOTE boleh

__ADS_1


HADIAH boleh


TERIMA KASIH:)


__ADS_2