CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)

CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)
Overthink


__ADS_3

Johnny dan nadia panik , karena Johnny teringat kejadian di halaman belakang rumahnya beberapa bulan yang lalu , saat Intan ingin memanjat pohon mangga milik tetangga beruntung saja para pegawai Johnny melarangnya .


“ nad telfon mbak ismi” ucap Johnny menyetir mobil dengan kecepatan tinggi karena panik .


“ halo mbak , mbak lagi sama mbak intan gak “ ucap Nadia .


“ gak gua lagi nidurin anak gua rewel , emang intan kesini , BTW kecilin suara lo , anak gua rewel “ ucap Mbak Ismi di balik telfon.


“ what serius mbak ga sama mbak intan , mbak intan tadi di titipin di sana sama bang jo , waktu bang jo mau cari mangga muda buat mbak intan “ ucap Nadia .


“se nekat nekatnya intan dia juga tau mana yang ga baik buat dia , jangan panik dulu , paling dia lagi di pohon kesukaannya “ ucap Mbak Ismi .


“ yaudah ,mbak ini udah sampe depan rumah mbak “ ucap Nadia .


“ yaudah mbak ga bisa nengok in intan , anak mbak rewel “ ucap Mbak Ismi lalu menutup telfonnya .


Nadia langsung berlari menuju kebun pohon jati yang di sana hanya ada 1 pohon mangga , pohon itu pohon kesukaan Intan , karena tidak terlalu tinggi dan kadang berbuah di luar musim mangga pada umumnya .


Johnny mengikuti Nadia dengan perasaan yang panik , namun yang Ia lihat malah hal yang tidak sesuai dengan yang Ia khawatirkan .


Flashback on


Intan berjalan ke rumah Mbak Ismi setelah mobil Johnny meninggalkan nya di depan pagar rumah . Intan mendengar Mia anak kedua Mbak Ismi yang sedang rewel ,menjadi tak enak untuk bertamu .


Ia teringat pohon kesukaannya yang berada di dekat sana . Intan memutuskan untuk kesana , untuk ke tempat itu Intan harus melewati garasi mobil yang mempunyai pintu yang menghubungkannya langsung ke kebun pohon jati .


Saat di garasi Intan bertemu dengan Mas Adi dan Mika anak pertama Mbak Ismi yang bersiap hendak pergi .


“ eh mas adi , mikaa mau kemana” tanya Intan .


“ mau beli obat buat mia , kapan kesini , udah ketemu mbakmu” ucap Mas Adi .


“oh yaudah , kasian mia , rewel aku mau ke kebun dulu hati hati yah “ ucap Intan .


setelah Mas Adi dan Mia meninggal kan Intan , Intan langsung menuju kebun .


“ haii udah lama ga kesini “ ucap Intan .

__ADS_1


Intan berusaha menaiki dahan pohon yang lumayan pendek dan hendak duduk di sana . setelah beberapa menit akhirnya Intan berhasil duduk di dahan pohon dan bersandar pada dahan lainya .


“ kamu berbuah gak “ ucap Intan sambil mendongak ke atas mencari buah mangga .


Seakan alam menjawab pertanyaan Intan , tiba tiba angin yang tidak terlalu kencang meniup daun daun dan menampakan 2 buah mangga yang sebelumnya tersembunyi di balik daun daun .


“ wah ada , yakkk huhh dikit lagi , hiyakk dapet aku cuma mau satu aja , makasih “ ucap Intan yang mencoba menjangkau buah mangga dan angin bertiup lagi membuat mangganya mendekat , membuat Intan mudah memetiknya .


“ternyata masih sama , kamu ga kekeringan kan , sungai kecil deket sini ga kering kan “ ucap Intan lalu berdiri di salah satu dahan pohon untuk melihat sungai .


“ ga ternyata , semoga pohonnya masih ada , biar nanti aku sama anak aku bikin rumah pohon di sini , yakan nak “ ucap Intan menyenderkan kepalanya di dahan pohon dan tangannya mengelus perut besarnya .


Flashback off


Johnny melihat intan berdiri di salah satu dahan pohon mangga , sambil menyenderkan kepalanya ke dahan pohon dan memejamkan matanya .


Walaupun dahannya tak terlalu tinggi Johnny tetap khawatir , apalagi saat melihat tangan kiri Intan memegang buah mangga , Johnny khawatir kalau Intan mendapatkan buahnya dari memanjat pohon.


“babe, kamu ngapain “ panggil johnny .


” kamu tuh yah udah ayo turun “ ucap Johnny . Intan pun turun di bantu oleh Johnny .


"maaf babe" johnny ucap Intan pelan . namun Johnny masih diam tak membalas permintaan maaf Intan .


Di tempat lain


Nadia menunggu di depan rumah Mbak Ismi sambil mencoba menelfon Angga untuk menjemputnya , namun HP Angga malah tak aktif .


“eh gimana udah ketemu intan “ ucap Mbak Ismi yang baru saja keluar rumah karena anaknya sudah tidur .


“ udah mbak gapapa , cuma yah gitu bumil ajaib suka luar biasa tingkahnya “ ucap Nadia .


“ trus mana intan “ ucap Mbak Ismi .


“ pulang aku di tinggal , ini nelfon si tangga kaga di angkat angkat “ gerutu Nadia .


“ya emang lo siapanya angga , sok mau di pentingin banget “ julid Mbak Ismi .

__ADS_1


tiba tiba ada mobil yang berhenti di depan halaman rumah Mbak Ismi , mobil itu ternyata mobil Putra .


“ eh tadi johnny kesini “ ucap Putra .


“ iya gua di tinggal “ucap Nadia .


“ yaudah balik sama gua aja , sekalian mau ke rumah johnny , tapi gua mau ke café dulu sekalian nunggu malem trus makan malem “ ucap Putra .


“ gapapa deh ayoo “ ucap Nadia menarik tangan Putra .


“yah ngambek dia “ ucap Mbak Ismi .


“(ga biasanya dia , ga ngangkat telfon )” batin Nadia melamun saat di mobil Putra


.


.


.


.


.


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


FAVORIT boleh


VOTE boleh


HADIAH boleh


TERIMA KASIH:)

__ADS_1


__ADS_2