
Intan yang kesulitan membuka pintu , malah hanya berdiam diri di depan pintu sambil menunduk , pelupuk matanya sudah tergenang air mata yang bersiap jatuh .
“ key bisa ngerasain loh mama nya sedih , gapapa yah , kamu ga sendirian , biarin aja mereka , masih ada aku , sama key , jangan sedih lagi “ ucap Johnny memeluk Intan darisamping dan menyandarkan kepala Intan di dadanya.
Intan meneteskan beberapa bulir air bening dari matanya lalu menghapusnya dan memberi anggukan pada ucapan Johnny .
“ makasih babe , itu buka in pintunya dong “ ucap Intan .
“ ini , ga di kunci babe , kamu bisa bawa key " ucap Johnny sambil membuka pintu namun hanya memutar kenopnya saja , jadi Intan hanya perlu mendorongnya .
“ ga perlu aku bisa “ ucap Intan mendorong pintu rumah dengan kakinya sekaligus melangkah masuk ke dalam rumah .
dalam saat itu juga kelopak bunga mawar berjatuhan tepat dari atas Intan berdiri di ambang pintu . orang orang sepakat tak menyerukan kata yang mengejutkan apapun karena mereka tau yang mereka beri kejutan bukan hanya Intan dan Johnny namun juga seorang bayi yaitu Key , yang mungkin akan menangis jika kaget .
tanpa kata itu pun Intan sudah terkejut , namun Intan dengan cepat menyadari tubuh dan wajah Key yang berada dalam gendongannya di penuhi oleh kelopak mawar . Intan pun meniup bagian wajah Key yang tertutupi kelopak mawar . Key hanya tersenyum merasakan wajahnya di tiup oleh sang mama .
“ eh senyum dia “ ucap Johnny yang melihat Key tersenyum .
" sini masuk , john kamu gendong key terus taruh di ayunan bayi yang udah di hias itu “ ucap Mama Seo menghampiri Intan dan memberi perintah pada Johnny
sejujurnya Johnny juga sedikit kaget , tapi mungkin tak sekaget Intan karena mungkin Johnny juga sudah menduga , lagi pula Nadia sempat membahas tentang baju baju Key dan melarangnya untuk membelikan baju baju untuk Key terlebih dahulu .
Johnny mengambil Key dari gendongan intan dan menaruh key yang masih tertidur di ayunan bayi , Intan pun reflek memeluk Mama Seo yang menggandengnya .
__ADS_1
“ eh eh , udah jangan nangis , makasih yah kamu udah mau nemenin johnny , terima johnny juga cio , dan sekarang kamu kasih keluarga seo seorang bidadari , mama minta maaf kalau anak mama pernah bikin kamu kesel , sekali lagi minta maaf , udah ayo kesana , orang orang pada nungguin “ ucap Mama Seo sambil mengeratkan pelukan dan mengelus elus punggung Intan yang bergetar .
“ maaf in intan juga , tadi sempet salah sangka sama mama hiks hiks “ ucap Intan sambil terisak lalu mendapat anggukan dari Mama Seo .
lalu Mama Seo menuntun Intan berjalan ke ruang tengah . Intan memperhatikan tali yang tergantung di sepanjang dinding mulai dari pintu depan sampai lantai atas , ia langsung mengerti itu ide siapa . Mbak Ismi memegang sash atau kain slempang yang biasanya dipakai miss Indonesia namun bertuliskan “ best mom in the world “
“harusnya sih cio yang make in , cuma tadi cio ngambek bajunya , kena eskrimnya salsa “ ucap Rara .
“ masih ngambek anaknya , sekarang anaknya di mana ?” tanya Intan .
“ itu neng di kamar ga mau keluar “ saut Pak Supri yang baru keluar dari kamar tamu bersama dengan Bi Sayu .
“ ya udah biar aku samperin “ ucap Intan .
“ gapapa kok , salsa udah bagus mau minta maaf , lain kali harus hati hati yaa “ ucap Intan menoleh ke bawah sambil memegang pipi Salsa .
“ mau aku temenin , sekalian mau nasihat in cio “ ucap Johnny .
“ emm kamu tunggu di depan pintu aja , nanti kalo emang gam au , nanti aku panggil “ ucap Intan .
“ oh ok , kayaknya cio bakalan mau sama mamanya , ya udah ayo “ ucap Johnny lalu berjalan menuntun Intan pelan pelan ke kamar tamu yang Cio tempati .
lalu Johnny berhenti di depan kamar dan membiarkan Intan masuk .
__ADS_1
.
.
.
.
.
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT boleh
VOTE boleh
HADIAH boleh
MAKASIH SEMUANYAAAA
__ADS_1